MANAGED BY:
SELASA
18 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 02 November 2021 17:20
Meninggal Dunia saat Antre BBM
DIDUGA SAKIT: Abdul Gani yang merupakan warga RT 10 Kelurahan Mamburungan, Tarakan Timur, meninggal dunia saat antre BBM, Senin pagi (1/11).

SEORANG warga RT 10 Kelurahan Mamburungan, Tarakan Timur, Abdul Gani ditemukan sudah tidak bernyawa, sekitar pukul 09.00 Wita, Senin (1/11).

Saat pria berusia 78 tahun itu mengantre Bahan Bakar Minyak (BBM) di Agen Penyaluran Minyak dan Solar (APMS) di RT 01, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Lingkas Ujung. Diduga pria paruh baya tersebut mengidap penyakit lambung. Salah seorang saksi mata Hasriansyah mengakui, saat itu usai apel di Kantor Kelurahan Lingkas Ujung. Saat petugas APMS membuka pintu, rombongan pelanggan BBM yang mengantre, memaksa masuk.

Korban saat itu membawa jeriken untuk mengisi BBM di APMS, dengan menunggangi sepeda motor. Saat sedang duduk, korban akhirnya pingsan seketika dan tidak sadarkan diri. “Warga dan pelanggan BBM memanggil ambulans. Keluarga dan cucu korban juga datangi TKP (Tempat Kejadian Perkara),” katanya.

Menurut pengakuan anak korban, lanjut Hasriansyah, korban memiliki riwayat penyakit lambung. Ia juga tidak mengetahui posisi sepeda motor korban. Namun ia sempat melihat korban berdiri di area APMS.

“Saya juga baru lihat korban. Korban dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil ambulans. Diduga korban sudah meninggal dunia. Karena sudah tak ada nafas dan badan korban sudah dingin,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tarakan Ipda Alfian Yusuf melalui Kanit Reskrim Aiptu I Putu Suriada mengatakan, sudah mendatangi TKP dan memeriksa saksi. Saat itu korban diduga sudah meninggal dunia di TKP.

“Korban itu memang pekerjaannya jual BBM sama nelayan di Tenguyun. Pengakuan keluarga cari penghasilan sampingan. Memang korban ini sudah tua dan diduga mengidap penyakit,” terangnya.

Saat ini Unit Reskrim KSKP Tarakan masih menunggu pihak keluarga untuk membuat Berkas Acara Pemeriksaan (BAP). Namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum. Tim Identifikasi Polres Tarakan sudah mengecek di RSUD. “Korban sudah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Anaknya menginginkan korban untuk dikebumikan,” tutupnya. (sas/uno)



BACA JUGA

Senin, 17 Januari 2022 20:28

Kondisi Jalan Memprihatinkan

TIDENG PALE – Kondisi jalan memprihatinkan menuju Desa Seputuk, Kecamatan…

Senin, 17 Januari 2022 20:24

Realisasi Pembentukan DOB Tanjung Selor, Masih Terkendala Moratorium

TANJUNG SELOR – Pemerintah Pusat masih lakukan moratorium terhadap pemekaran…

Senin, 17 Januari 2022 20:22

2 Unit Mobil Belum Dievakuasi

TANJUNG SELOR - Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tanjung…

Senin, 17 Januari 2022 20:18

Bawa Amanah dari Mabes AD

TANJUNG SELOR - Menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 092/Maharajalila Brigjen…

Minggu, 16 Januari 2022 20:02

Unjuk Rasa di Tarakan Tahun Lalu Meningkat

TARAKAN - Kegiatan unjuk rasa (unras) yang dilakukan masyarakat maupun…

Minggu, 16 Januari 2022 20:02

Angkutan Udara Perintis ke Perbatasan Nunukan-Malaysia Berlanjut

TARAKAN – Pemerintah Pusat melanjutkan program subsidi angkutan udara perintis…

Minggu, 16 Januari 2022 20:01

Manfaatkan Wilayah Perairan Tarakan

TARAKAN - Wilayah Tarakan yang dikelilingi perairan menjadi indikasi beredarnya…

Minggu, 16 Januari 2022 20:00

Pasca Tenggelamnya Kapal Barang di Salimbatu, Dua Orang Jalani Pemeriksaan

TANJUNG SELOR – Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tanjung…

Minggu, 16 Januari 2022 19:59

Kebakaran di Tanjung Selor, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

WARGA di Jalan Sengkawit Tanjung Selor dikejutkan dengan kebakaran yang…

Sabtu, 15 Januari 2022 20:32

DPRD Bulungan dan Kaltara Harus Turun ke Lapangan

TANJUNG SELOR – Adanya dugaan pelanggaran di PT Tubindo, yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers