MANAGED BY:
SABTU
16 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Kamis, 23 September 2021 15:27
Mina Padi di Salimbatu Berdampak Positif
MULAI MENGHASILKAN: Bupati Bulungan Syarwani (putih) melihat langsung panen ikan di Desa Salimbatu.

TANJUNG SELOR–Bupati Bulungan Syarwani belum lama ini meninjau panen ikan nila dan emas dari Mina Padi, di daerah Lebuk Manis, Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah.

Mina padi adalah suatu bentuk usaha tani gabungan yang memanfaatkan genangan air sawah yang tengah ditanami padi sebagai kolam untuk budi daya yang memaksimalkan hasil tanah sawah. Mina padi mampu meningkatkan efisiensi lahan karena satu lahan menjadi sarana untuk budi daya dua komoditas pertanian sekaligus.

Syarwani menyambut positif diterapkan sistem mina padi di lahan pertanian Salimbatu. Selain menambah penghasilan, juga mengurangi biaya pemeliharaan padi, antara lain biaya pemupukan. “Adanya berbagai macam sistem maupun teknologi pertanian tentunya diharapkan dapat memberi dampak positif untuk meningkatkan hasil produksi, dan pendapatan masyarakat,” ucapnya.

Tak hanya itu, dia menyebut, dengan dilaksanakannya mina padi, kemanfaatan air dapat dimaksimalkan dengan baik, sekaligus menyelesaikan konflik antara peternak ikan dan petani.

Manfaat lain yang didapatkan dari mina padi adalah tanah menjadi subur, dan hanya perlu sekali pemupukan, mengurangi biaya tenaga kerja untuk menyiangi rumput, hasil panen ganda berupa padi dan ikan, sekaligus lahan sawah dapat dijadikan tempat rekreasi.
“Praktik mina padi tidak rumit, namun perlu belajar dari waktu ke waktu," kuncinya. (kpg/*nnf/dra/k8)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 November 2015 18:16

165 Calon Banpol PP Tak Lolos Tes Fisik

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Sebanyak 165 orang calon anggota Bantuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers