MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 12 Juli 2021 21:03
Bupati Tinjau Tempat Penanganan Pasien

Kasus Tertinggi di Tanjung Palas Utara

LAWAN CORONA: Bupati Bulungan Syarwani, meninjau langsung tempat penanganan pasien Covid-19 di Tanjung Palas Utara.

TANJUNG SELOR - Bupati Bulungan Syarwani, mengisi akhir pekannya dengan melakukan serangkaian kunjungan ke beberapa tempat di Bulungan. Salah satunya ke Kecamatan Tanjung Palas Utara.

Sebab, di Kecamatan Tanjung Palas Utara, kasus Covid-19 mengalami peningkatan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bulungan hingga 10 Juli lalu, kasus aktif Covid-19 di Tanjung Palas Utara sebanyak 286 kasus. “Per kecamatan, paling besar kasusnya di Tanjung Palas Utara,” katanya kepada Rakyat Kaltara kemarin (11/7).

Dikatakan, pihaknya tengah menyusun strategi penanganan pencegahan penyebaran Covid-19, dengan membagi aspek hulu dan hilir dalam upaya penanggulangan.

Aspek hulu, dijelaskannya, dengan melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan, sosialisasi tentang adaptasi kebiasaan baru (AKB), hingga pada penegakan peraturan yang berlaku. Sedangkan aspek hilir, dilakukan dengan tindakan mitigasi, penguatan surveilans kesehatan, serta penanganan konfirmasi positif. Hal ini bisa dilakukan dengan baik dengan kerja sama berjenjang, dimulai dari tingkat RT.

Kunjungan Syarwani yang juga didampingi Wakil Bupati Ingkong Ala, untuk memastikan bahwa aspek hulu dan hilir upaya penanggulangan Covid-19 berjalan dengan baik.

“Fokus utama kunjungan ini adalah untuk  melihat langsung aspek hilir penanggulangan, khususnya pada segmen penanganan konfirmasi positif,” terangnya.

Disampaikan Syarwani, untuk warga yang tercatat sebagai pasien Covid-19, telah dilakukan pemantauan berkala, agar bisa memetakan klaster dari kasus yang dialami masyarakat. Sehingga dapat terdata, baik yang tanpa gejala, gejala ringan, gejala sedang, hingga gejala berat. “Jadi dapat dilakukan penanganan skala prioritas untuk menentukan perlunya rujukan ke faskes atau tetap menjalankan isolasi mandiri,” terangnya.

Syarwani juga berpesan agar masyarakat tidak panik dan terus menjalankan protokol kesehatan 5 M. Yakni mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga Jarak,  menghindari kerumunan, serta mengurangi aktivitas, sebagai bentuk ikhtiar melawan pandemi.

"Perlu kami sampaikan juga, bahwa melihat data kasus per 10 Juli lalu, sebanyak 83,37 persen dari total pasien dinyatakan sembuh. Untuk itu jangan panik, selalu berpikir positif," pesannya.

"Sementara bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi, segera gunakan kesempatan mendapatkan vaksin gratis yang telah disiapkan oleh pemerintah. Mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Bulungan, agar kita bisa melewati cobaan pandemi ini dengan selamat," pungkasnya. (*/nnf/udi)


BACA JUGA

Kamis, 19 November 2015 18:03

Penghitungan Suara Gunakan Sistem Online

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers