MANAGED BY:
RABU
17 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 21 Agustus 2021 20:11
Tewas dengan Kaki Putus, Pria Ini Diduga Diterkam Buaya

Penjaga Tambak Ditemukan Meninggal Dunia

Ilustrasi

TARAKAN – Seorang penjaga tambak di sekitar Pulau Tias, Kabupaten Bulungan ditemukan meninggal dunia, sekitar pukul 18.30 Wita, Kamis lalu (19/8). 

Diduga korban, Irwansyah (62) meninggal dunia karena diterkam binatang buas. Bahkan, sebagian kaki kanan hilang. Awalnya, rekan kerja korban melihat Irwansyah mengantar bibit ke Pulau Tias, pada Selasa lalu (17/8). Setelah mengantar bibit, memutuskan untuk pulang ke Tarakan. 

Ketika rekan korban pulang, tetangga korban di sekitar tambak tidak mendengar dan melihat aktivitas korban. Namun sekitar pukul 18.30 Wita, tetangga korban memutuskan untuk mencari korban. “Saat itu korban sudah ditemukan tergeletak dalam posisi tengkurap, senter masih menyala dan ada ember disebelahnya,” ujar Kasat Reskrim Polres Tarakan Iptu Muhammad Aldi melalui KBO Reskrim Ipda Eka Vollyanto, Jumat (20/8). 

Saat ditemukan, kaki kanan korban mulai dari lutut hingga bawah sudah hilang sebagian. Tetangga korban langsung membawa Irwansyah ke RSUD Tarakan untuk dilakukan visum. Setelah itu, tetangga korban melaporkan penemuan korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tarakan.

“Dari hasil visum, kaki korban diterkam binatang dan ada bekas gigitan. Sementara luka lain tidak ada. Diduga korban sudah dua hari meninggal dunia,” ungkapnya.

Korban sempat memiliki riwayat penyakit lambung. Dua pekan lalu, korban disuruh untuk istirahat bekerja. Namun korban menolak dan terus bekerja di dalam tambak. “Korban ini sendiri menjaga tambak. Indikasi kekerasan di tubuh korban pun tak ada. Ini murni diterkam binatang buas. Sementara pemilik tambak sudah memakamkan korban,” bebernya. 

Korban diketahui masih berstatus warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Hanya saja pemilik tambak yang mempekerjakan korban dan sudah dianggap sebagai keluarga. Selama di Tarakan, korban menginap di rumah pemilik tambak di Gang Agatis, Jalan Kusuma Bangsa. (sas/uno) 


BACA JUGA

Rabu, 17 Agustus 2022 11:00

Lumayan, di KPP Pratama Tarakan, Laporan SPT Naik 11 Persen

TARAKAN - Tingkat kepatuhan wajib pajak (WP) dalam membayar pajak…

Rabu, 17 Agustus 2022 10:58

Kolam Limbah Jebol Lagi, Air Sungai Tak Bisa Dikonsumsi

TANJUNG SELOR - Sasa (16/8), kolam limbah tambang yang berada…

Rabu, 17 Agustus 2022 10:56
Jebolnya Tanggul PT KPUC di Malinau

DLH Bantah Limbah Tambang, Diskes: Pencemaran Bisa Dilihat dari Fisik

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) akhirnya turun ke lokasi…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:44

Keberadaan TPS3R Dikeluhkan

TARAKAN - Warga RT 18 Kelurahan Sebengkok, Tarakan Tengah mengeluhkan…

Senin, 15 Agustus 2022 10:06

Tak Hapal Nomor Plat, Salah Kembalikan Sepeda Motor

TARAKAN - Gara-gara salah bawa sepeda motor di Pelabuhan Malundung,…

Senin, 15 Agustus 2022 10:05

Pulang, 68 Jemaah Haji asal Tarakan Dalam Kondisi Sehat

TARAKAN - Dari total 68 jemaah haji asal Tarakan, yang…

Senin, 15 Agustus 2022 10:04

Dapur Higienis di Lapas Tarakan Jadi Atensi

TARAKAN - Keberadaan dapur di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:50

Sebulan Berangkat, Rumah Disatroni Maling

TARAKAN - Ditinggalkan pemiliknya selama sebulan, rumah di RT 10…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:45

Mahasiswa Tuntut Kinerja PLN

TARAKAN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Bersatu,…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:42

Tenaga Honorer Perlu Didata

NUNUKAN – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB)…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers