MANAGED BY:
MINGGU
29 NOVEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Senin, 26 Oktober 2020 21:24
Langgar Protokol Kesehatan Sanksi Menanti
Ilustrasi

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Memasuki tahapan kampanye ini, tetap dengan menerapkan protokol kesehatan. Mengingat, pilkada tahun ini tengah berada di masa pandemi Covid-19. Apabila hal tersebut dilanggar, maka Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bulungan akan menindak tegas. 

Penindakan pun disesuaikan temuan di lapangan, jika masih ada pasangan calon (Paslon) yang mengabaikan penerapan disiplin protokol kesehatan. Sanksi tegas yang bisa dikenakan berupa surat peringatan secara tertulis. Hingga sanksi berat berupa diskor tiga hari tidak diperbolehkan melakukan  kampanye. 

“Kami sering menemukan pelanggar protokol kesehatan. Dengan jumlah masa yang melebihi kapasitas ruangan yang ditentukan. Alhamdulillah selama tahapan kampanye, belum ada penindakan dengan pembubaran paksa,” terang Ketua Bawaslu Bulungan Ahmad, belum lama ini. 

Berkaitan dengan penindakan bila terjadinya pelanggaran, Bawaslu akan berkoordinasi dengan Polres Bulungan maupun Satpol PP. Apabila merujuk pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pelanggar Protokol Kesehatan. Dalam pasal 88 D dijelaskan, pasangan calon partai politik atau gabungan partai politik pengusul, penghubung,  pasangan calon, tim kampanye dan/atau pihak lain yang melanggar protokol kesehatan Covid-19. Sebagaimana dalam pasal 58 dan pasal 60 akan dikenakan sanksi berupa sanksi secara tertulis dan penghentian atau pembubaran secara paska kepada pasangan calon.

Di lain pihak, Kepala Satpop PP dan PMK Bulungan Yunus Luhat menyatakan, akan melakukan penindakan secara non yustisi. Berupa sosialisasi dan edukasi yang diterapkan kepada peserta kampanye dan pasangan calon. Namun, untuk tindakan yustisi lebih kepada aparat kepolisian. “Kami sebatas tindakan non yustisi. Artinya, memberikan pemahaman dan edukasi, sehingga kesadaran masyarakat terbangun,” tuturnya. 

Pantuan dari Satpol PP belum ditemukan pelanggaran yang mengarah kepada massa dengan jumlah banyak yang dilakukan pasangan calon. (*/mts/uno)


BACA JUGA

Sabtu, 28 November 2020 15:11

Intensitas Urus BPJS Masih Normal

TANJUNG SELOR – Respon masyarakat Kabupaten Bulungan untuk mengurus Kartu…

Sabtu, 28 November 2020 14:53

Rapid Test Massal Sasar KPPS

TANJUNG SELOR – Guna memastikan kesehatan penyelenggara, Komisi Pemilihan Umum…

Kamis, 26 November 2020 21:36

Belum Berencana Terapkan PSBM

TANJUNG SELOR - Ketua Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Bulungan yang…

Kamis, 26 November 2020 21:35

Terapkan Pembelajaran Tatap Muka, Perlu Jajak Pendapat

TARAKAN – Surat Keputusan (SK) Bersama empat menteri yakni Menteri…

Selasa, 24 November 2020 21:01

Pelanggaran Pemilu Ditangani Kejari

TARAKAN – Perkara yang ditangani Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu)…

Selasa, 24 November 2020 19:02

Formulir C-6 Berpotensi Disalahgunakan

TANJUNG SELOR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bulungan lebih memaksimalkan…

Selasa, 24 November 2020 18:57

Warga Minta Halte Dipindahkan

TANJUNG SELOR – Beberapa aset Pemkab Bulungan daerah tak fungsional.…

Senin, 23 November 2020 21:12

Pusat Izinkan KBM Tatap Muka, Disdik Belum Bisa Pastikan

TANJUNG SELOR - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengizinkan…

Senin, 23 November 2020 21:10

Banyak Alami Kemajuan

TANJUNG SELOR - Musik Alam Fest 2K20 yang akan diselenggarakan…

Sabtu, 21 November 2020 20:18

Meski Kategori Aman, Tetap Antisipasi Hoaks

TANJUNG SELOR - Salah satu yang paling diantisipasi polisi dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers