MANAGED BY:
MINGGU
29 MEI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 13 November 2021 14:12
Mengenal Komandan Lanud Anang Busra Kolonel Pnb Toto Ginanto

Pengalaman Terbang dengan Berbagai Pesawat Tempur, Pernah Laksanakan Misi Operasi ke Kaltara

Kolonel Pnb Toto Ginanto

Seiring pindah tugasnya Kolonel Pnb Somad sejak 22 Oktober 2021, Komandan Pangkalan Udara (Lanud) Anang Busra Tarakan kini dipimpin Kolonel Pnb Toto Ginanto. Siapa dia?

 

Muhammad Rajabsyah, Tarakan

 

Toto Ginanto merupakan alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) yang dengan keahlian sebagai penerbang pesawat tempur. Pria kelahiran Jakarta 31 Maret 1976 ini pernah menerbangkan sejumlah pesawat tempur baik pesawat latih maupun yang digunakan untuk operasi.

Sebelumnya Toto Ginanto kecil hingga remaja tinggal di Palembang, Sematera Selatan. Tinggal berdekatan dengan markas Koramil dan Polsek membuat anak ketiga dari lima bersaudara ini termotivasi ingin menjadi angkatan saat besar.  

“Dulu kebetulan rumah saya itu sebelahnya Koramil sama Polsek. Jadi sering melihat bapak-bapaknya itu pagi-pagi sudah baris, apel, bawa bendera, saya kadang-kadang ikut di samping-samping itu berdiri. Lama-lama kok asyik juga ya,” tutur Toto Ginanto kepada awak media ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/11).

Setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Palembang pada tahun 1994, Toto Ginanto mencoba merealisasikan keinginannya dengan mendaftar di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI).

Ia termasuk salah satu peserta asal Sumatera Selatan yang beruntung ketika itu karena berhasil diterima. Toto menempuh hijrah ke Magelang untuk menempuh pendidikan militernya.

“Alhamdulillah sekali tes, sampailah di Magelang. Di situ baru kita ditentukan masuk mana,” tutur pria yang sudah dikaruniai 3 anak hasil pernikahannya dengan Gusti Ketut Mia Arum Puspita ini.

Hasil tes psikologi yang dijalaninya membawa Toto Ginanto masuk pendidikan Akademi Angkatan Udara (AAU) yang bermarkas di Yogyakarta. Selama kurang lebih 3,5 tahun, Toto Ginanto berhasil lulus AAU pada tahun 1997.

Toto Ginanto kemudian memperdalam kemampuannya di bidang penerbangan dengan mengikuti seleksi penerbang. Ia pun lulus dan menjalani pendidikan kurang lebih 1,5 tahun.

Lulus sekolah penerbangan, Toto Ginanto langsung mendapat penugasan membawa pesawat tempur A-4 Skyhawk Makassar.  

“Kami melaksanakan latihan pengenalan pesawat jet dulu di Madiun. Baru penempatan dapat di pesawat A-4 Sky Hawk Makassar,” bebernya. 

Selama enam tahun di Makassar sejak akhir 1999, Toto Ginanto banyak melakukan kegiatan. Mulai dari transisi, kualifikasi wingman sampai element lead.

Selain itu, Toto Ginanto juga banyak mendapatkan tugas melaksanakan misi operasi bersama pesawa A-4 Skyhawk, baik pengamanan perbatasan dan pengamanan laut.

“Umumnya di wilayah timur, Manado, Ambon, Biak, Kupang, mutarlah. Jadi nambah pengalaman saya selama enam tahun di Makassar,” tuturnya.

Seiring kebijakan Pemerintah Pusat mengganti pesawa A-4 Skyhawk dengan Sukhoi, Toto Ginanto kemudian dipindahtugaskan ke Aceh mengawaki pesawat Oviten untuk melaksanakan misi operasi.

Selesai melaksanakan misi operasi di Aceh, Toto kembali ke Malang, lalu ditugaskan sebagai instruktur di AAU Yogyakarta pada tahun 2006 atau bertepatan terjadinya gempa besar di provinsi itu.

“Pas gempa Yogya itu saya lapor datang. Itu jadi pengalaman tidak akan terlupakan. Dimana orang pada lari dari Yogya, saya malah harus masuk ke sana,”  tuturnya.

Selama 6 tahun di Yogyakarta, Toto menjadi instruktur mulai dari kategori instruktur pemula sampai dengan tes pilot. Ia bertugas mengajari siswa mulai dari tidak bisa terbang sampai bisa.

Setelah menyelesaikan tugas belajar Sesko AU di Singapura, ia kembali ke Malang dan meniti karier selama beberapa tahun hingga dipercaya menjadi Komandan Skadron Udara 21 yang mengawaki pesawat Super Tucano selama 2013 hingga 2015.

Dari memimpin Skadron Udara 21 Malang, Toto dipindahtugaskan ke Jakarta di Kohanudnas dengan tugas mengawasi seluruh penerbangan di wilayah Indonesia. Selesai penugasan di Kohanudnas, Toto bertugas di Mabes AU sebagai Kasubdis untuk kelaikan.

Singkat cerita pada 2021, Ia ditugaskan menggantikan Kolonel Pnb Somad sebagai Komandan Lanud Anang Busra. Namun, menginjak Tarakan bukan hal baru bagi Toto. Ia sebelumnya pernah ke Tarakan dalam misi operasi dari KOOPSAU II.

“Waktu 2015 saya Dan skadron, saya pernah membawa flight ke sini, bawa pesawat Super Tucano ke sini. Jadi saya sudah kenal itu Pantai Amal, sudah terbang ke Karang Unarang,” tuturnya. (mrs)


BACA JUGA

Kamis, 19 November 2015 18:03

Penghitungan Suara Gunakan Sistem Online

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers