MANAGED BY:
SABTU
25 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 14 Juli 2021 20:59
Temukan Satu Kasus KIPI di Tarakan, Stok Vaksin di Bulungan Menipis
DISUNTIK VAKSIN: RSAL Ilyas Tarakan membuka layanan vaksin gratis kepada masyarakat umum, Selasa (13/7).

TARAKAN - Vaksin reguler yang dilaksanakan TNI, di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Ilyas Tarakan tidak hanya menyasar keluarga besar personel Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) Tarakan. Melainkan terhadap masyarakat umum. 

Pelaksaanaan vaksin di hari pertama, Selasa (13/7) rencananya menyediakan 50 hingga 60 dosis per hari. Kepala Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Ilyas Tarakan, Letkol Laut (K) Mukti Fahimi menjelaskan, penerima vaksin berasal dari masyarakat umum dan yang memerlukan vaksin sebagai persyaratan penerbangan. 

“Permintaannya banyak, jadi kami melayani vaksin untuk membantu masyarakat. Selama ini kami membantu Dinkes untuk pencapaian vaksin di wilayah Tarakan. Agar bisa mencapai herd immunity secepat mungkin. Kan harus minimal 80 persen dari jumlah penduduk,” terangnya, kemarin. 

Pihaknya membatasi pemberian vaksin setiap harinya, karena petugas vaksinator hanya tiga orang. Satu dokter bertugas screening kesehatan dan dua perawat untuk pendaftaran dan petugas yang menyuntikan vaksin. Namun, ada juga petugas non paramedic, sifatnya hanya dalam urusan administrasi selama pelaksanaan vaksin.

Setelah vaksin, dari RSAL akan menerbitkan surat sebagai bukti sudah divaksin. Melalui pesan singkat di handphone penerima vaksin. “Vaksinnya Sinovac, daftarnya seminggu sebelumnya ke pendaftaran RSAL, selama plot masih ada. Hari pertama, pendaftaran ada 183 orang,” sebutnya. 

Hari kedua, pendaftar semakin bertambah hingga saat ini mencapai 350 orang. Padahal, kapasitas RSAL bisa melayani vaksin hanya maksimal 60 orang. Jika nantinya tenaga vaksinator bertambah, maka jumlah peserta vaksin akan ditambah oleh Dinkes Tarakan.

Sementara stok vaksin disiapkan Dinkes, pihaknya hanya mengajukan permohonan untuk meminta stok antara 150-200 orang. “Setelah diberikan Dinkes, vaksin langsung habis. Setelah mendaftar, nanti dihubungi via telepon. Vaksin ini sebagai salah satu program pemerintah,” ujarnya. 

Dengan jumlah penduduk Tarakan yang sangat banyak dan belum mendapatkan kesempatan. Maka diberikan fasilitas untuk program vaksin di RSAL. Sebelumnya, dalam program serbuan vaksin yang dilaksanakan Lantamal XIII, bahkan ada masyarakat yang belum bisa divaksin. Karena dari hasil screening kondisi kesehatannya tidak memungkinkan. 

“Terlalu berisiko jika mau dilakukan vaksin, misal tekanan darahnya naik. Makanya, orang yang terscreening dalam serbuan vaksin Lantamal XIII, kita tuntaskan dalam program vaksin RSAL,” ungkapnya. 

Selama pelaksanaan vaksin, untuk tenaga kesehatan (nakes) maupun keluarga nakes, menemukan satu orang memiliki Kejadian Ikutan Pasca Imuniksasi (KIPI). Dari hasil pemeriksaan, KIPI ini karena ada riwayat hipertensi. 

“Gejalanya berdebar-debar, nadi berdenyut cepat dan agak sesak nafas. Namun hanya berjalan satu hari. Dengan perawatan langsung dari RSUD Tarakan bekerja sama dengan tim Dinkes Kota Tarakan. Vaksin Sinovac ini paling aman. Jarang sekali menimbulkan sesuatu yang mengakibatkan komplikasi atau KIPI yang berat,” tuturnya. 

Proses vaksinasi di Bulungan terpaksa harus dihentikan sementara. Dikarenakan stok vaksin sudah mulai menipis. Dinkes Bulungan hanya bisa menunggu pendistribusian dari Pemprov Kaltara. 

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Penyakit (P2P) pada Dinkes dr Velix Toding Sima. “Sejak hari ini (kemarin, Red) tidak ada kegiatan vaksinasi. Kita masih menunggu stok vaksin. Tapi sambil menunggu masyarakat bisa tetap mendaftarkan diri, untuk mendapatkan vaksin,” ungkap dr Velix. 

Terhentinya pelaksanaan vaksinasi Covid-19, tidak menunda vaksinasi tahap dua yang menyasar pelayanan publik dan masyarakat umum. Pelaksanaan vaksinasi tetap akan dilaksanakan. Apalagi sasaran kelompok masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi masih tergolong banyak. 

“Pendaftaran bisa dilakukan secara online atau manual ke Dinkes atau fasilitas kesehatan lainnya. Nanti petugas yang akan memberitahukan melalui via telpon,” tuturnya.

Pemkab Bulungan mendapatkan tugas dari Pemerintah Pusat, untuk melakukan tracing kontak kepada masyarakat. Karena Bulungan merupakan satu dari 43 kabupaten/kota yang diberlakukan pengetatan PPKM Mikro.

Terhadap program vaksinasi, diungkapkan salah seorang warga Rachmad Wahyudi (34), yang berinisiatif untuk mendaftarkan diri agar bisa mendapatkan vaksin. “Saya daftar tanggal 9 Juli lalu langsung di Kantor Dinkes. Akan di hubungi untuk mendapatkan vaksin di Minggu yang akan datang,” ucapnya. Dia mengharapkan, pemberian vaksinasi ini bisa merata agar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

INGATKAN PERUSAHAAN di KTT PATUHI PROKES

Ketua Satuan Tugas Penangganan Covid-19 KTT Ibrahim Ali menegaskan, perusahaan yang beroperasi di KTT untuk lebih kencangkan pengawasan protokol kesehatan. 

Selain kepada perusahan, pria yang juga merupakan Bupati KTT ini mengingatkan, warganya tidak lengah dan terus perketat diri dengan menjalankan prokes dan terapkan 5 M. 

“Kepada perusahaan sebisa mungkin perketat prokes, dengan memberlakukan SOP (Standar Operasional Prosedur) dan pengawasan bagi tenaga kerja yang berasal dari luar daerah,” pesan Ibrahim. 

Sebagai antisipasi melonjaknya kasus positif Covid-19 di KTT, tim satgas memperketat jalur keluar masuk. Dengan mewajibkan pelaku perjalanan mengantongi hasil negatif tes PCR. Pemberlakuan ini dimulai sejak 7 Juli hingga 7 Agustus 2021. (sas/*/nnf/*/mts/uno)


BACA JUGA

Jumat, 24 September 2021 20:54

Kembangkan Metode Konvensional

TARAKAN - Upaya mendapatkan darah plasma konvalesen ke depan tidak…

Jumat, 24 September 2021 20:51

Gara-Gara Gas Motor, Empat Pelaku Aniaya dan Menikam Korban

TARAKAN – Hanya karena persoalan sepele, empat pelaku lakukan aksi…

Kamis, 23 September 2021 16:59

Masih Terkendala Demografi, Target Vaksinasi Belum Tercapai di Kaltara

TARAKAN – Kuota 1.000 dosis vaksin jenis Sinovac didistribusikan bagi…

Kamis, 23 September 2021 16:57

Pemkot Tarakan Fokus Perkara di PTUN

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan menegaskan akan banding terhadap…

Kamis, 23 September 2021 16:39

Peduli Kesehatan Anak di Perbatasan

NUNUKAN – Jelang berakhirnya masa penugasan menjaga perbatasan di Kabupaten…

Kamis, 23 September 2021 16:35

Oknum Dokter Diduga Lecehkan Perawat

TARAKAN – Polres Tarakan menerima laporan salah seorang perawat Rumah…

Rabu, 22 September 2021 16:11

Buruh Toko Terhimpit Kontainer

TARAKAN – Seorang pemuda berinisial SA terjepit kontainer yang diangkut…

Selasa, 21 September 2021 20:18

Pembangunan Pagar Tuai Protes Warga

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan berencana membangun pagar, antara…

Selasa, 21 September 2021 20:12

Satgas Pamtas Amankan Miras Ilegal yang Dibawa Warga Malaysia

SATUAN Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Malaysia Batalyon Udara (Yonarhanud)…

Senin, 20 September 2021 20:52

Ancaman Dunia Pendidikan

NUNUKAN – Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, sejumlah anak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers