MANAGED BY:
MINGGU
29 MEI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 27 Oktober 2020 21:23
Satu Anggota DPRD Tarakan Selamat

Kondisi Cuaca Buruk saat Pulang Mancing

Ilustrasi

TARAKAN – Sempat dilaporkan hilang saat memancing di perairan Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, tujuh orang ditemukan dalam kondisi selamat, sekitar pukul 00.25 Wita, Senin (26/10). 

Dari ketujuh pemancing yang selamat, satu diantaranya merupakan anggota DPRD Tarakan, Maslan Abdul Latif. Kepala Pencarian dan Pertolongan Tarakan, Amiruddin menyatakan, awalnya pihak keluarga korban melaporkan ketujuh pemancing mengalami kendala kerusakan mesin speedboat. 

Keluarga yang sempat kehilangan kontak bersama korban langsung melaporkan kejadian tersebut pada Minggu (25/10) sekitar pukul 22.45 Wita. “Setelah kita jejaki dan gali informasi, ternyata mereka berlindung akibat cuaca angin yang sangat kencang. Karena saat habis Magrib kita tahu angin kencang,” jelasnya.

Setelah menerima laporan, tim SAR Tarakan langsung menyiapkan lima personel untuk melakukan pencarian. Dengan satu unit armada berupa Rigit Inflatable Boat (RIB) dan langsung menuju lokasi kejadian perkara (LKP). “Syukurnya kita masih bisa berkomunikasi dengan survivalnya. Dimana POB (Person On Board) yang memancing ada 7 orang,” katanya.

Tujuh pemancing akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di perairan Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan. Dengan jarak 21 mil dari Tarakan. Tim SAR dan masyarakat, bersama melakukan pencarian langsung mengawal speedboat tersebut menuju Pelabuhan Tengkayu I Tarakan.

“Setelah kita komunikasi, mereka tidak mengalami kerusakan mesin. Hanya karena mereka ragu untuk pulang. Karena angin kencang dan hujan deras,” tuturnya. Lebih lanjut, kata Amiruddin, saat melakukan pencarian, pihaknya sempat mengalami kendala. Diantaranya jarak pandang yang sangat terbatas pada malam hari. Termasuki kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan. 

“Gelombang pun sudah teduh. Diperkirakan angin memiliki kecepatan 2 sampai 10 knot dan gelombang tidak sampai satu meter,” sebutnya. 

Terpisah, salah satu korban, Maslan Abdul Latif mengaku, sekitar pukul 19.00 Wits bersama 6 temannya terjebak akibat hujan dan angin kencang. Akhirnya, memutuskan untuk berlindung di sisi kanan kapal tanker, di sekitar Pulau Bunyu. “Sebenarnya isu kami kehabisan bahan bakar dan kerusakan mesin itu tidak ada. Sampai di kapal tanker saja sekitar 2 jam," bebernya.

Ditambahkan, saat berlindung, ia tidak mendapat sambutan ataupun tumpangan di kapal tanker. Hanya saja, ia sempat berkomunikasi dengan awak kapal. Maslan mengaku, sebelumnya ia sudah berkomunikasi dengan keluarga saat dalam perjalanan pulang.

“Sekitar 6 jam kami berlindung. Sebenarnya sekitar 19 kilometer lagi kami sampai Tarakan. Alhamdulillah sehat saja semua,” tuturnya. (*/sas/uno)


BACA JUGA

Kamis, 19 November 2015 18:03

Penghitungan Suara Gunakan Sistem Online

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers