MANAGED BY:
SENIN
08 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 27 Oktober 2021 17:11
Buntut Pemukulan Kapolres Nunukan kepada Anak Buahnya
Ini Plt Kapolres Nunukan yang Baru, Nasib AKBP SA dan Brigadir SL Tunggu Hasil Sidang
Aksi Kapolres Bulungan (nonaktif) yang memukul anak buahnya.

TANJUNG SELOR – Jabatan Kapolres Nunukan AKBP SA dicopot, setelah Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara lakukan pemeriksaan. Hal ini berkaitan dengan beredarnya video dugaan pemukulan terhadap Brigadir SL, yang dilakukan Kapolres Nunukan AKBP SA. Kasus pemukulan tersebut terjadi pada Kamis lalu (21/10). Diduga pemicu terjadinya pemukulan oleh Kapolres terhadap anggotanya, karena lalai dalam tugasnya saat zoom meeting berlangsung.

Adanya kasus dugaan pemukulan tersebut pun dibenarkan Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Pol Budi Rachmat. Namun, pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan terhadap keduanya. Baik AKBP SA maupun Brigadir SL.

Video yang beredar di dunia maya tersebut, merupakan rekaman CCTV (Closed Circuit Television) yang diambil Brigadir SL. Kemudian diviralkan ke grup WhatsApp TIK Polda Kaltara dan angkatan bintara.

“Jadi yang menyebarkan video itu Brigadir SL,” ujar Budi. Berdasarkan informasi sementara, terjadinya pemukulan berawal saat Brigadir SL yang bertugas memasang dan mengawasi jaringan internet saat zoom meeting. Namun meninggalkan tempat dan sulit dihubungi. Padahal terjadi gangguan jaringan saat zoom meeting berlangsung. “Akibatnya, Kapolres Nunukan emosi dan memukul anggotanya itu. Kejadian terjadi di Aula Polres Nunukan,” terangnya.

Lanjut dia, Brigadir SL ini informasinya beberapa kali mengulang kesalahan. Namun pihaknya belum bisa mengambil kesimpulan, sebab masih akan memeriksa AKBP SA. Pemeriksaan masih dilakukan Selasa (26/10). Baik terhadap AKBP SA maupun Brigadir SL, telah berada di Polres Bulungan untuk dilakukan pemeriksaan.

“Informasi lebih lanjutnya, nanti setelah pemeriksaan dilakukan. Kita akan mengetahui akar persoalannya secara detail, setelah pemeriksaan,” tutur Budi. 

Berdasarkan keterangan Kabidpropam Polda Kaltara Kombes Pol Dearystone Supit, juga akan memeriksa para saksi dalam video pemukulan AKBP SA terhadap Brigadir SL di Aula Polres Nunukan pada Kamis lalu.

“Kapolres dan Brigadir diperiksa di sini (Bulungan). sedangkan 3 orang Paminal diberangkatkan ke Polres Nunukan untuk periksa saksi. Semua yang ada di video itu kita periksa, yang unsur kepolisian yang periksa nanti Paminal,” jelasnya.

Untuk jabatan AKBP SA, kini sebagai Pamen di Polda Kaltara. Jabatan Kapolres Nunukan, kini dijabat AKBP Ricky Hadiyanto sebagai Pelaksana Tugas (Plt). “Tindakan awal sudah dilakukan ya, jabatan Kapolres sudah distop, jadi itu diberhentikan dari Kapolres bukan dari anggota kepolisian,” tutur Budi.

Untuk memberhentikan secara permanen, tergantung dari hasil pemeriksaan dan sidang. Nasib Brigadir SL dan AKBP SA akan ditentukan pada sidang kode etik dan disiplin. Pemeriksaan membutuhkan waktu satu sampai dua minggu. Jika cepat, dan data terkumpul, serta bukti permulaan terpenuhi. Maka bisa dinaikan ke sidang disiplin. Proses sidangnya juga bisa memakan waktu beberapa hari.

“Proses sidang tak lama juga. Beberapa jam saja dan itu sudah ada putusan langsung. Kecuali ada sidang banding, maka akan berlangsung beberapa hari,” terang Budi.

Ia juga tidak bisa memastikan, jika AKBP SA tidak bersalah maka akan kembali menjabat Kapolres Nunukan. Sebab hal itu tergantung pimpinan, serta ada mekanisme yang harus dilaksanakan. (fai/uno)


BACA JUGA

Senin, 08 Agustus 2022 10:51

Di Tarakan, Pemohon Warga Tidak Mampu Membludak

TARAKAN - Pemkot Tarakan menambah kuota afirmasi dalam Penerimaan Peserta…

Senin, 08 Agustus 2022 10:46
Pemkab Bulungan Masih Mendata

Nasib Honorer Mengambang, Masih Tunggu Arahan Lanjutan dari Pemerintah Pusat

Pemkab Bulungan masih mendata jumlah tenaga honorer yang ada saat…

Minggu, 07 Agustus 2022 14:16

Pendapatan APBN Alami Kenaikan

TANJUNG SELOR - Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) I,…

Minggu, 07 Agustus 2022 14:03

Katanya Kuota Melimpah, Antrean Mengular, DPRD Minta Dinas Terkait Turun ke Lapangan

Antrean mengular sepanjang ruas Jalan Sengkawit, Tanjung Selor, masih sulit…

Sabtu, 06 Agustus 2022 21:07

Inginkan Masa Penahanan di Lapas Tarakan

TANJUNG SELOR – Agenda persidangan perkara ilegal mining dengan terdakwa…

Jumat, 05 Agustus 2022 20:52

Barang Bukti Ilegal Dibakar

NUNUKAN – Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Tarakan Wilayah…

Jumat, 05 Agustus 2022 20:47

Sementara hanya 2 Saksi

TANJUNG SELOR - Sidang perkara ilegal mining dengan terdakwa Hasbudi,…

Jumat, 05 Agustus 2022 20:45

Waspadai Kosmetik Ilegal, Temukan 1.740 Produk Tanpa Izin Edar

TARAKAN – Masyarakat agar lebih waspada dalam pembelian kosmetik. Apalagi…

Kamis, 04 Agustus 2022 20:57
4 Bulan, Sudah 47 Kg Sabu Asal Malaysia Diamankan di Nunukan

3 Kurir Sabu di Nunukan Terancam Hukuman Mati

NUNUKAN – Tiga orang kurir narkotika golongan I jenis sabu,…

Kamis, 04 Agustus 2022 20:55

Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemprov Kaltara, Terduga Terlapor Belum Diperiksa

TANJUNG SELOR – Terjadinya dugaan jual beli jabatan di lingkup…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers