MANAGED BY:
RABU
04 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 21 Juli 2021 13:17
KKP Sering Temukan Dokumen Perjalanan Palsu
Aktivitas di pelabuhan Tengkayu Tarakan.

PROKAL.CO,

TARAKAN–Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tarakan kerap menemukan dugaan pelanggaran terkait rapid test, sertifikat vaksin, serta stempel validasi yang dipalsukan. Namun, temuan pelanggaran masih dikoordinasikan dengan pihak kepolisian.

Kepala KKP Tarakan Ahmad Hidayat melalui Koordinator Wilayah Kerja Tarakan Agung Setiawan menyatakan, di masa awal pandemi Covid-19, pihaknya menemukan hasil rapid tes palsu. Hingga saat ini, pemalsuan sertifikat vaksin juga ditemukan. "Fenomena baru itu stempel validasi palsu. Itu yang dikeluarkan bukan dari petugas validasi. Bisa jadi oknum. Pastinya petugas validasi tidak pernah memvalidasi. Kasus kemarin seperti itu," ungkapnya. Setiap embarkasi penumpang khususnya di pelabuhan dan bandara, ditemukan dugaan pemalsuan dokumen. Dia memastikan temuan administrasi palsu setelah petugas mengecek melalui website pedulilindungi.id. Bahkan, di media massa, masyarakat bisa melihat langsung hasil swab antigen dan sertifikat vaksin.

"Dicek melalui nomor induk kependudukan (NIK) juga bisa. Kalau masyarakat sudah vaksin pasti datanya keluar. Pemerintah juga sudah menyampaikan, mengecek sertifikat masing-masing," jelasnya. Pihaknya juga sempat terlibat perselisihan oknum calo. Sebab, oknum calo mengurus terkait validasi sebelum penumpang berangkat menggunakan kapal laut. Dia menjelaskan, penumpang yang memenuhi syarat atas surat edaran Nomor 44/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Laut pada Masa Pandemi Covid-19. "Kalau tidak memenuhi syarat, tidak divalidasi," tegasnya.

Namun, dia menegaskan, akan membuat skenario dalam proses validasi di pelabuhan. Pasalnya, penempatan petugas validasi selama ini kurang teratur. Selain itu, pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian. "Paling vital memang penempatan petugas pengamanan. Selama ini tidak ada. Sekaligus menghindari bentrok. Kami khawatir terjadi adu fisik," tegasnya. (kpg/sas/dra/k16)


BACA JUGA

Selasa, 03 Agustus 2021 20:58

Pembenahan TCC Masih Dikerjakan

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan masih mengerjakan pembenahan ruang…

Selasa, 03 Agustus 2021 20:55

Pilih Objek Wisata Gunung Rian

TIDENG PALE – Bupati KTT Ibrahim Ali memimpin rapat dengan…

Selasa, 03 Agustus 2021 20:54

Uang Rp 80 Juta Dicuri Teman Sendiri

TARAKAN – Dua tersangka pencurian dengan kekerasan, masing-masing berinisial AK…

Selasa, 03 Agustus 2021 20:49

Dibantah Napi Nunukan

WARGA binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nunukan, membantah dugaan keterlibatan perkara…

Senin, 02 Agustus 2021 12:17

RSUD Akhmad Berahim Sudah Bisa Layani Penyakit Dalam

TANA TIDUNG –RSUD Akhmad Berahim di Kabupaten Tana Tidung (KTT)…

Senin, 02 Agustus 2021 12:16

PPKM di Tarakan Diperpanjang atau Tidak..?? Tunggu Instruksi Pusat

TARAKAN – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 sudah…

Senin, 02 Agustus 2021 12:14

Pemkot Tarakan Beli Oksigen di Balikpapan, Masih Juga Kekurangan

Upaya Pemkot Tarakan mendatangkan tabung oksigen medis dari luar daerah…

Sabtu, 31 Juli 2021 21:57

Traffic Light Dilengkapi ATCS

TARAKAN – Pemandangan tampak berbeda terlihat di beberapa titik persimpangan…

Sabtu, 31 Juli 2021 21:55

APMM Amankan 5 WNI

NUNUKAN – Agensi Penguat Kuasaan Maritim Malaysia (APMM) mengamankan 5…

Sabtu, 31 Juli 2021 21:53

Bantuan untuk Menopang Ekonomi Warga

TIDENG PALE – Sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang terdampak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers