MANAGED BY:
SENIN
18 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 21 Agustus 2021 20:11
Tewas dengan Kaki Putus, Pria Ini Diduga Diterkam Buaya

Penjaga Tambak Ditemukan Meninggal Dunia

Ilustrasi

TARAKAN – Seorang penjaga tambak di sekitar Pulau Tias, Kabupaten Bulungan ditemukan meninggal dunia, sekitar pukul 18.30 Wita, Kamis lalu (19/8). 

Diduga korban, Irwansyah (62) meninggal dunia karena diterkam binatang buas. Bahkan, sebagian kaki kanan hilang. Awalnya, rekan kerja korban melihat Irwansyah mengantar bibit ke Pulau Tias, pada Selasa lalu (17/8). Setelah mengantar bibit, memutuskan untuk pulang ke Tarakan. 

Ketika rekan korban pulang, tetangga korban di sekitar tambak tidak mendengar dan melihat aktivitas korban. Namun sekitar pukul 18.30 Wita, tetangga korban memutuskan untuk mencari korban. “Saat itu korban sudah ditemukan tergeletak dalam posisi tengkurap, senter masih menyala dan ada ember disebelahnya,” ujar Kasat Reskrim Polres Tarakan Iptu Muhammad Aldi melalui KBO Reskrim Ipda Eka Vollyanto, Jumat (20/8). 

Saat ditemukan, kaki kanan korban mulai dari lutut hingga bawah sudah hilang sebagian. Tetangga korban langsung membawa Irwansyah ke RSUD Tarakan untuk dilakukan visum. Setelah itu, tetangga korban melaporkan penemuan korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tarakan.

“Dari hasil visum, kaki korban diterkam binatang dan ada bekas gigitan. Sementara luka lain tidak ada. Diduga korban sudah dua hari meninggal dunia,” ungkapnya.

Korban sempat memiliki riwayat penyakit lambung. Dua pekan lalu, korban disuruh untuk istirahat bekerja. Namun korban menolak dan terus bekerja di dalam tambak. “Korban ini sendiri menjaga tambak. Indikasi kekerasan di tubuh korban pun tak ada. Ini murni diterkam binatang buas. Sementara pemilik tambak sudah memakamkan korban,” bebernya. 

Korban diketahui masih berstatus warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Hanya saja pemilik tambak yang mempekerjakan korban dan sudah dianggap sebagai keluarga. Selama di Tarakan, korban menginap di rumah pemilik tambak di Gang Agatis, Jalan Kusuma Bangsa. (sas/uno) 


BACA JUGA

Sabtu, 16 Oktober 2021 21:23

Antisipasi Gelombang III Covid, Ini yang Dilakukan Satgas di Tarakan

TARAKAN – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan Covid-19…

Sabtu, 16 Oktober 2021 21:11

Prioritaskan Jemaah yang Tertunda Berangkat

TARAKAN – Pemerintah Arab Saudi telah memberikan izin bagi umat…

Sabtu, 16 Oktober 2021 21:05

Perketat Pengawasan Komoditas Pertanian

TARAKAN - Kantor Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Tarakan…

Sabtu, 16 Oktober 2021 20:25

Pengembangan Tanaman Porang, Pemprov Kaltara Siapkan Lahan 1 Hektare

GAGASAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mengembangkan tanaman porang…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:31

Pembangunan TPS3R Bisa Kurangi Sampah

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan tidak tinggal diam dengan…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:29

Bantuan bagi PKL Disalurkan Bertahap

TARAKAN - Bantuan tunai untuk pedagang kaki lima (PKL) dan…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:27

Pemanfaatan Teknologi Kembangkan Pertanian

TARAKAN – Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di Tarakan, Wali…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:25

Penerima Vaksin di Tarakan, Ada Dua Laporan Gejala Sesak Nafas

TARAKAN – Komisi Daerah (Komda) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:21

Dishub Prihatin Kondisi Pelayaran di Nunukan

NUNUKAN – Kepala Dinas Perhubungan Nunukan Abdul Halid mengaku prihatin…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:11

12 Anak Yatim Dapat Bantuan

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan melalui Dinas Sosial dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers