MANAGED BY:
SABTU
16 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 15 September 2021 20:55
Ada 2 Lokasi untuk Antigen
DI-SWAB ANTIGEN: Peserta CPNS lingkup Pemprov Kaltara sebelum mengikuti SKD harus menjalani pemeriksaan swab antigen di halaman Unikaltar, kemarin (14/9).

TANJUNG SELOR – Swab antigen jadi salah satu syarat wajib harus dipenuhi 5.286 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang terlaksana di Laboratorium Computer Assisted Test (CAT), Jalan Durian Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. 

Bagi peserta yang belum sempat swab antigen, panitia menyiapkan pemeriksaan di lokasi SKD. Pemprov Kaltara bekerjasama dengan Laboratorium Klinik Utama Patria Lestari Makassar, Sulawesi Selatan. Namun, peserta SKD harus mengeluarkan biaya Rp 90 ribu. Fasilitas tersebut dibuka di halaman Universitas Kaltara (Unikaltar). 

Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan Pengembangan Pegawai BKD Kaltara Muhammad Gozali mengatakan, tarif itu termurah se-Kaltara, harga terjangkau masyarakat bisa melaksanakan antigen di lokasi SKD. Dengan catatan datang sejam sebelum verifikasi pendaftaran SKD dilaksanakan.

“Untuk swab antigen, pagi jam 05.30 Wita sudah dibuka. Pada pagi tadi (kemarin, Red) sudah ada semua peserta swab dan hasilnya negatif,” kata dia, Selasa (14/9).

Diakui Gozali, tidak mampu memfasilitasi swab antigen secara cuma-cuma, lantaran keterbatasan anggaran. Menurutnya dengan jumlah peserta yang cukup banyak, maka kebutuhan anggaran tidak dapat dipenuhi oleh pihaknya.

“Kalau ada 5.000 peserta, butuh berapa banyak anggarannya,” ujarnya. Banyaknya jumlah peserta menjadi salah satu perbedaan fasilitas swab antigen. Antara seleksi CPNS dengan PPPK Guru. Peserta seleksi PPPK Guru difasilitasi swab antigen secara gratis yang dapat dilakukan H-1 jelang pelaksanaan ujian, di Puskesmas Tanjung Selor atau Dinkes Bulungan.

“Beda dengan PPPK Guru, yang sedikit pesertanya dan aturannya juga berbeda,” imbuhnya. Pemeriksaan swab antigen dengan kerja sama Laboratorium Klinik Utama Patria Lestari dari Makassar, Gozali beralasan karena sudah masuk dalam daftar yang direkomendasikan Kementerian Kesehatan. Bahkan tertuang dalam rekomendasi Kemenkes RI Nomor HK.01.07/ MENKES/4642/2021.

“Sesuai dengan surat keputusan Menkes yang ada, sudah berlisensi dan itu legal, dan mereka membantu,” ungkapnya. Klinik tersebut sering digunakan oleh instansi lain di Kaltara, jika membutuhakan pelaksanaan swab antigen.

Ia tidak mempersoalkan, jika peserta melakukan swab antigen di lokasi lain. Salah seorang peserta SKD CPNS Kaltara Zul mengaku tidak mengetahui jika lokasi swab antigen bisa dilakukan di klinik-klinik lain, selain yang difasilitasi oleh panitia seleksi. 

“Saya tidak tahu kalau bisa di tempat lain. Saya dari KTT sebelumnya juga belum swab jadi sekalian saja,” ucapnya. Berkaitan adanya pemeriksaan swab antigen yang berbayar pun jadi persoalan. 

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Suriansyah membantah adanya swab antigen berbayar. Pasalnya, berdasarkan arahan dan rapat yang dilaksanakan Pemprov Kaltara, antigen untuk peserta tidak dipungut biaya. 

Suriansyah menegaskan, peserta SKD difasilitasi antigen secara gratis. Fasilitas antigen tersebut berada di lokasi Laboratorium CAT Jalan Durian, Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. 

“Setelah kita rapatkan, akhirnya diputuskan untuk memfasilitasi antigen tepat berada di depan pintu masuk Laboratorium CAT,” tegasnya, Selasa (14/9).

Sekprov merasa kaget, mendengar adanya fasilitas antigen yang di Universitas Kaltara (Unikaltar). “Saya baru tahu, setelah teman-teman media memberitahu. Sebab, kalau bekerjasama dengan Pemprov Kaltara, maka tidak mungkin dikenakannya biaya,” ungkapnya. 

Lanjut dia, jika yang menyediakan fasilitas antigen merupakan pihak swasta, maka wajar saja jika dikenakan biaya. Namun sekali lagi ia menegaskan, Pemprov Kaltara tidak bekerjasama dengan pihak swasta manapun. Penyediaan antigen untuk peserta SKD merupakan fasilitas Pemprov Kaltara. Dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara selaku pihak yang berwenang.

“Kita sediakan secara gratis. Karena kita tahu, tidak semua peserta dari kalangan berada. Apalagi, mereka sudah membuang tenaga dan biaya untuk ikut seleksi CPNS. Masa kita mau pungut biaya lagi,” tutur Suriansyah. 

Terhadap fasilitas swab antigen di Unikaltar, Suriansyah akan mengkroscek kembali. Hanya saja, pihaknya sudah menyediakan fasilitas secara gratis. (fai/uno)


BACA JUGA

Kamis, 19 November 2015 18:03

Penghitungan Suara Gunakan Sistem Online

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers