MANAGED BY:
KAMIS
09 DESEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Rabu, 29 September 2021 12:57
Mortalitas Benih Ikan Air Tawar Masih Tinggi
MENJANJIKAN: Pembudidayaan ikan dinilai bisa menjadi bisnis yang menjanjikan di tengah pandemi, dengan pemasaran tidak hanya di Bulungan.

TANJUNG SELOR–Kelompok Pembudi Daya Ikan (Pokdakan) Selimau Mandiri di Selimau 3, Kelurahan Tanjung Selor Timur, mampu memproduksi 4 ton ikan lele sekali panen per tiga bulan di lahan seluas 1.031 meter persegi. Masih ada lahan seluas 7.068 meter persegi yang bisa dimanfaatkan, dan diprediksi mampu mencapai produksi hingga 11 ton.

Hal itu terungkap dalam panen perdana lele yang dihadiri Bupati Bulungan Syarwani, yang didampingi wakilnya Ingkong Ala. Syarwani mengapresiasi yang sudah dilakukan Pokdakan Selimau Mandiri serta Dinas Perikanan. Terutama konsep dalam satu pokdakan masing-masing anggota memiliki tugas masing-masing. “Jadi tidak perlu banyak pokdakan, yang penting implementasi atau penerapannya di lapangan masing-masing anggota memiliki peran,” jelas Syarwani.

Pokdakan ke depannya juga diharapkan tidak hanya tergantung pada bibit dan pakan subsidi pemerintah, melainkan mampu mengadakan pembibitan dan pakan sendiri, sehingga betul-betul mewujudkan kemandirian. Panen perdana ikan lele Pokdakan Selimau Mandiri merupakan hasil dari program bantuan Dinas Perikanan Bulungan kepada pelaku utama dan pelaku usaha budi daya perikanan, berupa bibit ikan dan pakan.

Sementara itu, Penyuluh Lapangan Oscar menjelaskan, Pokdakan Selimau Mandiri terdiri dari beberapa orang, empat orang pembenih, delapan orang pembesaran, dan satu yang khusus memasarkan. Selain ikan air tawar jenis lele, pihaknya sedang menyiapkan ikan jenis nila dan gurami. “Ke depannya Pokdakan Selimau Mandiri berencana ada kegiatan pengolahan dengan melibatkan ibu-ibu, serta ada koperasi perikanan,” sebutnya.

Adapun kendala dalam produksi ikan air tawar antara lain mortalitas atau tingkat kematian benih ikan yang masih tinggi, pengaruh cuaca serta permintaan yang masih terbatas, meski pasar sudah menjangkau ke Kabupaten Malinau. “Kami berharap nanti Selimau tidak hanya dikenal karena produksi rambutan, tapi juga hasil ikannya,” tutupnya. (kpg/*nnf/dra/k8)


BACA JUGA

Rabu, 08 Desember 2021 22:19

Kreativitas Olah Makanan Non Beras

TANJUNG SELOR – Lomba tumpeng non beras dilaksanakan untuk memperingati…

Selasa, 07 Desember 2021 20:21

Pemkab Bulungan Bangun 7 Titik Jaringan Irigasi

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani meresmikan bantuan pembangunan Jaringan…

Senin, 06 Desember 2021 20:54

Wings Air Terbang ke Tanjung Selor, Minimal Terisi 30 Penumpang

TANJUNG SELOR - Setelah setahun tidak beroperasi akibat pandemi Covid-19,…

Senin, 06 Desember 2021 20:50

Lokasi Kembali Dipindah

TANJUNG SELOR - Pembangunan Gedung DPRD Kaltara akan dianggarakan pada…

Sabtu, 04 Desember 2021 20:46

Pembangunan di Bulungan Terbantu

TANJUNG SELOR - Bupati Bulungan Syarwani bersama jajaran Balai Prasarana…

Jumat, 03 Desember 2021 12:13

16 Kasus Kematian Ibu Selama Tahun 2020 di Kaltara

TANJUNG SELOR – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara Tina…

Kamis, 02 Desember 2021 21:06

Antisipasi Kegiatan Ilegal

TANJUNG SELOR – Sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman…

Kamis, 02 Desember 2021 21:02

KM Subur Indah Ditemukan Sebelah Timur dari Karang Unarang, Begini Kondisinya...

TARAKAN - Pencarian hari ketiga KM Subur Indah yang mengalami…

Kamis, 02 Desember 2021 10:14

Bulungan Mau Kembangkan Kakao, Belajarnya di Berau

TANJUNG SELOR–Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan mengirimkan sejumlah petani untuk mempelajari…

Rabu, 01 Desember 2021 20:37

Dorong OPD Andal dalam Kelola Arsip

TANJUNG SELOR - Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) Suriansyah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers