MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 17 Juni 2021 20:21
Sejumlah Titik Jalan Dipasang CCTV

Sementara Jaringan Fiber Optik hanya Dua Kecamatan

AWASI AKTIVITAS MASYARAKAT: Sejumlah titik di Tarakan akan dipasang kamera pengintai.

TARAKAN – Pembangunan jaringan fiber optik telah rampung dikerjakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan akan memasang kamera pengintai di sejumlah titik jalan. 

Itu dilakukan untuk mewujudkan visi menjadikan Tarakan sebagai kota maju dan sejahtera berdasarkan Smart City. Dengan pemasangan kamera pengintai itu diharapkan bisa memantau kondisi lalu lintas, kejahatan hingga kebersihan. 

“Tahun ini beberapa titik itu akan dipasangi CCTV (Closed Circuit Television), dengan mengakses fiber optik,” terang Wali Kota Tarakan Khairul, Rabu (16/6). 

Menurut Khairul, kamera pengintai ini baru di pasang di beberapa titik di jalan protokol. Namun ke depan, Pemkot Tarakan akan memasang di seluruh Tarakan, menyesuaikan pembangunan jaringan fiber optiknya.  

Sementara ini, jaringan fiber optik baru terpasang di dalam kota yakni di sebagian Tarakan Tengah dan Tarakan Barat. Selain dimanfaatkan untuk kamera pengintai, juga untuk konektivitas jaringan internet di lingkungan Pemkot Tarakan, termasuk di kantor-kantor dinas. 

“Kalau dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) sekitar 25 OPD. Sekarang ini masih 11 yang belum, sehingga itu yang memang pakai pola lama,” bebernya. 

Dengan pemanfaatan jaringan fiber optik di lingkungan Pemkot Tarakan, Khairul berharap bisa mengontrol kegiatan OPD. Sehingga tidak ada lagi yang menggunakan bandwitch untuk kepentingan lain.

Tahap awal ini, Pemkot Tarakan mewajibkan seluruh OPD menggunakan jaringan fiber optik. Namun ke depan, bisa saja dimanfaatkan oleh kantor swasta maupun instansi vertikal.

Dengan jaringan fiber optik ini, dimaksudkan mengantisipasi tahun 2022 yang akan menggunakan TV digital. Jaringan ini sendiri bisa dimanfaatkan untuk hal itu. 

Pemkot Tarakan mengenakan tarif pemasangan Rp 2 juta untuk setiap titik. Sementara untuk penggunaan bandwitchnya, tergantung kecepatan internetnya dengan perbandingan 1 : 1 untuk upload maupun download. 

Menurut Khairul, penggunaan internet di OPD sudah diujicoba pada 31 Mei lalu dan dari laporan masing-masing dinas yang menggunakannya, tidak ada masalah. (mrs/uno)


BACA JUGA

Minggu, 22 November 2015 19:15

Perang Proksi Ancaman Warga Kaltara

<p style="text-align: justify;"><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers