MANAGED BY:
SELASA
18 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 21 November 2021 20:02
Iraw Tengkayu Kembali Ditiadakan

Pertimbangkan Pandemi Covid-19 dan Persiapan yang Singkat

CICIPI KUE LOKAL: Wali Kota Tarakan Khairul mencicipi kue lokal pada Pekan Budaya Daerah dan Lomba Barista di Balai Adat dan Budaya Tarakan, Sabtu (20/11). Dalam kesempatan ini, Khairul menyampaikan kembali meniadakan Iraw Tengkayu tahun ini.

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan kembali meniadakan  penyelenggaraan festival budaya Iraw Tengkayu tahun ini. Padahal, rencana itu sudah disampaikan beberapa minggu lalu oleh Wali Kota Tarakan, Khairul, seiring status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang turun ke level 2. Pemkot Tarakan juga sudah menyiapkan anggaran kegiatan.

Peniadaan pelaksanaan Iraw Tengkayu diungkapkan langsung Wali Kota Khairul dalam sambutannya saat membuka Pekan Budaya Daerah dan Lomba Barista di Balai Adat dan Budaya Tarakan, Sabtu (20/11).

“Hari ini juga saya umumkan bahwa kegiatan Iraw yang tadinya mau kita laksanakan di Desember, berdasarkan pertimbangan baik pertimbangan Covid-19 maupun juga pertimbangan teknis dan nonteknis yang disampaikan oleh tokoh adat dan budaya kita Datu Norbeck kita putuskan tahun ini tidak ada,” ujar Khairul.

Khairul mengaku ingin sekali festival budaya Iraw Tengkayu dilaksanakan. Namun karena mempertimbangkan saran tokoh budaya Tarakan Datu Norbeck terkait persiapan penari, juga mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19 yang belum terkendali secara baik, sehingga diputuskan kembali ditiadakan.

Ini merupakan tahun kedua Pemkot Tarakan meniadakan penyelenggaraan festival budaya Iraw Tengkayu, setelah tahun lalu juga ditiadakan karena pandemi Covid-19. Padahal, Pemkot Tarakan di era kepemimpinan Khairul dan Effendhi Djuprianto, mengagendakan bisa digelar setiap tahun, dari sebelumnya dua tahun sekali.

Khairul berharap festival budaya Iraw bisa dilaksanakan tahun depan, dengan persiapan yang lebih baik, sebagai upaya memperkenalkan Tarakan dan menarik wisatawan berkunjung ke Tarakan.

Hal senada juga diungkapkan Sekda Tarakan, Hamid Amren. Selain mempertimbangkan saran dari tokoh Budaya Datu Norbeck terkait persiapan yang singkat, juga karena mempertimbangkan kondisi Covid-19.

“Sudah disampaikan oleh pak wali, berdasarkan saran, masukkan dan pertimbangan dari tokoh budaya Datu Norbeck bahwa persiapan Iraw memerlukan waktu yang matang, sementara kita kemarin dan hari ini pandemi juga belum berakhir,” tuturnya.

“Atas dua pertimbangan tersebut, tadi pada saat pembukaan pekan budaya daerah dan juga lomba barista, pak wali sudah menyampaikan bahwa pelaksanaan Iraw 2021 ditiadakan, artinya mungkin dilaksanakan di 2022,” tuturnya. 

Penundaan festival budaya Iraw Tengkayu dua tahun berturut-turut, menurut Hamid Amren, bukan kehendak Pemkot Tarakan. Akan tetapi kondisi yang membuat belum bisa dilaksanakan. Padahal anggaran pelaksanaan sudah disiapkan.

Menurutnya, Pemkot Tarakan memilih meniadakan karena mengutamakan keselamatan masyarakat. Jika tetap dilaksanakan tetapi memiliki potensi berkembangnya Covid-19, akan merugikan semua pihak. Karena itu, lebih baik bersabar daripada salah mengambil kebijakan.

Meski ditiadakan tahun ini, namun Hamid Amren menegaskan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kota Tarakan tahun ini tetap dilaksanakan pada 15 Desember nanti dengan menggelar upacara sederhana dilanjutkan rapat paripurna di gedung DPRD Tarakan.

Karena itu, Hamid Amren mengharapkan masyarakat turut memeriahkan dengan memasang umbul-umbul atau baliho di tempat masing-masing. Sejak diresmikan tahun 1999 dari Kota Admisnistratif menjadi Kota Madya, Hamid Amren menilai sudah banyak perubahan di Tarakan.  

Disinggung rencana Pemkot Tarakan membuka kawasan wisata Pantai Amal di momentum HUT Kota Tarakan, Hamid Amren menunggu keputusan wali kota Tarakan.

“Dalam waktu dekat akan ada rapat, arahan pak wali seperti itu, tapi nanti gongnya dengan pak wali. Tadi pak Asisten I sudah lapor saya mau dibikin rowndown acara dulu setelah itu dilaporkan ke pak wali untuk kegiatan peresmian,” tuturnya.

Di pihak lain, tokoh budaya Tarakan Datu Norbeck menilai waktu persiapan untuk melaksanakan festival budaya Iraw Tengkayu tidak cukup.

“Waktunya sangat tidak cukup. Jadi daripada kita kerja capek kemudian hasilnya tidak bagus, lebih baik tidak usah, itukan mubazir, buang-buang biaya,” tuturnya.

Menurutnya, idealnya untuk mempersiapkan pengisi acara terutama tarian kolosal yang dimeriahkan sekira 200 penari membutuhkan waktu 3 bulan. Sedangkan waktu persiapan hanya menyisakan satu bulan. Walaupun tarian kolosal bukan sesuatu yang harus, namun dinilai punya posisi kunci untuk medatangkan banyak penonton.

Selain waktu persiapan yang kurang, Datu Norbeck juga mengkhawatirkan kondisi pandemi Covid-19. Karena berdasarkan pengalaman sebelumnya, festival budaya Iraw Tengkayu dengan puncak acara penurunan Padau Tuju Dulung mendatangkan penontonton yang banyak.

Datu Norbeck sendiri mengaku sangat suka jika festival budaya Iraw Tengkayu dilasaksanakan. Akan tetapi karena mempertimbangkan dampaknya, sehingga lebih baik ditiadakan. (mrs/har)



BACA JUGA

Senin, 17 Januari 2022 20:28

Kondisi Jalan Memprihatinkan

TIDENG PALE – Kondisi jalan memprihatinkan menuju Desa Seputuk, Kecamatan…

Senin, 17 Januari 2022 20:24

Realisasi Pembentukan DOB Tanjung Selor, Masih Terkendala Moratorium

TANJUNG SELOR – Pemerintah Pusat masih lakukan moratorium terhadap pemekaran…

Senin, 17 Januari 2022 20:22

2 Unit Mobil Belum Dievakuasi

TANJUNG SELOR - Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tanjung…

Senin, 17 Januari 2022 20:18

Bawa Amanah dari Mabes AD

TANJUNG SELOR - Menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 092/Maharajalila Brigjen…

Minggu, 16 Januari 2022 20:02

Unjuk Rasa di Tarakan Tahun Lalu Meningkat

TARAKAN - Kegiatan unjuk rasa (unras) yang dilakukan masyarakat maupun…

Minggu, 16 Januari 2022 20:02

Angkutan Udara Perintis ke Perbatasan Nunukan-Malaysia Berlanjut

TARAKAN – Pemerintah Pusat melanjutkan program subsidi angkutan udara perintis…

Minggu, 16 Januari 2022 20:01

Manfaatkan Wilayah Perairan Tarakan

TARAKAN - Wilayah Tarakan yang dikelilingi perairan menjadi indikasi beredarnya…

Minggu, 16 Januari 2022 20:00

Pasca Tenggelamnya Kapal Barang di Salimbatu, Dua Orang Jalani Pemeriksaan

TANJUNG SELOR – Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tanjung…

Minggu, 16 Januari 2022 19:59

Kebakaran di Tanjung Selor, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

WARGA di Jalan Sengkawit Tanjung Selor dikejutkan dengan kebakaran yang…

Sabtu, 15 Januari 2022 20:32

DPRD Bulungan dan Kaltara Harus Turun ke Lapangan

TANJUNG SELOR – Adanya dugaan pelanggaran di PT Tubindo, yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers