MANAGED BY:
SABTU
16 OKTOBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 13 Oktober 2021 12:33
Pemkab Bulungan Wajibkan PNS Konsumsi Beras Lokal
Tunjangan Pegawai di Bulungan akan Dipotong untuk Beli 10 Kilogram Beras Lokal
SEPAKATI: Pemkab Bulungan menandatangani MoU dengan gabungan kelompok tani di Hari Jadi Bulungan dan Tanjung Selor.

Pemerintah Kabupaten Bulungan secara resmi menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Sajau Hilir, khususnya untuk penggunaan beras lokal yang wajib bagi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Bulungan.

 

TANJUNG SELOR–Agar para petani padi di Bulungan tak sia-sia dalam produksi, pemerintah daerah memiliki siasat khusus, yakni mewajibkan seluruh PNS untuk membeli dan mengonsumsi beras yang diproduksi petani lokal.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, mengonsumsi beras lokal menjadi salah satu yang harus dilakukan. Sebagai langkah awal, dimulai ASN Bulungan, sebelum menyosialisasikan lebih luas mengenai pemanfaatan dan konsumsi pangan lokal ke masyarakat. "Saya bisa pastikan PNS di Bulungan menjadi konsumen pertama beras lokal, dan itu sifatnya wajib," tegasnya, Selasa (12/10).

Syarwani menginstruksikan kepada kepala badan, dinas, bagian, serta seluruh camat dan lurah di lingkungan Pemkab Bulungan agar bertanggung jawab. Termasuk mengoordinasikan seluruh staf di kantornya masing-masing untuk membeli hasil produksi beras petani lokal. "Itu sudah saya buatkan dalam peraturan bupati (perbup), nanti dipotong dari penghasilan PNS, dari tunjangan penghasilan pegawai (TPP), jadi sumbernya pasti. Minimal 10 kilogram yang wajib dibeli per ASN," bebernya.

Kerja sama itu, lanjut Syarwani, terkait penjualan beras lokal akan dikelola koperasi ASN yang dikoordinasi Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Bulungan Muhammad Zakaria. Atas kerja sama dengan Gapoktan Sajau Hilir, hasil petani lebih terarah pasarnya. Hal itu juga menjadi tantangan bagi petani di Sajau Hilir untuk meningkatkan produktivitas berasnya, serta pemenuhan berasnya. 

Tak hanya beras dari Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Syarwani juga meminta hasil beras dari petani di SP 1 Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, untuk digunakan PNS. Setiap kepala desa dan perangkat desa di wilayah tersebut seperti Kecamatan Sekatak, Tanjung Palas Utara, dan Tanjung Palas Tengah. 

"Di Tanjung Palas Utara itu juga sudah berproduksi berasnya dalam bentuk kemasan. Tapi memang jenisnya beda dengan beras di Sajau Hilir," kuncinya. (kpg/fai/dra/k8)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 19 November 2015 18:03

Penghitungan Suara Gunakan Sistem Online

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers