MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 18 Juli 2021 20:24
Kebocoran Pipa Teratasi, Distribusi Gas Kembali Lancar
PERBAIKAN: Beberapa teknisi berusaha memperbaiki pipa yang bocor dengan mengerahkan alat berat.

TARAKAN – Kebocoran pipa gas di jalur pipa gas 4 inchi berhasil diatasi. Pipa yang terbentang di Jalan Kusuma Bangsa itu sebelumna mengalami kebocoran, tepatnya di RT 27 Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah, Jumat (16/7). 

PT Medco memastikan telah menyelesaikan perbaikan pipa yang bocor, sehingga gas dapat kembali mengalir dari stasiun gas G8 menuju fasilitas PGN di Sebengkok. Dalam penanganan kebocoraan ini, perusahaan telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan aparat setempat.

“Perusahaan dalam melaksanakan aktivitas operasi selalu berkomitmen pada kesehatan, keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan. Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak sehingga perusahaan dapat mengatasi kebocoran dengan cepat, aman dan lancar,” tulis VP Relations and Security Medco E&P Arif Rinaldi dalam rilisnya, Sabtu (17/7).

PT PGN juga mengkonfirmasi telah mendistribusikan lagi gas alam ke pelanggan setelah selesai diperbaiki pada Sabtu, (17/7) sekitar pukul 01.00 Wita.

Pihak pemasok dan Tim Penanganan Gangguan PT PGN Tbk juga telah melakukan leak test. Setelah kondisi dinyatakan aman terkendali, segera dilakukan pengaliran gas ke pelanggan jargas.

“Perbaikan sudah selesai, gas bumi untuk pelanggan jargas yang terdampak juga sudah mengalir kembali dengan normal,” ujar PGN Area Head Tarakan Sheila Merlianty melalui rilisnya (17/7).

Sebelumnya, pihaknya mendapat laporan warga terjadi kebocoran pipa gas di Jalan Kusuma Bangsa RT 27 Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah, sekitar pukul 08.30 Wita, Jumat (16/7). Bahkan sempat muncul api di permukaan jalan.

“Begitu menerima laporan kebocoran pipa, pihak kami segera menuju lokasi dan membantu percepatan identifikasi kebocoran agar insiden dapat segera ditangani. Kami menghubungi pihak pemasok di hulu selaku pemilik jaringan untuk menuju lokasi dan menetralisir lokasi,” jelas Sheila.

Kebocoran pipa ini menyebabkan 31.013 pelanggan rumah tangga dan 23 pelanggan UMKM yang terdampak dan tersebar di 18 kelurahan di 4 kecamatan, tidak bisa memanfaatkan jaringan gas alam karena terjadi penghentian aliran gas.

“Selama pekerjaan perbaikan dilakukan, pelanggan sudah diinfokan terkait kondisi yang ada dan diminta untuk menyiapkan cadangan alternatif bahan bakar,” ujar Sheila.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas insiden ini, termasuk kepada pelanggan PGN yang terkena dampak dalam insiden tersebut. Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas sikap tanggap dari masyarakat sekitar lokasi kejadian, yang langsung mengabarkan kepada petugas PGN, sehingga insiden ini dapat segera ditangani,” lanjut Sheila. (mrs/udi)

 


BACA JUGA

Kamis, 19 November 2015 18:03

Penghitungan Suara Gunakan Sistem Online

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers