MANAGED BY:
SENIN
08 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 08 Juli 2021 12:41
“Budaya Itu Ciri Khas, Warisan Leluhur Jangan Dilupakan”
Oestman Najrid Maulana

TANA TIDUNG–Ciri khas adat istiadat setiap suku di Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan kelebihan dan potensi yang mesti dikembangkan.

Hal tersebut disampaikan Penggiat Seni Tidung Oestman Najrid Maulana. Dia menjelsakan, perbedaan ciri khas suku Tidung setiap daerah yang tersebar di Kaltara, salah satunya ada dialektika antar-daerah, baik Tidung di Tana Tidung, Tarakan, Malinau, maupun Bulungan.

Perbedaan bukan persoalan yang menjdai perdebatan panjang. Namun, dijadikan sebagai kelebihan untuk tetap bersatu. "Justru memperkuat, mempersatu, membuat tidung menjadi limpung di Bumi Benuanta," ungkap Najrid, Rabu (7/7).

Owner Pagun Tengara Artploration itu menyampaikan, sejauh ini dialek Tidung Tarakan atau biasa disebut Tengara dijadikan sebagai bahasa nasionalnya suku Tidung. "Kenapa begitu, adopsi bahasa yang ada di sana itu bisa diterima semua masyarakat tradisional suku Tidung di mana saja berada," jelasnya.

Selain itu, suku Tidung di daerah-daerah pedalaman atau biasa disebut Daud, memiliki dialek yang sangat mantap. Sehingga cukup sulit diterima. "Seperti di Sesayap KTT, menyebut mekao (jalan), di Tarakan sebutnya makao, di Tarakan sebut niyo, di sini (Sesayap) sebutnya nyo," ungkapnya terkait perbedaan dialek.

Pria jebolan Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta itu berharap, dengan perbedaan tidak menyurutkan semangat masyarakat Tidung, terutama generasi muda untuk lebih mengenal budayanya sendiri. "Jangan sampai budaya tergilas zaman. Masyarakat Tidung harusnya menjadi bangga karena semakin mengenal identitasnya," beber dia.

Ajang pertunjukan terkait budaya, perlu sering diadakan. Hal itu guna menguatkan dan memahami lebih dalam terkait dengan budaya. Sehingga, di mana pun berdada, anak-anak Tidung diharapkan tetap menjunjung tinggi budaya yang menjadi warisan leluhur.

"Tanamkan penggetahuan akan budaya sejak dini, di mana saja berada, budaya itu sudah melekat dalam diri," tutupnya. (kpg/mts/dra/k8)

loading...

BACA JUGA

Senin, 08 Agustus 2022 10:50
Pelaku Curi Besi untuk Beli Sabu

Besi Pertamina Dicuri, Ruginya Ratusan Juta

TARAKAN - Tertangkap tangan tengah memotong besi milik Pertamina di…

Senin, 08 Agustus 2022 10:47

Lapas Tarakan Klaim Tidak Temukan Napi Terlibat Sabu

TARAKAN - Tersangka DS (32) dalam pengungkapan sabu yang dilakukan…

Sabtu, 06 Agustus 2022 21:09

Warga Tarakan Bawa 1 Kg Sabu

SATUAN Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI – Malaysia, Yonarmed…

Jumat, 05 Agustus 2022 20:53

Motor Curian Dikirim ke Sebatik

TARAKAN - Upaya pelaku FA mengirimkan motor curian ke Sebatik,…

Kamis, 04 Agustus 2022 21:00

Nama Kadinkes Tarakan Dicatut

TARAKAN - Nama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan Devi Ika…

Kamis, 04 Agustus 2022 20:59

Pembelian BBM Bersubdisi Pakai Aplikasi di Tarakan, Sudah Tahap Registrasi

TARAKAN - Penerapan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsdi bagi…

Selasa, 02 Agustus 2022 21:52

Petani Rumput Laut Dibekuk Tim Patroli

NUNUKAN – Tim Gabungan Second Fleet Quick Respons (SFQR) Pangkalan…

Sabtu, 30 Juli 2022 21:26

Sepekan Sekali Wajib Lapor

TARAKAN - Hingga saat ini, klien asimilasi bagi narapidana di…

Sabtu, 30 Juli 2022 21:24

Aturan Baru di Pelabuhan

MEGAHNYA bangunan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, pasca direnovasi total pada…

Jumat, 29 Juli 2022 13:49

Petani Rumput Laut Sesalkan Pemberitahuan Ranjau Sisa Perang Dunia Baru Sekarang

TARAKAN - Petani rumput laut meminta waktu untuk tidak lagi…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers