MANAGED BY:
RABU
04 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 22 Juli 2021 12:56
Barang Bukti Perkara Narkoba Paling Banyak Dimusnahkan
DIMUSNAHKAN. Barang bukti perkara senjata tajam dan penganiayaan saat dimusnahkan dengan cara dipotong di Kejaksaan Negeri Tarakan, Rabu (21/7).

PROKAL.CO,

TARAKAN–Kejaksaan Negeri Tarakan memusnahkan barang bukti hasil kejahatan yang diungkap sejak Maret lalu. Barang bukti narkotika masih mendominasi dalam pemusnahan tersebut. Adapun barang bukti yang dimusnahkan berupa narkotika jenis sabu-sabu, alat isap sabu-sabu (bong), senjata tajam (sajam), dan handphone.

Pemusnahan untuk kasus narkotika dilakukan dengan cara dilarutkan ke air. Untuk barang bukti lainnya dilakukan dengan cara dibakar dan ada yang dipotong-potong. Pemusnahan itu dilakukan dengan rangkaian Hari Bhakti Adhyaksa ke-61.

Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan Adam Saimima menyatakan, ada beberapa barang bukti jenis perkara yang dimusnahkan. Pemusnahan barang bukti narkotika sebanyak 47 perkara, pencurian 4 perkara, Undang-Undang Darurat atau senjata tajam 7 perkara, perjudian 6 perkara, kesehatan 1 perkara, penganiayaan 5 perkara, dan 1 perkara kehutanan. "Pemusnahan itu berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Tarakan dan surat perintah Kajari Tarakan atau P-48, yang amarnya memutuskan dan barang bukti untuk eksekusi dimusnahkan," tegasnya, Rabu (21/7).

Selain memusnahkan barang bukti, pihaknya juga melayani pengantaran barang bukti secara gratis kepada pemiliknya. Berdasarkan putusan PN Tarakan dan surat perintah Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan, hal itu dilakukan apabila pemilik barang bukti tidak bisa mengambil sendiri ke kantor Kejari Tarakan.

"Itu bentuk pelayanan kami dalam memenuhi syarat wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM). Jadi, kami langsung bawa ke alamat yang bersangkutan," tegasnya.

Pihaknya memastikan semua perkara yang dikembalikan ke pemiliknya juga merupakan perkara yang sudah inkrah. Setelah inkrah, dalam kurun waktu sebulan setelah putusan, barang bukti yang putusan harus dikembalikan harus dikembalikan ke pemiliknya. "Kalau dalam waktu sebulan barang bukti belum diambil, kami yang antar," ungkapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 03 Agustus 2021 20:44

Bulungan Aman, KTT Kekurangan Oksigen

TANJUNG SELOR – Terjadinya peningkatan kasus terkonfirmasi Covid di Bulungan,…

Senin, 02 Agustus 2021 12:18

Cerita dr Edi Samodro yang Terpapar Covid-19

Perjuangan dr Edi Samodro untuk sembuh dari Covid-19 berbuah hasil.…

Minggu, 01 Agustus 2021 19:52

SD-SMP Negeri Terpadu Unggulan Tana Tidung Dijadikan Tempat Karantina

TIDENG PALE - pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT), berencana menjadikan…

Minggu, 01 Agustus 2021 19:49

RSAL Prioritaskan Pasien Gejala Berat

TARAKAN - Ketersediaan oksigen di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL)…

Minggu, 01 Agustus 2021 19:49

Tata Zonasi Pelayanan di Pelabuhan

TARAKAN – Pengelola Pelabuhan Malundung Tarakan, akan mengatur kembali zonasi…

Minggu, 01 Agustus 2021 19:48

Sektor Esensial WFO 50 Persen

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan turut melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan…

Minggu, 01 Agustus 2021 19:47

Prokes Jadi Senjata Ampuh Lawan Covid-19

Operasi Aman Nusa terus digencarkan dalam pengawasan protokol kesehatan (prokes)…

Sabtu, 31 Juli 2021 21:50

Belum Tentukan Lokasi Rekonstruksi Ulang

TARAKAN – Perkara perampokan dan penikaman di salah satu mini…

Sabtu, 31 Juli 2021 21:49

Sehari Hanya Sekali

TARAKAN - Bandara Juwata Tarakan hanya melayani satu kali penerbangan…

Jumat, 30 Juli 2021 21:22
Polres Tarakan Gelar Operasi Aman Nusa Dua

Tarakan Buat Kebijakan Selunak Mungkin Cegah Transmisi

TARAKAN – Dengan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers