MANAGED BY:
SENIN
29 NOVEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 04 Juli 2021 20:05
Di Sini, 6 Bulan Ada 8 Kasus Persetubuhan di Bawah Umur
Ilustrasi

TANJUNG SELOR - Tindak pidana persetubuhan yang dilakukan anak di bawah umur, cukup marak terjadi di Bulungan. Selain pelaku yang masih remaja, juga didapati ayah tiri yang tega menyetubuhi anaknya.

Berdasarkan data Polres Bulungan, terdapat 8 kasus persetubuhan kepada anak di bawah umur yang tercatat sejak Januari hingga Juni. Di mana rata-rata dilakukan orang sepasang kekasih dengan korban yang masih di bawah umur.

Dijelaskan Kasatreskrim Polres Bulungan Iptu Muhammad Khomaini, melalui Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Lince Karlinawati, di bulan Juni saja kasus persetubuhan dengan korban anak di bawah umur sebanyak 4 kasus. Menurutnya, 8 kasus dalam 6 bulan terakhir cukup banyak.

"Tujuh kasus itu korban dan pelaku sepasang kekasih. Sementara satu kasus itu pelakunya ayah tiri dan korban anak tiri," ungkapnya, Sabtu (3/7).

Disinggung soal diversi atau pengalihan proses pada sistem penyelesaian perkara anak, Lince mengatakan pihaknya tetap melakukan upaya itu. Namun bukan berarti kasus selesai. "Terakhir ada juga datang bapak dari pelaku minta ke orangtua korban untuk mencabut kasusnya. Informasinya disetujui, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari korban. Begitu juga sebaliknya. Persoalan anak ini, tidak bisa melihat dari satu pihak," kata dia.

Menurutnya, perlu pengawasan yang sangat ekstra terhadap anak remaja saat ini. Orangtua, harus proaktif dalam memberikan pengawasan dan pembinaan terhadap anak.

Peran orangtua juga sangat penting. Meski ada undang-undang perlindungan anak, namun jika tidak ada pengawasan dari orangtua, maka hal itu akan sia-sia.

"Jadi harus diperhatikan. Ke mana anak pergi. Dengan siapa dia. Dan apa saja yang dilakukan anak. Apalagi selama ini tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur ini sering terjadi," ujarnya.

Selain  itu, ia juga mewaspadai anak yang sering diberi kebebasan untuk mengakses internet dan lainnya. Sebab banyak konten yang tidak baik, namun bebas diakses oleh anak.

Apalagi di situasi pandemi saat ini, sekolah banyak dilakukan secara daring. Secara otomatis, peluang orangtua kurang mengawasi anaknya berselancar di internet sangat besar. Seperti ketika anak mulai mengakses internet, tapi dianggap sedang belajar.

“Itu yang harus diawasi. Anak jadi leluasa mengakses konten yang tidak baik. Karena diberikan kebebasan orangtua menggunakan gadget dan mengakses internet dan medsos tanpa pengawasan. Ini yang memicu anak berbuat hal yang tidak diinginkan. Seperti tindak pidana persetubuhan di bawah umur," jelasnya. (fai/udi)


BACA JUGA

Minggu, 28 November 2021 20:03

Pendidikan Program Unggulan Teratas

TARAKAN – Untuk mendukung penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),…

Minggu, 28 November 2021 20:03

Satu Tersangka Penganiayaan Diamankan

TARAKAN - Kurang dari sehari, Satuan Reskrim Polres Tarakan berhasil…

Minggu, 28 November 2021 19:59

Satu Pengedar Masuk DPO

TARAKAN - Satuan Resnarkoba Polres Tarakan mengungkap peredaran sabu-sabu di…

Minggu, 28 November 2021 19:56

Nicky Pimpin PWI Kaltara

TANJUNG SELOR - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Minggu, 28 November 2021 19:55

Ajak Pihak Ketiga Kelola Videotron

TANJUNG SELOR – Karena beban biaya yang cukup tinggi, pengelolaan…

Minggu, 28 November 2021 19:54

BKD Antisipasi Kecurangan Pelaksanaan SKB

TANJUNG SELOR - Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai…

Minggu, 28 November 2021 10:43
Soal Tiga Siswa Penganut Saksi Yehowa yang Tak Naik Kelas 3 Tahun

Mantan Kepala SDN 051 Juata Permai Bantah Lakukan Intoleransi dan Diskriminasi Keyakinan

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Khairul angkat bicara terkait persoalan…

Minggu, 28 November 2021 10:35

Surat Suara Disederhanakan

TANJUNG SELOR - Meski belum dipastikan pelaksanaan pemilu 2024, Komisi…

Minggu, 28 November 2021 10:29

Potensi Besar Industri Hijau di Kaltara

TANJUNG SELOR–Pemerintah Provinsi Kaltara berharap pengembangan industri hijau di Kaltara…

Minggu, 28 November 2021 10:27

Elpiji ke Krayan Mulai Normal, Warga Tak Masalah Mengantre asalkan Stok Terpenuhi

Kerusakan pesawat Casa milik PT Pelita Air Service (PAS), beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers