MANAGED BY:
SELASA
21 SEPTEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 13 September 2021 21:15
1.522 Peserta Berebut Kuota PPPK Guru

Siapkan Rapid Tes Antigen dan Ruangan Khusu

SARPRAS SIAP: Puluhan unit komputer disiapkan SMKN 2 Tarakan untuk pelaksanaan SKD PPPK guru.

TARAKAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara selaku leading sektor pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru, telah mendapatkan jadwal resmi dan jumlah peserta. 

Jadwal SKD akan terlaksana hari ini (13/9) hingga 17 September. SKD PPPK guru se Kaltara sudah mencakup seluruh jenjang pendidikan, baik di bawah kewenangan Disdikbud Kaltara yakni SMA dan SMK. Termasuk yang di bawah naungan Disdikbud kabupaten dan kota, yakni SD dan SMP. 

Adapun jumlah peserta, yang ikuti SKD PPPK guru sebanyak 1.522 orang. Yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) pada tahap tahap seleksi administrasi, dari 1.599 pelamar se Kaltara, (selengkapnya lihat grafis). 

“Hanya ada 1.522 peserta. Artinya inilah peserta yang lulus administrasi untuk mengikuti seleksi PPPK,” jelas Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sudarsono, Sabtu lalu (11/9). 

SKD PPPK3 guru hanya dilaksanakan dua sesi setiap hari, berdasarkan jadwal yang dilansir di laman Kemendikbud. Pada hari pertama, SKD di Kaltara akan dijadwalkan pada sesi kedua mulai pukul 14.00-16.50 Wita. Pihaknya memanfaatkan kesempatan itu untuk memberikan waktu bagi peserta melakukan swab antigen.

Disdikbud Kaltara akan menyiapkan petugas kesehatan di lokasi SKD, untuk melakukan swab antigen bagi peserta yang tidak membawa hasil swab. Karena hasil swab antigen merupakan persyaratan yang wajib disiapkan peserta untuk mengikuti SKD.

“Kita nanti ada tim kesehatan yang standby untuk melakukan tes antigen bagi peserta yang mengikuti ujian kompetensi,” tuturnya. 

Menurut Sudarsono, jika hasilnya non reaktif atau negatif maka peserta diperbolehkan mengikuti SKD. Sebaliknya jika reaktif atau positif, peserta diminta untuk beristirahat dulu di rumah hingga dinyatakan negatif. Diskdibud Kaltara selanjutnya melaporkan temuan itu ke Kemendikbudristek untuk di jadwalkan ulang ujiannya. 

Lain lagi jika peserta terindikasi orang tanpa gejala (OTG). Jika hasil tes suhu badan peserta menunjukkan 37,3 derajat celcius, peserta masih diperbolehkan mengikuti SKD dengan catatan tidak bergejala.

Pihaknya telah menyiapkan ruangan cadangan di setiap lokasi pelaksanaan SKD. Yang bisa dimanfaatkan untuk ruang khusus bagi peserta dengan status OTG. 

“Pada saat diukur suhu tubuh dan menyatakan 37,3, maka peserta akan kita tempatkan di ruang khusus. Tapi yang bersangkutan tidak menimbulkan gejala,” ungkapnya. 

Mengenai kesiapan pelaksanaan seleksi, Sudarsono memastikan tidak ada kendala. Karena pihaknya sudah berpengalaman melaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Pihaknya telah menunjuk sekolah-sekolah di kabupaten dan kota sebagai Tempat Ujian Kompetensi (TUK), dilengkapi dengan sarana pendukung berupa komputer.  

Untuk pelaksanaan SKD di Bulungan digelar di SMAN 1 Tanjung Selor. Sudah menyiapkan 3 ruang utama dan 1 ruang cadangan. Setiap ruangan disiapkan 20 unit komputer. Dalam satu sesi bisa diikuti 60 peserta. 

Sementara di Malinau, dilaksanakan di tiga lokasi. Dengan jumlah komputer yang disiapkan 58 unit, terbagi di tiga lokasi tersebut. Di Nunukan, SKD dilaksanakan di SMKN 1 dan menyiapkan 4 ruangan dengan didukung 80 unit komputer. Di KTT dilaksanakan di SMAN Terpadu Unggulan (TU) 1 Tana Tidung dengan jumlah 20 unit komputer. Adapun di Tarakan dilaksanakan di SMKN 2 Tarakan, didukung 20 unit komputer. 

Sudarsono mengingatkan kepada peserta untuk melengkapi persyaratan mengikuti SKD, sesuai ketentuan yang Ditjen GTK Kemendibudristek. Di antaranya peserta harus memperlihatkan kartu peserta yang sudah mereka cetak. Selain itu, peserta juga wajib menyampaikan hasil tes antigen yang dinyatakan non reaktif atau negatif, memakai masker tiga lapis, dan mematuhi aturan protokol kesehatan lainnya seperti menjaga jarak, mencuci tangan dan sebagainya. (mrs/uno) 


BACA JUGA

Kamis, 19 November 2015 18:03

Penghitungan Suara Gunakan Sistem Online

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers