MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Minggu, 04 Oktober 2020 20:38
Kasus Postingan Babi Halal, Terlapor Mengidap Syndrome Skizofrenia
Ilustrasi

TARAKAN – Polisi masih melanjutkan penyelidikan kasus postingan babi halal dengan terlapor berinisial MS. Meski belum menetapkan tersangka, penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi, ahli kejiwaan dan ahli pidana, termasuk MS sendiri. 

Kasat Reskrim Polres Tarakan Iptu Muhammad Aldi melalui Kanit Tipiter Ipda Dien Fahrur Romadhoni menjelaskan, saksi ahli dokter kejiwaan menyebutkan MS menderita Syndrome Skizofrenia. “Dari pemeriksaan ahli kejiwaan ini menyatakan terlapor merupakan penderita Syndrome Skizofrenia,” katanya, Sabtu (3/10).

Atas penyakit yang dideritanya, MS di luar kemampuan untuk mengontrol dirinya sendiri. Ahli kejiwaan menduga, MS mem-posting terkait daging babi halal untuk dikonsumsi umat muslim ini karena syndrome yang dideritanya sedang kambuh. Tak sampai di situ, penyidik juga menguatkan keterangan ahli kejiwaan ini dengan keterangan ahli pidana. 

“Jadi ahli pidana menyebutkan bahwa ada perkara seperti ini dan setelah dinyatakan dokter menderita Syndrome Skizofrenia, tetap merupakan kasus pidana. Tetapi, dari sisi yang dilaporkan ini tidak bisa ditindaklanjuti. Syndrome ini kan masuk dalam kategori penyakit kejiwaan,” jelasnya. 

Lebih lanjut, kata Dien, hingga saat ini status MS belum ditetapkan sebagai tersangka. Namun tetap diberikan wajib lapor ke Polres Tarakan. Sambil menunggu perkara ini mendapatkan petunjuk lagi setelah dilakukan gelar perkara. 

“Kita tunggu kasus ini apakah bisa tahap II,” ungkapnya. 

Nantinya, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk bisa menentukan kasus ini bisa ditindaklanjuti atau tidak sesuai dengan keterangan dari ahli pidana dan ahli kejiwaan. “Tapi, kasusnya sampai saat ini masih tetap berjalan. Kan memang pidana, nanti akan kita putuskan apakah akan dihentikan atau tidak penyelidikannya setelah gelar perkara,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, MS sempat mem-posting di salah satu forum jual beli media sosial dengan menanyakan ‘siapa yang menjual hati dan jantung babi’ pada 4 Juni lalu. Setelah banyak akun yang berkomentar, MS lantas mengatakan bahwa hati dan jantung tidak haram jika dikonsumsi umat muslim. Menurutnya, dalam agama Islam hanya melarang mengonsumsi daging babinya saja. Dari situlah terjadi pro dan kontra dan ada yang melaporkan hal tersebut ke Polres Tarakan. (*/sas/udi)


BACA JUGA

Minggu, 26 September 2021 12:00

Ajak Pemda Ringankan BPHTB

TARAKAN – Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) menjadi…

Minggu, 26 September 2021 11:57

Vaksinasi di Tarakan Sasar Ibu Hamil

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan memperluas sasaran program vaksinasi dengan…

Sabtu, 25 September 2021 19:06

Pembangunan Embung Indulung Telan Dana Rp 168 Miliar

TARAKAN - Pengerjaan Embung Indulung yang memiliki luasan 2,62 hektare…

Sabtu, 25 September 2021 19:03

BPHTB Jadi Kendala Urus PTSL

TARAKAN – Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)…

Sabtu, 25 September 2021 18:58

Wacana Penggusuran Jadi Polemik

WACANA penggusuran terhadap sekitar 21 lapak kuliner di areal Ruko…

Jumat, 24 September 2021 20:54

Kembangkan Metode Konvensional

TARAKAN - Upaya mendapatkan darah plasma konvalesen ke depan tidak…

Jumat, 24 September 2021 20:51

Gara-Gara Gas Motor, Empat Pelaku Aniaya dan Menikam Korban

TARAKAN – Hanya karena persoalan sepele, empat pelaku lakukan aksi…

Kamis, 23 September 2021 16:59

Masih Terkendala Demografi, Target Vaksinasi Belum Tercapai di Kaltara

TARAKAN – Kuota 1.000 dosis vaksin jenis Sinovac didistribusikan bagi…

Kamis, 23 September 2021 16:57

Pemkot Tarakan Fokus Perkara di PTUN

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan menegaskan akan banding terhadap…

Kamis, 23 September 2021 16:39

Peduli Kesehatan Anak di Perbatasan

NUNUKAN – Jelang berakhirnya masa penugasan menjaga perbatasan di Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers