MANAGED BY:
KAMIS
22 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 14 September 2020 20:29
Dua Desa Ditenggelamkan Saat Proses Pembangunan PLTA Sungai Kayan
Ilustrasi

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Akibat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kayan di Kecamatan Peso, Bulungan, nantinya ada dua desa yang terdampak alias tenggelam. Nah, warga di dua desa itu akan direlokasi. Untuk relokasi terhadap desa tersebut, sampai saat ini masih on proses. Demikian disampaikan Manager Operasional Kayan Hydro Energy (KHE) Roni. Dia mengatakan, ketika pembangunan konstruksi dimulai akan secara paralel dengan kegiatan relokasi. 

Saat itulah, pihaknya juga akan merelokasi dua desa di Kecamatan Peso, yakni Desa Long Lejuh dan Long Peleban. Nantinya, lokasi yang baru juga akan diakomodasi oleh Pemkab Bulungan. Apalagi, ada revisi pada Perda Nomor 4 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Bulungan Tahun 2012-2032.

“Lokasi yang baru ini masuk kawasan hutan. Jadi, direvisi RTRW akan dimasukkan jadi kawasan pemukiman dan sudah diakomodasi Pemkab Bulungan,” jelasnya. Jika semua tahapan revisi sudah selesai dan diperdakan, akan ada proses relokasi yang dilakukan. Untuk RTRW, lanjut dia, sesuai informasinya tahun ini sudah selesai. Begitu konstruksi awal dimulai, maka proses relokasi pun akan dimulai secara bertahap.

“Kami tidak bisa langsung merelokasi. Dapat dilakukan bertahap,” ujarnya. Selain merelokasi, pihaknya juga akan mengakomodasi terkait fasilitas pendukung masyarakat di dua desa tersebut. Apalagi hal itu sudah disyaratkan dari pemerintah.

“Kami berencana melakukan meeting (pertemuan) dengan DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Bulungan, untuk mensinergikan terkait relokasi dua desa itu,” tuturnya. 

Di dua desa itu, kata dia, ada aset milik desa dan Pemkab Bulungan seperti sekolah. Pihaknya memastikan akan tetap mengakomodasi fasilitas pendukung di dua desa, dengan jumlah penduduk 250 kepala keluarga (KK). Jumlah penduduk terbanyak di Desa Long Lejuh. “Masyarakat di dua desa itu juga sudah menyetujui untuk direlokasi. Bahkan tempat relokasi yang baru itu juga atas permintaan masyarakat,” bebernya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 21 Oktober 2020 20:23

Minta Paslon Perbanyak Kampanye Digital

TANJUNG SELOR - Tak hanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun…

Rabu, 21 Oktober 2020 20:22

Sempat Diminta Naik, Tapi Telat..!! 5 Penambang Emas Sekatak Tewas di Lubang Tambang

TANJUNG SELOR - Lima orang penambang emas di lubang tambang…

Selasa, 20 Oktober 2020 19:26

Air Pasang Bertahan hingga 22 Oktober

TARAKAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarakan memperkirakan…

Selasa, 20 Oktober 2020 19:23

Lelang Bangunan GTM Disoal

TARAKAN – Gugatan melawan hukum yang dilayangkan PT Gusher Tarakan…

Senin, 19 Oktober 2020 19:46

Jadwal Debat Diundur Sehari

TARAKAN – Jadwal debat kandidat calon Gubernur dan Wakil Gubernur…

Senin, 19 Oktober 2020 19:44

TNI/ Polri Akan Bantu Distribusi Logistik Pilkada

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Senin, 19 Oktober 2020 19:43

Ada Aktivitas Penambangan, Akses Jalan ke KIPI Ditinjau Ulang

TANJUNG SELOR - Infrastruktur jalan ke Kawasan Industri dan Pelabuhan…

Minggu, 18 Oktober 2020 21:29
DPT Terbanyak Tarakan dan Nunukan

Pilgub Kaltara, Tarakan dan Nunukan Adalah Kunci

TANJUNG SELOR – Sesuai jadwal, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara…

Minggu, 18 Oktober 2020 21:22

Aksi Damai Sampaikan Dua Tuntutan

TARAKAN – Aksi damai dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam…

Jumat, 16 Oktober 2020 20:42

Rusdi Dihukum 40 Tahun Penjara, Karena Tak Kapok-Kapok

TARAKAN – Vonis hukuman 40 tahun dijatuhkan kepada terdakwa Rusdi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers