MANAGED BY:
MINGGU
28 FEBRUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Selasa, 05 Januari 2021 13:47
Pabrik Mulai Kurangi Ukuran Tempe

Harga Kedelai Berimbas di Bulungan dan Tarakan

HARGA KEDELAI NAIK: Karyawan sedang membungkus tempe di Tanjung Selor, Senin (4/1). Kenaikan harga kedelai tidak mempengaruhi produksi tahu dan tempe di produsen Tanjung Selor.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Harga kedelai yang menjadi bahan baku utama pembuatan tahu dan tempe mengalami kenaikan.

Sebelumnya produsen tempe membeli kedelai satu karung atau setara 50 kilogram (kg) dipatok dengan harga Rp 480 ribu. Beberapa hari ini mengalami kenaikan menjadi Rp 550 ribu per karung.

Lili pemilik pabrik tahu dan tempe sekaligus agen penjualan kedelai Mandiri Jaya mengatakan, kenaikan harga tersebut ia ketahui saat dirinya melakukan pengorderan terakhir sekitar tanggal 31 Desember 2020 lalu.

“Mungkin saya duluan kali yang kena harga mahal. Soalnya teman-teman yang lain semuanya stok, sehingga belum merasakan naiknya harga kedelai. Kemarin saya order pas harganya naik,” ungkap Lili kepada media ini, Senin (4/1).

Naiknya harga kedelai belum begitu membuat harga pasaran tempe dan tahu berubah. Tahu dan tempe sejauh ini tetap dijual dengan harga normal Rp 5 ribu.

"Kedelai yang saya ambil langsung dari agen di Surabaya. Biasanya beda tempat beda juga harga. Sebelum harga naik saya menjual ke pelanggan Rp 460 ribu. Kadang ada juga yang Rp 490 ribu dan Rp 485 ribu. Saya ngasih harga segitu karena pembelinya sama-sama pengusaha penjual tahu dan tempe,” sebutnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers