MANAGED BY:
RABU
17 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 21 November 2021 20:02
Iraw Tengkayu Kembali Ditiadakan

Pertimbangkan Pandemi Covid-19 dan Persiapan yang Singkat

CICIPI KUE LOKAL: Wali Kota Tarakan Khairul mencicipi kue lokal pada Pekan Budaya Daerah dan Lomba Barista di Balai Adat dan Budaya Tarakan, Sabtu (20/11). Dalam kesempatan ini, Khairul menyampaikan kembali meniadakan Iraw Tengkayu tahun ini.

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan kembali meniadakan  penyelenggaraan festival budaya Iraw Tengkayu tahun ini. Padahal, rencana itu sudah disampaikan beberapa minggu lalu oleh Wali Kota Tarakan, Khairul, seiring status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang turun ke level 2. Pemkot Tarakan juga sudah menyiapkan anggaran kegiatan.

Peniadaan pelaksanaan Iraw Tengkayu diungkapkan langsung Wali Kota Khairul dalam sambutannya saat membuka Pekan Budaya Daerah dan Lomba Barista di Balai Adat dan Budaya Tarakan, Sabtu (20/11).

“Hari ini juga saya umumkan bahwa kegiatan Iraw yang tadinya mau kita laksanakan di Desember, berdasarkan pertimbangan baik pertimbangan Covid-19 maupun juga pertimbangan teknis dan nonteknis yang disampaikan oleh tokoh adat dan budaya kita Datu Norbeck kita putuskan tahun ini tidak ada,” ujar Khairul.

Khairul mengaku ingin sekali festival budaya Iraw Tengkayu dilaksanakan. Namun karena mempertimbangkan saran tokoh budaya Tarakan Datu Norbeck terkait persiapan penari, juga mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19 yang belum terkendali secara baik, sehingga diputuskan kembali ditiadakan.

Ini merupakan tahun kedua Pemkot Tarakan meniadakan penyelenggaraan festival budaya Iraw Tengkayu, setelah tahun lalu juga ditiadakan karena pandemi Covid-19. Padahal, Pemkot Tarakan di era kepemimpinan Khairul dan Effendhi Djuprianto, mengagendakan bisa digelar setiap tahun, dari sebelumnya dua tahun sekali.

Khairul berharap festival budaya Iraw bisa dilaksanakan tahun depan, dengan persiapan yang lebih baik, sebagai upaya memperkenalkan Tarakan dan menarik wisatawan berkunjung ke Tarakan.

Hal senada juga diungkapkan Sekda Tarakan, Hamid Amren. Selain mempertimbangkan saran dari tokoh Budaya Datu Norbeck terkait persiapan yang singkat, juga karena mempertimbangkan kondisi Covid-19.

“Sudah disampaikan oleh pak wali, berdasarkan saran, masukkan dan pertimbangan dari tokoh budaya Datu Norbeck bahwa persiapan Iraw memerlukan waktu yang matang, sementara kita kemarin dan hari ini pandemi juga belum berakhir,” tuturnya.

“Atas dua pertimbangan tersebut, tadi pada saat pembukaan pekan budaya daerah dan juga lomba barista, pak wali sudah menyampaikan bahwa pelaksanaan Iraw 2021 ditiadakan, artinya mungkin dilaksanakan di 2022,” tuturnya. 

Penundaan festival budaya Iraw Tengkayu dua tahun berturut-turut, menurut Hamid Amren, bukan kehendak Pemkot Tarakan. Akan tetapi kondisi yang membuat belum bisa dilaksanakan. Padahal anggaran pelaksanaan sudah disiapkan.

Menurutnya, Pemkot Tarakan memilih meniadakan karena mengutamakan keselamatan masyarakat. Jika tetap dilaksanakan tetapi memiliki potensi berkembangnya Covid-19, akan merugikan semua pihak. Karena itu, lebih baik bersabar daripada salah mengambil kebijakan.

Meski ditiadakan tahun ini, namun Hamid Amren menegaskan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kota Tarakan tahun ini tetap dilaksanakan pada 15 Desember nanti dengan menggelar upacara sederhana dilanjutkan rapat paripurna di gedung DPRD Tarakan.

Karena itu, Hamid Amren mengharapkan masyarakat turut memeriahkan dengan memasang umbul-umbul atau baliho di tempat masing-masing. Sejak diresmikan tahun 1999 dari Kota Admisnistratif menjadi Kota Madya, Hamid Amren menilai sudah banyak perubahan di Tarakan.  

Disinggung rencana Pemkot Tarakan membuka kawasan wisata Pantai Amal di momentum HUT Kota Tarakan, Hamid Amren menunggu keputusan wali kota Tarakan.

“Dalam waktu dekat akan ada rapat, arahan pak wali seperti itu, tapi nanti gongnya dengan pak wali. Tadi pak Asisten I sudah lapor saya mau dibikin rowndown acara dulu setelah itu dilaporkan ke pak wali untuk kegiatan peresmian,” tuturnya.

Di pihak lain, tokoh budaya Tarakan Datu Norbeck menilai waktu persiapan untuk melaksanakan festival budaya Iraw Tengkayu tidak cukup.

“Waktunya sangat tidak cukup. Jadi daripada kita kerja capek kemudian hasilnya tidak bagus, lebih baik tidak usah, itukan mubazir, buang-buang biaya,” tuturnya.

Menurutnya, idealnya untuk mempersiapkan pengisi acara terutama tarian kolosal yang dimeriahkan sekira 200 penari membutuhkan waktu 3 bulan. Sedangkan waktu persiapan hanya menyisakan satu bulan. Walaupun tarian kolosal bukan sesuatu yang harus, namun dinilai punya posisi kunci untuk medatangkan banyak penonton.

Selain waktu persiapan yang kurang, Datu Norbeck juga mengkhawatirkan kondisi pandemi Covid-19. Karena berdasarkan pengalaman sebelumnya, festival budaya Iraw Tengkayu dengan puncak acara penurunan Padau Tuju Dulung mendatangkan penontonton yang banyak.

Datu Norbeck sendiri mengaku sangat suka jika festival budaya Iraw Tengkayu dilasaksanakan. Akan tetapi karena mempertimbangkan dampaknya, sehingga lebih baik ditiadakan. (mrs/har)


BACA JUGA

Rabu, 17 Agustus 2022 12:40
BREAKING NEWS

Wartawan Sulit Abadikan Momen, Diskriminasi Masih Menghantui

TANJUNG SELOR - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:37

Mahasiswa Lakukan Aksi Bungkam

TARAKAN - Aksi diam dengan mulut dilakban, dilakukan belasan mahasiswa…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:35

Sementara 24 Parpol Dinyatakan Lengkap

TANJUNG SELOR – Batas pendaftaran bagi partai politik (Parpol) yang…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:34

Dugaan Korupsi di RSUD Nunukan, Rp 5 Miliar tanpa SPJ

UNIT Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Nunukan mendalami kasus…

Selasa, 16 Agustus 2022 15:00
BREAKING NEWS

Pria Berusia 14 Tahun Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

TANJUNG SELOR - Seorang pria berusia 14 tahun, ditemukan gantung…

Selasa, 16 Agustus 2022 12:53

Administratif Belum Lengkap, Daerah Otonomi Baru Perlu Dukungan

TANJUNG SELOR–Pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Tanjung Selor belum juga…

Senin, 15 Agustus 2022 10:01

Dokumen Kawasan Industri Lengkap, Diminta Harus Segera Bekerja sebelum Presiden Datang

Kegiatan di kawasan industri yang berada di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan…

Senin, 15 Agustus 2022 10:00

Genjot Pengerjaan Progres Gedung DPRD Kaltara, Bulanan Ditarget 10 Persen

TANJUNG SELOR–Progres pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:44

Bukan Jadi Kendaraan Bodong

TARAKAN - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai lakukan sosialisasi…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:37

Dua Petinggi PT BTM Jadi Saksi

TANJUNG SELOR – Pemeriksaan terhadap para saksi dari Jaksa Penuntut…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers