MANAGED BY:
SELASA
18 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KOMBIS

Kamis, 25 November 2021 17:40
Dorong Ekonomi Hijau Berkelanjutan Mendag Lutfi Apresiasi Ajang Anugerah Good Design Indonesia 2021
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menyerahkan Penghargaan Good Design Indonesia (GDI) 2021 yang berlangsung di Pos Bloc Jakarta, Selasa (23 Nov).

Jakarta, 25 November 2021 – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengapresiasi penyelenggaraan ajang Anugerah Good Design Indonesia (GDI)  2021  di tengah kinerja ekspor nonmigas Indonesia yang terus membaik. Penyelenggeraan GDI diharapkan  menjadi salah satu langkah tepat dalam menjaga kinerja perdagangan di masa yang akan datang dan mendorong sistem  ekonomi hijau dan berkelanjutan.  

 

Penegasan ini disampaikan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat memberikan penghargaan kepada para pemenang  Penganugerahan Good DesignIndonesia 2021 di Great Hall Pos Bloc, Jakarta, Selasa (23/11). 

 

Penghargaan diberikan kepada 1 pemenang GDI of the Year, 20 pemenang GDI Best, dan 32 pemenang peraih GDI. Dari 20 pemenang GDI Best tersebut, enam di antaranya berhasil meraih penghargaan G-Mark 2021.  Penghargaam GDI diberikan kepada pelaku usaha ataupun desainer yang mampu menciptakan produk kreatif, inovatif, serta memiliki nilai komersial tinggi di pasar global.

 

 “Melalui lima kategori penting, yakni inovasi, nilai kebaruan, bernilai komersial, berorientasi ekspor, serta berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, GDI juga diharapkan mampu mendorong sistem perekonomian yang baru, yakni ekonomi hijau dan ekonomi berkelanjutan,” kata Mendag Lutfi.  

 

GDI adalah sebuah ajang penganugerahan yang diberikan kepada desainer atau pelaku usaha di Indonesia yang mampu menghasilkan produk atau karya desain kreatif, inovatif, serta memiliki nilai komersial tinggi di pasar internasional. Tidak hanya itu, GDI juga terkoneksi dengan salah satu ajang desain tertua di dunia yaitu Good Design Award (GDA) atau G-Mark di Jepang.

 

GDI 2021 terlaksana melalui kerja sama antara Kemendag dengan berbagai pihak, diantaranya Japan Institute of Design Promotion (JDP), Japan External Trade Organization (JETRO), Dewan Pengarah dan Tim Juri. Proses pelaksanaan GDI 2021 telah dilaksanakan sejak 7 Januari 2020 secara daring dan luring. Tercatat 427 peserta telah mendaftarkan produknya dalam 18 kategori produk yang mencakup banyak sektor, termasuk kerajinan, home décor, arsitektur, hingga business model.

 

Penjurian Tahap I telah dilaksanakan secara hibrida pada 5—6 Mei 2021 untuk menilai 427 produk yang mendaftar. Sedangkan, penjurian Tahap II dilakukan pada 7, 8 dan 10 Juni 2021 secara hibrida di Auditorium Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia untuk menilai 296 produk.

 

Mendag menyampaikan, dengan terkoneksinya GDI dengan ajang Good Design Award atau G-Mark memberikan peluang dan akses pasar yang lebih luas bagi pelaku bisnis, tidak hanya menuju pasar Jepang tetapi juga pasar global. “Suatu kebanggaan tersendiri bagi kita atas keberhasilan beberapa produk Indonesia yang berhasil meraih penghargaan G-Mark 2021. Ini menjadi bukti bahwa produk Indonesia dapat bersaing dengan produk luar negeri,” ujar Mendag.

 

Sebagai puncak acara, diumumkan peraih penghargaan GDI of The Year yang dipilih dari 20 peraih GDI Best 2021, yaitu produk Rekajalin dari BYO Living (PT Berkat Kriya Tritunggal).  Produk ini memenuhi kriteria penilaian terbaik dari segi bentuk, fungsi, kualitas, komersialitas dan inovasi. Produk interior berbahan rotan berkualitas dan berbasis budaya yang terinspirasi ornamen relief candi serta corak anyaman suku Dayak ini, melahirkan teknik anyam Holografis Byoliving dengan teknologi komputerisasi.

 

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan GDI 2021 ini. “Semoga GDI dapat memberikan manfaat bagi banyak pihak, terutama dalam upaya peningkatan ekspor nonmigas dan pada akhirnya mampu memperbaiki serta menjaga neraca perdagangan Indonesia,” pungkas Didi.



BACA JUGA

Rabu, 05 Januari 2022 08:16

Manfaatkan Dana BPDP

Jakarta, 4 Januari 2022 – Pemerintah lewat Kantor Kementerian Perekonomian…

Kamis, 23 Desember 2021 20:41

Pimpin Pelepasan Ekspor: Mendag: Perekonomian Mulai Kembali Bangkit

Jakarta, 23 Desember 2021 – Perekonomian Indonesia mulai bangkit dan…

Selasa, 21 Desember 2021 22:44

Didominasi Produk Pertanian dan Kimia

Jakarta, 21 Desember 2021 – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi  membwri…

Selasa, 21 Desember 2021 13:09

Raih 7 Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi 2021

Senin, 20 Desember 2021 - Perjuangan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi…

Minggu, 12 Desember 2021 20:01

Mudahkan Perizinan Ekspor Impor, Pemerintah Implementasikan SINSW

Jakarta, 12 Desember 2021 – Kementerian Perdagangan  dan Lembaga National Single…

Jumat, 10 Desember 2021 22:10

Mendag Lutfi Raih Penghargaan "Most Popular Leader" dari PR Indonesia

Bali, 10 Desember 2021- PR Indonesia mengukuhkan Menteri Perdagangan Muhammad…

Rabu, 08 Desember 2021 23:04

Revitalisasi Pasar Dukung Pemulihan Ekonomi

Padang Panjang, 8 Desember 2021 – Pembangunan dan revitalisasi pasar…

Selasa, 07 Desember 2021 21:04

Punya Potensi Sangat Besar

Jakarta, 7 Desember 2021 – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meminta…

Jumat, 03 Desember 2021 22:18

Koordinasi dengan Pelaku Usaha, Kemendag Jamin Kedelai Cukup untuk Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 

Jakarta, 3 Desember 2021 – Kementerian Perdagangan menjamin ketersediaan kedelai…

Rabu, 01 Desember 2021 22:44

Tak Terbitkan Izin Impor Beras Sejak 2019

Jakarta, 30 November 2021 – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers