MANAGED BY:
MINGGU
28 FEBRUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 30 Oktober 2020 19:08
Kasus Oknum Polisi Jadi Kurir Sabu 2,9 Kg
Kepemilikan Buku Rekening Masih Dilidik
Ilustrasi

PROKAL.CO,

TARAKAN - Rekening atas nama Hendro Setiawan, jadi salah satu barang bukti dalam perkara AL. Oknum polisi yang diduga jadi kurir sabu seberat 2,9 kg. Hendro yang kini mendekam di Lapas Tarakan hanya ditetapkan sebagai saksi dalam perkara AL. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara Brigjen Pol Henry Parlinggoman Simanjutak melalui Kabid Pemberantasan, AKBP Deden Andriana mengatakan, rekening atas nama Hendro ini, diduga merupakan narapidana kasus sabu yang saat ini kembali tersangkut kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). 

Sebelumnya, dalam berkas perkara, AL dan tersangka lain AR disangkakan pasal 114 ayat 2 junto pasal 112 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 Undang undang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika.  “Kami menemukan buku rekening Hendro di AR. Kaitannya dengan AL, karena AR menyebutkan yang menyuruh (pegang rekening Hendro) itu si AL," ungkapnya, (29/10).

Buku rekening Hendro yang dipegang AR diduga digunakan untuk melakukan transaksi narkotika. Penyidik juga menemukan aliran uang dalam jumlah besar dalam rekening tersebut. 

Menurut pengakuan AR, lanjut Deden, sabu tersebut didapatkan dari AL di Jalan Jenderal Sudirman. Sedangkan AL memperoleh sabu dari seseorang di Jalan Yos Sudarso. BNNP belum berhasil mendapatkan informasi terkait identitas orang yang menyerahkan sabu ke AL. 

“Hendro sementara masih saksi. Karena kami belum bisa menaikkan kasusnya, karena belum ada alat bukti lain. Kami juga belum dapat petunjuk dari Jaksa, berkasnya sudah tahap 1,” ungkapnya.

Jika dari Jaksa sudah memberikan petunjuk terkait bukti yang bisa digunakan untuk menjerat Hendro dalam perkara AL. Maka penyidik akan melengkapi berkas perkara tersebut. “Kalau Jaksa bilang naikkan (tetapkan tersangka), ya kami naikkan. Tapi, kalau menurut keyakinan kami bisa saja naik, cuma kan bisa saja Jaksa belum siap,” bebernya. (*/sas/uno)


BACA JUGA

Sabtu, 27 Februari 2021 22:04

Mampu Hancurkan Limbah Medis 1 Ton per Hari

TARAKAN – Pengolahan limbah medis menjadi salah satu unit usaha…

Sabtu, 27 Februari 2021 22:03

Residivis Kembali Masuk Bui

TARAKAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tarakan membekuk pelaku…

Sabtu, 27 Februari 2021 22:00

Ikan Nomei Terancam Punah

TARAKAN – Ikan Nomei menjadi salah satu jenis ikan khas…

Sabtu, 27 Februari 2021 21:54

Bocah 9 Tahun Butuh Perhatian

NUNUKAN – Bocah berusia 9 tahun, Ruslan, penyandang disabilitas mental…

Jumat, 26 Februari 2021 21:58

Gelanggang Perjudian Sabung Ayam Dibakar

TARAKAN - Personel gabungan Polres Tarakan menggerebek lokasi judi sabung…

Jumat, 26 Februari 2021 21:56

RDP Berlangsung Alot

NUNUKAN – Puluhan tenaga honorer di Nunukan diberhentikan tanpa alasan…

Jumat, 26 Februari 2021 21:48

Hoaks, Santunan Korban Covid-19

TARAKAN – Pemerintah Pusat menyiapkan santunan bagi korban Covid-19 yang…

Rabu, 24 Februari 2021 21:20

Mendiang Asmah Ghani Miliki 2 Keinginan

NUNUKAN – Kabar duka datang dari ruang DPRD Kalimantan Utara,…

Selasa, 23 Februari 2021 22:33

Tahap Dua Vaksinasi di Tarakan Masih Didata

TARAKAN – Tahap pertama vaksinasi Covid-19 telah selesai terlaksana di…

Selasa, 23 Februari 2021 22:30

Terkait Perkara Tipikor PDAM Tarakan, Minta Majelis Hakim Tolak Eksepsi

TARAKAN - Sidang perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) PDAM Tarakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers