MANAGED BY:
SENIN
29 NOVEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 07 Oktober 2021 19:20
Tarakan Belum Capai Target

Untuk Vaksinasi Secara Nasional

BELUM CAPAI TARGET: Vaksinasi yang difasilitasi Kodim 0907/Trk, Rabu (6/10).

TARAKAN – Kota Tarakan masih harus melanjutkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4. Ini sesuai dengan hasil evaluasi yang dilakukan Pemerintah Pusat dan telah diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers PPKM, Senin lalu (4/10). 

Tarakan masuk dalam 6 kabupaten dan kota di luar Jawa dan Bali, yang tetap menerapkan PPKM Level 4. Selain Tarakan, ada Kabupaten Pidie, Kabupaten Bangka, Kota Padang, Kota Banjarmasin dan Kabupaten Bulungan.  

Sesuai keputusan Pemerintah Pusat, PPKM Level 4 luar Jawa dan Bali berlangsung 5-18 Oktober. Dengan tetap mengikuti ketentuan PPKM periode sebelumnya. 

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan Covid-19 Tarakan dr Devi Ika Indriarti membenarkan hal itu. Penyebabnya diperkirakan karena belum mencapai target vaksinasi secara nasional.

Menurut Devi, Pemerintah Pusat telah memberlakukan ketentuan penetapan PPKM dengan salah satu indikatornya yakni pencapaian vaksinasi. Ketentuan itu sudah berlaku dalam dua kali penetapan PPKM baru-baru ini. Tarakan hanya belum mencapai target vaksinasi secara nasional. Sedangkan indikator lainnya seperti jumlah kasus konfirmasi positif yang turun, testing yang tinggi, kasus aktif sudah sedikit. 

“Penetapan PPKM Level 4 ini yang kedua dengan menggunakan vaksin. Sebelumnya tak pakai vaksin,” terang Devi kepada awak media, Rabu (6/10).

Data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Tarakan, capaian vaksinasi hingga 5 Oktober untuk dosis pertama 68.529 sasaran atau 32,09 persen. Sementara dosis kedua baru mencapai 32.7171 sasaran atau 15,34 persen. Adapun capaian dosis ketiga untuk tenaga kesehatan (nakes) 60,75 persen atau 1.870 sasaran.

Pencapaian itu dinilai masih belum memenuhi target nasional. Pemerintah pusat menerapkan standar minimal 40 persen progres vaksinasi yang harus dicapai. Menurut Devi, jumlah sasaran yang sudah divaksin memang cukup banyak. Akan tetapi, disesuaikan jumlah penduduk di Tarakan. Jumlah keseluruhan sasaran vaksinasi di Tarakan mencapai 213.554 sasaran. 

Penyebab belum tercapainya target vaksinasi, karena sedikitnya kuota vaksin yang diperoleh Tarakan. Pemkot Tarakan mengebut progres vaksinasi seiring kuota yang diterima sudah banyak. Selain dari Pemkot Tarakan, ada juga yang dilaksanakan oleh TNI/Polri dan instansi vertikal lainnya maupun yang difasilitasi anggota DPR RI. 

Terbaru, Tarakan bakal kedatangan 44 ribu dosis vaksin Pfizer. Pendistribusiannya ke masyarakat akan dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, seperti di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). Ditargetkan, dalam sebulan vaksin tersebut harus habis.  

Karena stok vaksin saat ini sudah cukup banyak, Devi mengimbau masyarakat agar segera mendapatkan vaksin dengan mendatangi puskesmas terdekat. Caranya mendaftar melalui Ketua Rukun Tetangga (RT). Termasuk ibu hamil yang sudah diperbolehkan divaksin. Devi menegaskan ibu hamil tidak perlu takut, karena pemerintah menjamin memberikan vaksin yang aman. (mrs/uno) 


BACA JUGA

Minggu, 22 November 2015 19:15

Perang Proksi Ancaman Warga Kaltara

<p style="text-align: justify;"><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers