MANAGED BY:
MINGGU
24 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Senin, 11 Oktober 2021 21:10
Tantangan Guru di Era Digital
IBRAHIM ALI

TIDENG PALE – Bupati KTT Ibrahim Ali menyampaikan tantangan di era digital saat ini semakin besar dan telah menyentuh semua bidang kehidupan. 

Hal itu diungkapkan Bupati saat menjadi narasumber webinar nasional pendidikan dan launching Platform Sahabat Guru. Bidang tersebut seperti pendidikan, politik, pemerintahan, ekonomi, sosial dan budaya. Menghadapi tantangan tersebut, kata Bupati, literasi digital menuju masyarakat cakap digital menjadi hal yang perlu dilaksanakan. 

“Jadi, literasi digital ini bukan hanya menutut penguasaan teknologi. Tetapi mampu bermedia digital, dengan penuh tanggung jawab,” ujar Bupati, belum lama ini. 

Diakui Ibrahim, persoalan dan tantangan itu terjadi juga dalam penyelenggara pemerintahan. Untuk memberikan literasi kepada masyarakat dengan menyiapkan human resource digital. Demi terciptanya masyarakat yang cakap teknolgi digital. Khususnya di bidang pendidikan, tantangan utama guru di era kemajuan teknologi saat ini salah satunya menciptakan dan menghasilkan lulusan yang berkualitas. Serta berdaya saing tinggi dan berkompeten pada semua bidang. 

“Era digital seperti saat ini, dituntut untuk mencetak lulusan yang berkemampuan dalam menyelesaian masalah kompleks, berpikir kritis, analitis, dan berkarakter serta berakhlak mulia,” harap Bupati. 

Bahkan, organisasi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) berkomitmen mendukung para tenaga pengajar di daerah dalam penguasaan teknologi informasi. Dalam perspektif pendidikan, guru sebagai komponen utama harus mampu beradaptasi dengan metode pendidikan yang baru. 

“Tenaga pengajar perlu cakap digital. Harus memiliki pola pikir yang tumbuh dan terbuka, bisa beradaptasi dengan memanfaatkan platform pendidikan,” ungkap Bupati. 

Fase perubahan era digital mengharuskan para guru dituntut menguasai teknik pembelajaran jarak jauh. Termasuk menguasai metode mengajar yang baru dan dinamis. Menurut Bupati, selama 10 tahun terakhir APKASI dan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara telah melatih lebih dari 160 ribu tenaga pendidikan di 180 daerah di TanaH Air. (*/mts/uno) 


BACA JUGA

Sabtu, 23 Oktober 2021 21:43

Bapenda Akui Covid-19 Jadi Kendala

TARAKAN – Pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)…

Sabtu, 23 Oktober 2021 21:42

Rilis Logo HUT Kaltara

TANJUNG SELOR – Provinsi termuda di Indonesia akan genap berusia…

Sabtu, 23 Oktober 2021 21:39

Kaltara Miliki 9 Prioritas Pembangunan

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara memiliki 9…

Sabtu, 23 Oktober 2021 21:38

Agendakan Kembali Akhir November

TANJUNG SELOR - Final Festival Sungai Kayan, yang memperlombakan speed…

Jumat, 22 Oktober 2021 21:17

Tingkatkan Kesadaran Perempuan Dalam Berpolitik

TARAKAN – Sosialisasi peningkatan partisipasi perempuan di bidang politik, hukum,…

Jumat, 22 Oktober 2021 21:15

Purna Praja Bisa Bersinergi

TANJUNG SELOR – Kegiatan sosial berupa donor darah yang digelar…

Jumat, 22 Oktober 2021 21:12

Bangun Sarana Transportasi Kelas Dunia di Kaltara, Pemprov Gandeng Investor China

TARAKAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berencana membangun…

Jumat, 22 Oktober 2021 21:05

Bulan Depan, Presiden Kembali Kunjungi Kaltara

TARAKAN – Pada Selasa lalu (19/10), Presiden Joko Widodo lakukan…

Jumat, 22 Oktober 2021 21:02

Bupati Jadi Irup Hari Santri Nasional

TIDENG PALE – Peringatan Hari Santri Nasional, Bupati KTT Ibrahim…

Jumat, 22 Oktober 2021 20:56

KTT Belum Rasakan Pemerataan Jaringan Telekomunikasi

TIDENG PALE – Sebagian wilayah di Kabupaten Tana Tidung (KTT)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers