MANAGED BY:
SELASA
18 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 20 Oktober 2021 20:53
Rehabilitasi Hutan Mangrove di Kaltara Dalam 3 Tahun, Presiden Target 600 Ribu Hektare
PERTAMA KALI KE KTT: Kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Desa Bebatu, dinilai Bupati KTT (paling kanan) merupakan berkah bagi KTT.

TIDENG PALE - Presiden Joko Widodo menanam mangrove bersama sejumlah duta besar negara sahabat dan masyarakat di Desa Bebatu, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung (KTT), Selasa (19/10). 

Kedatangan Kepala Negara disambut riuh oleh masyarakat, penggiat lingkungan, dan kelompok tani yang telah berada di lokasi penanaman sebelum Presiden tiba. Penanaman mangrove di KTT ini merupakan upaya rehabilitasi hutan mangrove yang perlu diperbaiki. “Kita tanam kembali sehingga yang pertama ini akan menjaga dari gelombang air laut yang ada, intrusi air laut. Kemudian juga menjaga habitat dari spesies-spesies yang ada di hutan mangrove dan sekitar hutan mangrove,” ujar Presiden dalam keterangannya selepas penanaman. 

Presiden menjelaskan, di Kalimantan Utara ini ada 180 ribu hektare hutan mangrove yang akan direhabilitasi oleh pemerintah. Presiden menargetkan rehabilitasi hutan mangrove di Kalimantan Utara bisa mencapai 600 ribu hektare dalam tiga tahun ke depan.

“Target kita dalam tiga tahun ke depan agar perbaiki, kita rehabilitasi sebanyak 600 ribu hektare. Dari total luas hutan mangrove kita yang merupakan hutan mangrove terbesar di dunia seluas 3,6 juta hektare,” tutur mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Para duta besar yang turut menanam pada kesempatan tersebut yaitu Duta Besar Ceko untuk Indonesia Jaroslav Dolecek beserta istri, Duta Besar Cili untuk Indonesia Gustavo Nelson Ayares Ossandon, Duta Besar Finlandia untuk Indonesia Jari Sinkari, Wakil Duta Besar Brazil untuk Indonesia Daniel Barra Ferreira, dan Country Director Bank Dunia Satu Kahkonen.

Turut hadir mendampingi Presiden yaitu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang, dan Bupati KTT Ibrahim Ali. 

Pemerintah KTT mempersiapkan kurang lebih sepekan, sebelum kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu. Bupati KTT Ibrahim Ali mengaku sangat bangga dan apresiasi. Kunjungan itu dianggap berkah, karena dari agenda Presiden mengunjungi 416 kabupaten kota di Indonesia. 

Alhamdulillah, sebuah berkah karena masuk pilihan dari 16 kabupaten dan kota yang didatangi Presiden,” tutur Ibrahim, Selasa (19/10). Menurut Ibrahim, ini menjadi tanggung jawab ke depan, melestarikan tanaman mangrove. Agar bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat. Nanti pemkab akan ploting mana-mana lahan yang digunakan dan memang sudah ditanam mangrove. 

“Kita akan menggandeng Dinas Kehutanan Kaltara. Kemudian, pemkab KTT nantinya akan membudidayakan tanaman mangrove khusus, yang akan menjadi sektor pariwisata kita ke depan,” ungkap Bupati. Pemkab belum bisa bergerak sendiri, tetapi perlu berkolaborasi dengan Badan Restorasi Gambut (BRG). Tujuannya untuk melestarikan flora dan fauna yang hidup di dalam hutan mangrove. 

Menurut Bupati, berdasarkan hasil tinjauan lapangan Presiden terlihat betah dan sangat menikmati suasana. Ini terbukti, dengan jadwalnya hanya dua jam Presiden dan rombongan bisa bertahan hampir tiga jam. “Hari ini (kemarin, Red) satu kehormatan karena selain Presiden, juga turut hadir Menteri LHK dan dubes dari negara sahabat,” jelas Bupati. 

Ketua DPRD Jamhari menambahkan, kedatangan Presiden merupakan anugerah tersendiri bagi kabupaten termuda di Kaltara. Ini juga salah satu kado terindah buat KTT. “Ini kunjungan yang pertama kali di KTT, tentu menjadi kebanggaan tersendiri,” ujar Jamhari.
Jamhari berharap dengan adanya kunjungan dari Presiden dapat mempermudah usulan pemerintah daerah. “Salah satunya usulan dari pemerintah daerah itu pembebasan lahan untuk pusat pemerintahan dan ini sudah tuntas,” ungkap Jamhari. Momen sejarah ini bagi pemerintah daerah, menjadi penghargaan dan akan dituliskan dalam tinta penghargaan dalam berjuang membangun KTT. (Sekretariat Presiden/*/mts/uno)



BACA JUGA

Senin, 17 Januari 2022 20:28

Kondisi Jalan Memprihatinkan

TIDENG PALE – Kondisi jalan memprihatinkan menuju Desa Seputuk, Kecamatan…

Senin, 17 Januari 2022 20:24

Realisasi Pembentukan DOB Tanjung Selor, Masih Terkendala Moratorium

TANJUNG SELOR – Pemerintah Pusat masih lakukan moratorium terhadap pemekaran…

Senin, 17 Januari 2022 20:22

2 Unit Mobil Belum Dievakuasi

TANJUNG SELOR - Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tanjung…

Senin, 17 Januari 2022 20:18

Bawa Amanah dari Mabes AD

TANJUNG SELOR - Menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 092/Maharajalila Brigjen…

Minggu, 16 Januari 2022 20:02

Unjuk Rasa di Tarakan Tahun Lalu Meningkat

TARAKAN - Kegiatan unjuk rasa (unras) yang dilakukan masyarakat maupun…

Minggu, 16 Januari 2022 20:02

Angkutan Udara Perintis ke Perbatasan Nunukan-Malaysia Berlanjut

TARAKAN – Pemerintah Pusat melanjutkan program subsidi angkutan udara perintis…

Minggu, 16 Januari 2022 20:01

Manfaatkan Wilayah Perairan Tarakan

TARAKAN - Wilayah Tarakan yang dikelilingi perairan menjadi indikasi beredarnya…

Minggu, 16 Januari 2022 20:00

Pasca Tenggelamnya Kapal Barang di Salimbatu, Dua Orang Jalani Pemeriksaan

TANJUNG SELOR – Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tanjung…

Minggu, 16 Januari 2022 19:59

Kebakaran di Tanjung Selor, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

WARGA di Jalan Sengkawit Tanjung Selor dikejutkan dengan kebakaran yang…

Sabtu, 15 Januari 2022 20:32

DPRD Bulungan dan Kaltara Harus Turun ke Lapangan

TANJUNG SELOR – Adanya dugaan pelanggaran di PT Tubindo, yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers