MANAGED BY:
SENIN
29 NOVEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 17 Oktober 2021 19:26
Perkara PCR Palsu Mulai Disidangkan
Ilustrasi

TARAKAN - Sidang kasus surat keterangan bebas Covid-19 menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR) palsu digelar perdana di Pengadilan Negeri Tarakan, Kamis (14/10) lalu. Usai pembacaan dakwaan, sidang dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi penangkap, dari Polres Tarakan.

Oknum pegawai Bandara Juwata Tarakan, Heri dan sopir taksi bandara, Firman, duduk sebagai terdakwa. Dalam dakwaan disebutkan Heri yang bertugas membuat surat perjalanan palsu menggunakan nama perusahaan fiktif. Sedangkan Firman bertugas sebagai pembuat surat keterangan PCR palsu bersama satu orang rekannya.

Untuk diketahui, keduanya diamankan Sat Reskrim Polres Tarakan Juli lalu. Ada tiga tersangka yang ditetapkan dalam kasus pemalsuan dokumen perjalanan ini. Namun satu terdakwa merupakan oknum TNI dan dikembalikan ke satuannya untuk proses persidangan militer.

Menurut keterangan saksi penangkap, perbuatan kedua terdakwa ini terungkap setelah Satuan Reskrim Polres Tarakan menerima laporan dari masyarakat. Selain itu, keterangan dari Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Ilyas Tarakan dalam penyidikan polisi juga menyebutkan nomor surat PCR yang digunakan terdakwa, sudah dikeluarkan bulan sebelumnya. "Kami konfirmasi ke RSAL Ilyas, tidak mengeluarkan surat PCR itu. Keterangannya, nomor surat PCR itu sudah pernah dikeluarkan bulan sebelumnya," kata saksi penangkap, Vije.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Tarakan, Andi Aulia Rahman menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak POM TNI AD, terkait keterlibatan oknumnya. Ia mengatakan, oknum anggota TNI AD ini juga sudah dilakukan penahanan dan nantinya disidangkan sesuai Undang-Undang Militer.

"Dari keterangan saksi mendapatkan laporan dari orang yang menggunakan PCR palsu tersebut. Nanti masih agenda keterangan saksi. Perkara ini kan perkara konektivitas, karena ada salah satu tersangkanya yang diproses POM TNI. Kalau untuk oknum memang di persidangan militer, jadi kapasitasnya dalam perkara ini untuk kedua terdakwa, oknumnya sebagai saksi. Nanti kami minta bantuan tersangka yang diproses POM TNI ini untuk hadir di persidangan," tegasnya. (sas/har)


BACA JUGA

Minggu, 28 November 2021 20:03

Pendidikan Program Unggulan Teratas

TARAKAN – Untuk mendukung penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),…

Minggu, 28 November 2021 20:03

Satu Tersangka Penganiayaan Diamankan

TARAKAN - Kurang dari sehari, Satuan Reskrim Polres Tarakan berhasil…

Minggu, 28 November 2021 19:59

Satu Pengedar Masuk DPO

TARAKAN - Satuan Resnarkoba Polres Tarakan mengungkap peredaran sabu-sabu di…

Minggu, 28 November 2021 19:56

Nicky Pimpin PWI Kaltara

TANJUNG SELOR - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Minggu, 28 November 2021 19:55

Ajak Pihak Ketiga Kelola Videotron

TANJUNG SELOR – Karena beban biaya yang cukup tinggi, pengelolaan…

Minggu, 28 November 2021 19:54

BKD Antisipasi Kecurangan Pelaksanaan SKB

TANJUNG SELOR - Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai…

Minggu, 28 November 2021 10:43
Soal Tiga Siswa Penganut Saksi Yehowa yang Tak Naik Kelas 3 Tahun

Mantan Kepala SDN 051 Juata Permai Bantah Lakukan Intoleransi dan Diskriminasi Keyakinan

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Khairul angkat bicara terkait persoalan…

Minggu, 28 November 2021 10:35

Surat Suara Disederhanakan

TANJUNG SELOR - Meski belum dipastikan pelaksanaan pemilu 2024, Komisi…

Minggu, 28 November 2021 10:29

Potensi Besar Industri Hijau di Kaltara

TANJUNG SELOR–Pemerintah Provinsi Kaltara berharap pengembangan industri hijau di Kaltara…

Minggu, 28 November 2021 10:27

Elpiji ke Krayan Mulai Normal, Warga Tak Masalah Mengantre asalkan Stok Terpenuhi

Kerusakan pesawat Casa milik PT Pelita Air Service (PAS), beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers