MANAGED BY:
SABTU
10 APRIL
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Senin, 01 Maret 2021 21:39
Di Bulungan, Targetkan Stunting Turun 3 Persen Per Tahun

Intervensi Kesehatan Remaja dan Jarak Kehamilan

LAYANI KESEHATAN: Puskesmas Tanjung Selor yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Salah satu poin yang menjadi perhatian Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), mengurangi angka stunting (bayi bertubuh pendek) melalui intervensi hulunya. 

Antara lain dimulai dari aspek kesehatan remaja serta jarak kelahiran ibu hamil. Yakni jenjang angka kelahiran dari usia 2 tahun setengah sampai tiga tahun. 

"Jika kemudian di bawah itu, misalnya kakaknya baru berusia satu tahun, kemudian ibunya hamil lagi, maka ini dapat menyebabkan atau salah satu faktor yang menyebabkan anak bertubuh pendek atau stunting," kata M Rizal Martua Damanik, Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian, dan Pengembangan (Lalitbang) BKKBN RI disela kunjungannya di Tanjung Selor pekan. 

Untuk menjawab persoalan tersebut tuturnya, salah satu caranya dengan mempromosikan alat kontrasepsi dan pemahaman akan penggunaan alat tersebut. "Dinas Kesehatan, bersama dengan BKKBN hadir mensosialisasikan alat kontrasepsi. Yang bertujuan untuk memperjarang usia kehamilan atau kelahiran," bebernya.

Walaupun penggunaan alat kontrasepsi secara tidak langsung untuk meminimalisir angka stunting, namun cara itu tuturnya dipercaya dapat menjawab persoalan tersebut. 

"Tujuannya untuk mengatur jarak kelahiran, karena stunting itu erat kaitannya dengan durasi atau jarak kelahiran," sebut dia.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 20 November 2015 18:16

165 Calon Banpol PP Tak Lolos Tes Fisik

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Sebanyak 165 orang calon anggota Bantuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers