PROKAL.CO,
TARAKAN – Barang bukti hasil pengungkapkan 4 laporan polisi, satu diantaranya dari Polsek Tarakan Barat sejak Oktober hingga November, dengan jumlah sebanyak 445,38 gram sabu.
Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kasat Reskoba AKP Muhammad Musni menjelaskan, barang bukti sabu terbanyak diamankan dari tersangka wanita berinisial SH. Saat itu sabu yang disita sebanyak 192,99 gram.
“SH ini suaminya berinisial AL yang diamankan BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) Kaltara sama Bea Cukai Tarakan belum lama ini,” jelasnya, Kamis (3/12).
Dalam perkara SH, pihaknya pun mengamankan dua pria lain berinisial SL dan RD yang diamankan 5 November lalu. Awalnya, pengungkapan tiga pelaku ini dilakukan dengan cara undercover buying atau polisi menyamar sebagai pembeli sabu.
Namun pengembangan kasus tersebut terhenti, saat akan menindaklanjuti kasus ke wilayah Bulungan. “Sebenarnya kita tahu alur sabu yang diamankan dari SL ini. Tapi untuk menindaklanjuti harus pemetaan dulu. Itu masuk wilayah Bulungan, di luar wilayah kami," ungkapnya.
Sementara itu, suami SH yang berinisial AL diamankan BNNP Kaltara pada 2 November lalu. Jaringan SH ini diketahui kerap melakukan transaksi di wilayah pertambakan dan pesisir. “Tersangka SH tidak mengaku bagian dari jaringan suaminya. Tapi, mereka ini jaringan lama sebenarnya,” tuturnya.