MANAGED BY:
RABU
17 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Sabtu, 27 November 2021 20:16
Upaya Tingkatkan Swasembada Pangan
SWASEMBADA PANGAN: Gubernur Kaltara Drs H Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum saat menanam padi di Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, September lalu.

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara saat ini berupaya meningkatkan swasembada pangan. Dengan harapan mampu mengadakan sendiri kebutuhan pangan masyarakat. 

Dengan melakukan realisasi dan konsistensi kebijakan komoditi tanaman pangan tersebut. Sehingga menghasilkan capaian peningkatan ketersediaan pangan di wilayah nasional.

Pemprov Kaltara juga berencana menjalankan sebuah program pembangunan, dengan konsep Food Estate Berbasis Korporasi. Untuk membantu pertumbuhan ekonomi Kaltara yang direncanakan akan dieksekusi pada tahun 2022-2025 mendatang.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (DKISP) Kaltara H Iskandar S.IP.,M.Si melalui Kepala Bidang Statistik Jufri S.Hut mengatakan, Kaltara telah mengembangkan tujuh komoditas utama tanaman pangan. Seperti padi, jagung, kacang kedelai, kacang hijau, kacang tanah, ubi kayu dan ubi jalar.

Jufri menjelaskan, untuk luas panen padi Kaltara pada tahun 2021 diperkirakan mencapai 11.057,04 hektare. Mengalami kenaikan 1.173,99 hektare atau 11,88 persen, dibandingkan 2020 yang lalu. Dengan total luas mencapai 9.883,05 hektare.

Produksi padi pada tahun 2021 diperkirakan sebesar 38.164.61 GKG (Gabah Kerimg Giling), dan mengalami kenaikan 4.590,33 ton GKG atau 13,67 persen. Dibandingkan tahun 2020 yang lalu dengan total sebesar 33.574,28 GKG.

Jika potensi produksi padi pada tahun 2021 dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk. Maka produksi beras pada tahun 2021 diperkirakan sebesar 22.508,87 ton. “Jumlah itu mengalami kenaikan 2.707,29 ton atau 13,67 persen, dibandingkan tahun 2020 yang sebesar 19.801,58 ton,”ungkapnya. 

Kalau dilihat menurut kabupaten/kota, maka Nunukan merupakan kabupaten penghasil produksi padi terbanyak. Yakni mencapai 17,18 ribu ton GKG terjadi perubahan terhadap tahun 2020 sebesar 58,15 persen. 

Selanjutnya Kabupaten Bulungan dengan hasil produksi padi mencapai 13,69 ribu ton GKG. Mengalami perubahan peningkatan terhadap tahun 2020 sebanyak -11,06 persen. Kemudian Malinau sebesar 6,68 ribu ton GKG, juga ada perubahan peningkatan terhadap tahun 2020 sebesar 1,81 persen. Selanjutnya Kabupaten Tana Tidung sebanyak 0,54 ribu ton GKG. Perubahan yang terjadi terhadap tahun 2020 sebesar -25,71 persen. 

Berbeda dengan Tarakan produksi padinya sebesar 0,06 ribu ton GKG, namun tahun 2020 produksi padinya lebih tinggi sebesar 291,71 persen. Lebih jauh dijelaskan, komoditas lainnya berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara tahun 2020 menunjukkan total produksi komoditas jagung mencapai 2.186,18 ton. Dengan produktivitas sebesar 40,37 Kw/Ha.

Produksi kacang kedelai sebesar 1,07 ton memiliki produktivitas sebesar 10,68 Kw/Ha. Produksi Kacang Hijau sebesar 12,03 ton dengan produktivitas sebesar 6,11 Kww/ Ha. Produksi kacang tanah sebesar 103,15 ton dengan produktivitas sebesar 10,62 Kw/Ha. 

Produksi ubi kayu sebesar 28,390,89 ton dengan produktivitas sebesar 244,54 Kw/Ha dan yang terakhir ada produksi ubi jalar sebanyak 1,365,49 ton dengan produktivitas sebesar 104,40 Kw/Ha. (Bid.Statistik/els)


BACA JUGA

Jumat, 20 November 2015 18:33

Kelola Potensi SDM untuk Bangun Desa

<p style="text-align: justify;"><strong>TANJUNG SELOR</strong> - Asisten…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers