MANAGED BY:
KAMIS
09 DESEMBER
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 05 Juni 2016 13:02
Hidup Sederhana, Merasa Lebih Berkah

Menengok Perubahan Diri Caesar setelah Tak Lagi Populer

TETAP CERIA: Caisar YKS (tengah) bersama jamaah usai menghadiri tablig akbar di Masjid Al Maarif, Tarakan, Jumat (3/6) lalu.

Siapa yang tak mengenal Caisar Putra Aditya? Sosok fenomenal dengan goyangannya yang begitu menghebohkan masyarakat Indonesia sekitar tahun 2013 silam. Namun, Caisar sekarang bukanlah Caisar yang dulu lagi. Simak kisahnya.

 

MUHAMMAD RAJABSYAH, Tarakan

 

TAK ada lagi kesan mewah yang tampak pada penampilan Caisar Putra Aditya saat bersilaturahmi dengan kaum muslimin di Masjid Al Maarif, Tarakan, Jumat malam (3/6) lalu.

Pria yang lebih dikenal dengan Caisar YKS alias “Yuk Keep Smile” ini, terlihat hanya mengenakan baju muslim berwarna hitam-putih dengan celana kebesaran semata kaki dan kening yang menghitam serta kopiah. Selain itu, wajah Caisar juga terlihat penuh dengan janggut.

Ya, pria yang juga dikenal dengan goyang Caisar itu kini hidup sederhana sejak memutuskan hijrah ke jalan yang benar pada 2015 lalu. Meski demikian, Caisar tetap ramah dan murah senyum saat menjumpai jamaah, seolah pilihan hidupnya benar-benar membuatnya lebih tenang dan damai ketimbang saat menjadi artis.   

Ditemui Bulungan Post usai menghadiri tablig akbar, suami dari Indadari Mindrayanti, ini kemudian menceritakan awal ia mendapat hidayah untuk berhijrah. Caisar tak menyangka pertemuannya dengan sang istri-lah yang kemudian membawanya kembali kepada fitrah.

“Awalnya, saat berkumpul dengan isteri, saat ikut kajian tentang Islam, setelah itu saya bilang apaan sih kajian, ngantuk. Akhirnya luar biasa, Allah langsung kasih hidayah melalui perantara istri saya,” ujar Caisar.

Sejak saat itu, Caisar mulai memperdalam ilmu agamanya. “Ibaratnya bagai mualaf, mengetahui dasar-dasar Islam, mengetahui ini halal ini haram. Makanya dengan ikut kajian itu ditambah lagi surganya Allah,” imbuhnya sambil tersenyum.

Caisar mengaku tidak memiliki guru spiritual khusus untuk memperdalam ilmu agamanya. Ia lebih banyak meluangkan waktunya dengan menghadiri kajian-kajian islami. Yang terpenting kajian tersebut mengajak menyembah Allah SWT. 

“Terkadang bareng-bareng kita sharing tentang Islam. Kenapa kita dilahirkan? Kenapa kita memilih Islam dari kecil? Kan kita nggak tahu. Tahunya kan dari bapak kita. Padahal kita sudah diberitahukan Allah SWT bahwa kita di dunia ini untuk jadi khalifah. Apalagi suami memimpin rumah tangga, Subhanallah,” imbuhnya menebar senyum.

Caisar kini membuka sejumlah usaha. Di antarnya usaha baju, dan membuka warung makan. Meski penghasilannya tidak sebesar saat menjadi artis, Caisar lebih bersyukur karena lebih berkah.

Terlepas dari kehidupannya, Caisar memuji masyarakat dan kota Tarakan. “Tarakan Alhamdulillah luar biasa. Ramah-ramah, penuh senyuman, nggak ada yang galak-galak, orangnya welcome. Kotanya asri dan sangat padat juga, tapi Alhamdulillah perekonomiannya luar biasa,” imbuhnya.

Namun, saat disinggung makanan khas Tarakan? Caisar tak bisa menjawab. Beruntung di sebelahnya ada panitia yang membantu memberikan jawaban, kepiting. Caisar pun senang saat dijanji akan diajak menyantap kuliner khas Tarakan ini di sebelum kembali ke Jakarta.(*/asa)


BACA JUGA

Kamis, 19 November 2015 18:03

Penghitungan Suara Gunakan Sistem Online

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers