MANAGED BY:
SABTU
16 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 12 Oktober 2021 21:28
Nelayan Butuh Kemudahan Modal
HARAP DIPERMUDAH: Nelayan kecil berharap kemudahan dari pemerintah untuk mengakses permodalan.

TARAKAN – Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kalimantan Utara (Kaltara) Rustan menilai, yang dialami Sanusi sebagai contoh kecil kehidupan nelayan tradisional di Tarakan. 

Dengan hidup di bawah garis kemiskinan yang tinggal di dalam kapal dan penghasilan jauh dari kata cukup. Membuat Sanusi hanya bisa berharap uluran tangan masyarakat. Seperti yang dialaminya belum lama ini, kapalnya pecah dihantam gelombang air laut yang cukup tinggi pada Rabu pekan lalu (7/10).

Rustan berharap pemerintah dapat memperhatikan kehidupan nelayan tradisional melalui pemberdayaan ekonomi nelayan. “Khususnya nelayan-nelayan Tarakan itu masih banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan. Kepada pemerintah kota agar memperhatikan pemberdayaan ekonomi nelayan,” harap Rustan, Minggu lalu (10/10).

Pembangunan yang dilakukan pemerintah kota sudah terlihat. Namun yang masih kurang perhatian terhadap pemberdayaan ekonomi maupun perlindungan sosial nelayan. Rustan mencontohkan, salah satu perhatian yang diharapkan dari pemerintah dengan memberikan kemudahan kepada nelayan. Untuk mendapatkan modal usaha yang bisa dimanfaatkan bagi peremajaan alat tangkap, memperbaiki armada ataupun membeli mesin.  

“Pemerintah perlu memberikan kemudahan kepada nelayan, untuk mengakses permodalan. Jangan dipersulit. Bila perlu, pemerintah kota menyiapkan modal lalu memberikan kepada nelayan,” tuturnya.   

Menurut Rustan, modal yang dibutuhkan nelayan cukup besar. Harga alat tangkap nelayan kecil di bawah 5 GT sekira Rp 30 juta. Alat tangkap yang digunakan tergantung dari jenis ikan yang ditangkap. Seperti pukat gillnet millenium untuk menangkap ikan Tenggiri dan Senangin, pukat Kurau dan pukat gondrong. Harganya pun berbeda.

Harga mesin berkekuatan 15 PK cukup mahal, ditafsir berkisar Rp 28 juta. Sedangkan untuk harga perahu antara Rp 22 juta – Rp 23 juta. Sehingga jika ditotal nelayan butuh modal Rp 60 juta – Rp 70 juta. 

Tidak hanya pemberdayaan ekonomi, Rustan juga berharap pemerintah kota memperhatikan perlindungan sosial nelayan. Dengan memberikan subsidi untuk ikut dalam peserta perlindungan jaminan sosial.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Tarakan Khairul mengaku bahwa Pemkot Tarakan telah menyiapkan bantuan untuk nelayan yang dianggarkan setiap tahun. 

“Mereka (nelayan) kita bantu alat tangkap, navigasi seperti GPS, hampir setiap tahun dianggarkan,” tuturnya. 

Menurut Khairul, penyalurannya dilakukan secara bergilir karena keterbatasan anggaran Pemkot Tarakan. Bagi nelayan yang sudah mendapatkan bantuan tahun ini. Maka tahun depan sudah tidak diberikan bantuan lagi. Selain bantuan peralatan, Pemkot Tarakan sedang mengupayakan jaminan perlindungan sosial untuk nelayan.

“Pernah ada dulu, tapi perlindungan sosial dari Pemerintah Pusat. Saat ini dihentikan lagi,” ujarnya. (mrs/uno) 


BACA JUGA

Jumat, 15 Oktober 2021 20:31

Pembangunan TPS3R Bisa Kurangi Sampah

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan tidak tinggal diam dengan…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:29

Bantuan bagi PKL Disalurkan Bertahap

TARAKAN - Bantuan tunai untuk pedagang kaki lima (PKL) dan…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:27

Pemanfaatan Teknologi Kembangkan Pertanian

TARAKAN – Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di Tarakan, Wali…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:25

Penerima Vaksin di Tarakan, Ada Dua Laporan Gejala Sesak Nafas

TARAKAN – Komisi Daerah (Komda) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:21

Dishub Prihatin Kondisi Pelayaran di Nunukan

NUNUKAN – Kepala Dinas Perhubungan Nunukan Abdul Halid mengaku prihatin…

Jumat, 15 Oktober 2021 20:11

12 Anak Yatim Dapat Bantuan

TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan melalui Dinas Sosial dan…

Kamis, 14 Oktober 2021 21:29

Remaja Ngaku Polisi, Lakukan Pemerkosaan di Toilet Umum

NUNUKAN – Remaja berinisial MR (17) diamankan Satuan Unit Kriminal…

Kamis, 14 Oktober 2021 21:01

Bupati Malinau Penuhi Panggilan ORI Kaltara

TARAKAN - Ombudsman RI Perwakilan Kaltara memanggil Bupati Malinau Wempi…

Kamis, 14 Oktober 2021 20:58

Siswi Hearing ke DPRD Tarakan

BANYAK pelajar yang khawatir akan kebersihan lingkungan sekitarnya. Akan tetapi,…

Rabu, 13 Oktober 2021 19:59

Tarakan Bisa Jadi Pangkalan Operasi

TARAKAN – Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau) II…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers