MANAGED BY:
SENIN
29 NOVEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KOMBIS

Jumat, 08 Oktober 2021 20:25
Hadiri Pertemuan Dewan Menteri OECD, Mendag Bawa Potensi RI Jadi Superpower Dunia
LAWATAN KE PARIS: Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi didampingi Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono melakukan kunjungan kerja ke Paris, Perancis pada 5—6 Oktober 2021 untuk menghadiri Pertemuan Dewan Menteri OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development/OECD Ministerial Council Meeting).

Pemerintah berupaya menjadikan Indonesia menjadi negara superpower dunia melalui perdagangan karbon. Dalam hal ini Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan lawatan ke Paris Perancis bertemu Dewan Menteri OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development). 

 

Dalam lawatannya, Menteri Lufi melakukan pembahasan Building A Green Future, juga membahas inovasi inklusif terkait untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebagaimana tercantum dalam kesepakatan Paris Agreement. Komitmen tersebut juga diimplementasikan dalam aturan pajak karbon yang baru saja diresmikan oleh DPR dalam Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) menjadi undang-undang.

 

“Indonesia berpotensi menjadi carbon offset superpower di dunia melalui perdagangan karbon sukarela secara internasional. Namun, kerja sama internasional diperlukan untuk mendorong kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam rangka pengembangan kerangka regulasi kebijakan yang efektif,” jelas Mendag Lutfi.

 

Dalam sesi Building A Green Future, Indonesia secara tegas juga menyampaikan komitmennya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebagaimana tercantum dalam kesepakatan Paris Agreement. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui kebijakan carbon pricing.

 

Seperti diketahui,  Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi melakukan kunjungan kerja ke Paris, Perancis pada 5 - 6 Oktober 2021 untuk menghadiri Pertemuan Dewan Menteri OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development/OECD Ministerial Council Meeting). Keikutsertaan Indonesia dalam kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama dengan berbagai negara di dunia serta membahas berbagai isu perdagangan terkini. Dalam kunjungannya, Mendag turut didampingi Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono.

 

Dalam pertemuan ini, Mendag menghadiri sesi-sesi pleno tingkat menteri, yaitu sesi Building a Green Future yang membahas Innovation and Inclusive Pathways to Net-Zero, sesi Building an Inclusive Future yang membahas Promoting an Inclusive Digital Transformation, serta mengadiri kegiatan working lunch dengan tema Promoting Trade for All.

 

Hal lain yang dibahas pada Building a Green Future ini, yaitu upaya mendorong agenda pemulihan ekonomi yang kini juga dikemas untuk mendukung agenda transisi menuju ekonomi hijau, inovasi, dan peluang ekonomi baru bagi para pekerja. Untuk mencapai upaya pemulihan ekonomi yang dipadukan dengan pencapaian target net zero emission, tentunya memerlukan kerja sama internasional. Hal ini dapat dilihat dari beberapa inisiatif yang diluncurkan beberapa negara seperti Green Deal (Uni Eropa), Build Back Better World (G7), Beyond Zero initiative (Jepang), dan Blue Dot Network (Amerika Serikat, Jepang, dan Australia).

 

Sedangkan, dalam sesi working lunch, para menteri memastikan manfaat perdagangan dapat dirasakan seluruh pihak lapisan masyarakat dan lingkungan. Pada dasarnya, para menteri menyadari bahwa adanya urgensi untuk mengembangkan kebijakan perdagangan yang dapat berkontribusi atas permasalahan sosial, ekonomi dan lingkungan, termasuk antara lain perlindungan kesejahteraan pekerja, wanita dan anak-anak, serta kompetisi, subsidi, kelestarian lingkungan, dan tujuan pembangunan berkelanjutan.

 

Pertemuan Bilateral

 

Di sela rangkaian kegiatan Pertemuan Dewan Menteri OECD, Mendag Lutfi melakukan beberapa pertemuan bilateral dengan negara-negara sahabat, yaitu Kazakhstan, Prancis, Amerika Serikat, Kanada, Spanyol, Uni Eropa, dan juga dengan Direktur Jenderal WTO Ngozi Okonjo-Iweala.

 

Pada hari pertama (5/10), Mendag Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan dan Integrasi Kazakhstan Bakhyt Sultanov. Dalam pertemuan ini, kedua Menteri membahas rencana persiapan pelaksanaan Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-12 WTO di Jenewa pada Desember tahun ini, dimana Kazakhstan akan menjadi Chair pada kegiatan tersebut. Kedua Menteri juga membahas isu-isu strategis yang dapat dilakukan untuk dapat mencapai konsensus pada KTM ke-12 mendatang, antara lain isu pertanian, subsidi perikanan (fisheries subsidies), HAKI, serta isu-isu terkini lainnya.

 

Berikutnya, Mendag Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Daya Saing Ekonomi Prancis Franck Riester. Pertemuan membahas penguatan hubungan perdagangan bilateral dan investasi kedua negara antara lain terkait diversifikasi produksi nikel, energi terbarukan, akses pasar produk ban, dan TV digital. Selain itu, kedua Menteri juga mendiskusikan kelanjutan perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUE-CEPA), persiapan KTM WTO ke-12 dan G20, serta beberapa isu perdagangan lainnya.

 

Selanjutnya, Mendag Lutfi bertemu dengan Head of United States Trade Representative (USTR) Ambassador Katherine Tai. Pertemuan membahas beberapa isu perdagangan multilateral yang strategis, antara lain terkait subsidi perikanan, perdagangan jasa, penguatan WTO, serta isu terkini di forum multilateral. Selain itu, turut dibahas persiapan pelaksanaan perundingan Trade and Investment Framework Agreement (TIFA) ke-18 yang akan dilaksanakan November tahun ini.

 

Kemudian, Mendag Lutfi juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Usaha Kecil, Promosi Ekspor dan Perdagangan Internasional Kanada Mary Ng. Kedua negara sepakat memulai perundingan pertama Indonesia-Canada CEPA (ICA-CEPA) pada awal 2022. Pihak Kanada menginformasikan, saat ini tengah dalam proses internal di parlemen sebelum dimulainya perundingan.

 

Mendag Lutfi menyampaikan harapan agar ketentuan-ketentuan yang berpotensi menjadi isu perundingan dapat disepakati secara pragmatis dan kolaboratif. Sementara itu, terkait hubungan bilateral kedua negara, Kanada mengutarakan keinginan mendapatkan akses pasar untuk produk daging sapi dan perhatian sektor swasta Kanada yang memenuhi ketentuan standar halal di Indonesia tanpa memberikan hambatan perdagangan.

 

Memulai hari ke-2 OECD MCM Paris (6/10), Mendag Lutfi bertemu dengan Menteri Industri, Perdagangan, dan Pariwisata Spanyol Maria Reyes Maroto. Menteri Maroto mengawali pertemuan dengan menyambut positif proses perundingan Indonesia-EU CEPA yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi kedua pihak. Mendag Lutfi menyampaikan harapan agar Spanyol dapat turut memberikan dorongan politis kepada pihak Uni Eropa untuk dapat segera mendapatkan kemajuan pembahasan sebelum putaran 11 perundingan IEU-CEPA dilaksanakan pada November 2021.

 

Spanyol juga menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu prioritas bagi ekspansi bisnis dan perdagangan pelaku usaha Spanyol. Untuk itu, direncanakan kunjungan Menteri Maroto dalam waktu dekat bersama dengan perwakilan bisnis (trade mission) untuk meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara khususnya di sektor infrastruktur, air dan sanitasi, renewables, dan sektor lainnya. Mendag Lutfi menyambut baik rencana tersebut dan menyampaikan kepentingan Indonesia untuk mendapatkan investasi dan transfer teknologi dalam rangka menghindari persoalan Middle-Income Trap agar dapat menjadi negara penghasil dan pengekspor produk bernilai tambah.

 

Selanjutnya, Mendag Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan Executive Vice President Uni Eropa Valdis Dombrovskis. Pertemuan membahas dua hal, yaitu Indonesia-EU CEPA dan persiapan KTM WTO ke-12. Mengenai perundingan IEU-CEPA, Mendag Lutfi menyampaikan bahwa komunitas bisnis Indonesia memiliki minat yang tinggi terhadap penyelesaian perundingan tersebut. Namun, belakangan ini hubungan perdagangan bilateral kedua negara diwarnai beberapa isu yang mempengaruhi dinamika perundingan.

 

Kedua pihak sepakat untuk memberikan mandat kepada para negosiator untuk memperoleh kemajuan signifikan pada putaran ke-11 perundingan IEU-CEPA pada 8—12 November 2021 mendatang secara daring.

 

Mendag Lutfi dan EVP Dombrovskis direncanakan akan kembali bertemu di sela-sela KTM WTO ke-12. Selain itu, pihak Uni Eropa mengharapkan dukungan Indonesia atas proposal Trade and Health Initiative sebagai salah satu outcome dari KTM ke-12 WTO. Indonesia mengakui bahwa dalam upaya mengatasi pandemi, kesepakatan terkait fleksibilitas ketentuan perjanjian Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights (TRIPs) tetap diperlukan khususnya bagi negara berkembang guna mendapatkan akses vaksin.

 

Sedangkan, untuk menjalin konsensus mengenai beberapa isu prioritas pada KTM WTO ke-12, Mendag Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan Dirjen WTO Ngozi Okonjo-Iweala. Dalam pertemuan ini, Indonesia menyatakan kesiapannya untuk melakukan konsolidasi dengan negara berkembang anggota WTO khususnya guna mencari kesamaan untuk isu pertanian, subsidi perikanan, dan TRIPs waiver.


BACA JUGA

Kamis, 25 November 2021 17:40

Dorong Ekonomi Hijau Berkelanjutan Mendag Lutfi Apresiasi Ajang Anugerah Good Design Indonesia 2021

Jakarta, 25 November 2021 – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengapresiasi…

Selasa, 16 November 2021 22:14

Fasilitasi Ekspor Ikan Kering ke Taiwan Kemendag Sebut Bukti Pemerintah Terus Dukung UMKM Go Global

Jakarta, 16 November 2021 – Pandemi mendorong pemerintah melakukan sejumlah…

Senin, 15 November 2021 20:56

Hindari Kenaikan Harga Bapok Jelang Nataru Mendag Minta Pemerintah Pusat dan Daerah Sinergi Jaga Pasokan Barang

Bandung, 15 November 2021 – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan…

Jumat, 12 November 2021 18:26

Hari Ritel Nasional 2021

Jakarta – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan, Pemerintah harus dapat…

Jumat, 12 November 2021 08:39

Embracing Jakarta Muslim Fashion Week

Jakarta, 11 November 2021 – Indonesia kini telah menjadi salah…

Rabu, 10 November 2021 08:02

Catatkan Transaksi USD 3,99 Miliar

Jakarta, 9 November 2021- Pandemi tak menghalangi pemerintah untuk terus…

Minggu, 31 Oktober 2021 19:40

Akan Dihadiri Presiden Joko Widodo, Mendag: Indonesia Akan Gelar National Day di World Expo 2020 Dubai

Dubai, 31 Oktober 2021 – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan…

Kamis, 28 Oktober 2021 11:03

LPP BIFBWD Resmikan PJUTS di Kaltara

TANJUNG SELOR - Lembaga Pengelola Proyek Badan Internasional Forum Budaya…

Rabu, 27 Oktober 2021 17:36

Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik, Kemendag Terima Penghargaan “Badan Publik Informatif” Tahun 2021

Jakarta, 26 Oktober 2021 – Kementerian Perdagangan kembali meraih prestasi…

Jumat, 22 Oktober 2021 17:59

Mendag Tingkatkan Daya Saing Produk Halal Indonesia di Pasar Global

Pelaku usaha lokal diminta untuk meningkatkan daya saing di pasar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers