MANAGED BY:
SENIN
18 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Senin, 30 Agustus 2021 19:40
Asah Kemampuan Pelajar

Layanan Belajar Membaca dan Berhitung di Sekolah

BATASI JUMLAH: Pelajar mendapat layanan belajar membaca dan menghitung di sekolah, dengan membatasi hanya maksimal 3 orang.

TIDENG PALE – Pembelajaran secara daring sudah hampir dua tahun dijalani pelajar, dikarenakan pandemi Covid-19. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tana Tidung (KTT) pun berupaya menyiapkan layanan belajar membaca dan berhitung di sekolah. 

Hal itu pun dapat mengasah kemampuan dan wawasan pelajar. Layanan tersebut diberikan kepada siswa yang merasa kesulitan belajar daring dan mengalami ketertinggalan keterampilan dasar literasi maupun numerasi. Terobosan yang coba diterapkan Disdikbud KTT ini, dengan melihat kondisi akses telekomunikasi yang terbatas dan belum merata. 

Hasil pemetaan moda belajar siswa pada Juni tahun lalu, hanya sekitar 11 persen pelajar di KTT yang bisa belajar daring. Diakui Kadisdikbud KTT Jafar Sidik, belajar dari rumah berpengaruh terhadap penurunan kemampuan belajar dan ketimpangan kemampuan siswa. 

“Dampak jangka panjang membuat SDM (Sumber Daya Manusia) di KTT akan kesulitan berkompetisi di era serba keterbukaan ini,” singkat Jafar saat dikonfirmasi Harian Rakyat Kaltara, Minggu (29/8). 

Hal itupun dirasakan juga oleh tenaga pendidik, yang saat ini belum bisa pembelajaran tatap muka (PTM). Seperti yang disampaikan salah seorang guru SDN Terpadu Unggulan 2 Tana Tidung Saidah Jamal. Dia mengatakan, dengan adanya layanan belajar ini, siswa pun menunjukkan perkembangan kemampuan belajar yang siginifikan. Terutama pada keterampilan dasar, yaitu membaca dan berhitung. 

“Konsepnya pembelajaran ini hanya dibatasi maksimal tiga siswa dalam satu sesi belajar untuk sepekan. Siswa dikelompokkan berdasarkan kemampuannya sesuai hasil asesmen formatif,” terang Saidah. 

Satuan pendidikan menyusun bahan ajar dan media pembelajaran. Prospek awalnya, siswa sangat antusias mengikuti pembelajaran. “Hasilnya juga bagus. Siswa yang masih mengeja sekarang sudah bisa lancar membaca. Sebelumnya, kita tidak tahu persis kemampuan siswa. Karena hasil pekerjaannya tidak sesuai kemampuan,” ungkap Saidah. (*/mts/uno)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Oktober 2021 21:23

Antisipasi Gelombang III Covid, Ini yang Dilakukan Satgas di Tarakan

TARAKAN – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan Covid-19…

Sabtu, 16 Oktober 2021 21:11

Prioritaskan Jemaah yang Tertunda Berangkat

TARAKAN – Pemerintah Arab Saudi telah memberikan izin bagi umat…

Sabtu, 16 Oktober 2021 21:05

Perketat Pengawasan Komoditas Pertanian

TARAKAN - Kantor Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Tarakan…

Sabtu, 16 Oktober 2021 20:25

Pengembangan Tanaman Porang, Pemprov Kaltara Siapkan Lahan 1 Hektare

GAGASAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mengembangkan tanaman porang…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:31

Pembangunan TPS3R Bisa Kurangi Sampah

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan tidak tinggal diam dengan…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:29

Bantuan bagi PKL Disalurkan Bertahap

TARAKAN - Bantuan tunai untuk pedagang kaki lima (PKL) dan…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:27

Pemanfaatan Teknologi Kembangkan Pertanian

TARAKAN – Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di Tarakan, Wali…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:25

Penerima Vaksin di Tarakan, Ada Dua Laporan Gejala Sesak Nafas

TARAKAN – Komisi Daerah (Komda) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:21

Dishub Prihatin Kondisi Pelayaran di Nunukan

NUNUKAN – Kepala Dinas Perhubungan Nunukan Abdul Halid mengaku prihatin…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:11

12 Anak Yatim Dapat Bantuan

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan melalui Dinas Sosial dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers