MANAGED BY:
MINGGU
29 NOVEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 30 Oktober 2020 19:08
Kasus Oknum Polisi Jadi Kurir Sabu 2,9 Kg
Kepemilikan Buku Rekening Masih Dilidik
Ilustrasi

PROKAL.CO,

TARAKAN - Rekening atas nama Hendro Setiawan, jadi salah satu barang bukti dalam perkara AL. Oknum polisi yang diduga jadi kurir sabu seberat 2,9 kg. Hendro yang kini mendekam di Lapas Tarakan hanya ditetapkan sebagai saksi dalam perkara AL. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara Brigjen Pol Henry Parlinggoman Simanjutak melalui Kabid Pemberantasan, AKBP Deden Andriana mengatakan, rekening atas nama Hendro ini, diduga merupakan narapidana kasus sabu yang saat ini kembali tersangkut kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). 

Sebelumnya, dalam berkas perkara, AL dan tersangka lain AR disangkakan pasal 114 ayat 2 junto pasal 112 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 Undang undang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika.  “Kami menemukan buku rekening Hendro di AR. Kaitannya dengan AL, karena AR menyebutkan yang menyuruh (pegang rekening Hendro) itu si AL," ungkapnya, (29/10).

Buku rekening Hendro yang dipegang AR diduga digunakan untuk melakukan transaksi narkotika. Penyidik juga menemukan aliran uang dalam jumlah besar dalam rekening tersebut. 

Menurut pengakuan AR, lanjut Deden, sabu tersebut didapatkan dari AL di Jalan Jenderal Sudirman. Sedangkan AL memperoleh sabu dari seseorang di Jalan Yos Sudarso. BNNP belum berhasil mendapatkan informasi terkait identitas orang yang menyerahkan sabu ke AL. 

“Hendro sementara masih saksi. Karena kami belum bisa menaikkan kasusnya, karena belum ada alat bukti lain. Kami juga belum dapat petunjuk dari Jaksa, berkasnya sudah tahap 1,” ungkapnya.

Jika dari Jaksa sudah memberikan petunjuk terkait bukti yang bisa digunakan untuk menjerat Hendro dalam perkara AL. Maka penyidik akan melengkapi berkas perkara tersebut. “Kalau Jaksa bilang naikkan (tetapkan tersangka), ya kami naikkan. Tapi, kalau menurut keyakinan kami bisa saja naik, cuma kan bisa saja Jaksa belum siap,” bebernya. (*/sas/uno)


BACA JUGA

Minggu, 29 November 2020 21:02

Diprediksi Tak Ada Lonjakan Penumpang

TARAKAN – Pembukaan Pos Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru)…

Sabtu, 28 November 2020 15:06

121 Pegawai RSUD Tarakan Terpapar Covid-19

TARAKAN – Jumlah pegawai Rumah Sakit Umum (RSUD) Tarakan yang…

Jumat, 27 November 2020 16:07

Berharap Ada Solusi Usia Lebih 35 Tahun

TARAKAN - Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tarakan Endah…

Jumat, 27 November 2020 15:11

Pelaku Pencurian Teridentifikasi

TERHADAP pelaku pencurian uang senilai Rp 550 juta sudah terindetifikasi…

Senin, 23 November 2020 21:08

Isu Penerapan Denda Hoaks

TARAKAN - Beredarnya isu penegakan disiplin protokol kesehatan dengan penerapan…

Sabtu, 21 November 2020 21:44

Penuhi Tenaga Perawat di RSUKT

TARAKAN – Permohonan bantuan perawat Rumah Sakit Umum Kota Tarakan…

Sabtu, 21 November 2020 21:43

Siapkan Lahan Topang Pangan IKN

TARAKAN – Rencana pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim,…

Sabtu, 21 November 2020 21:38

Prajurit Yonmarhanlan XIII Ditempa Latihan Operasi

TARAKAN – Latihan secara acak kepada prajurit dilakukan Batalyon Marinir…

Jumat, 20 November 2020 20:37

Ada Transaksi Rp 3 M di Kasus Sabu 2,9 Kg

TARAKAN - Sidang di Pengadilan Negeri Tarakan, Kamis (19/11) terhadap…

Jumat, 20 November 2020 20:30

Kapal Barang Diarahkan ke KIPI

TARAKAN – Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) yang berada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers