MANAGED BY:
RABU
17 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Jumat, 03 Desember 2021 12:13
16 Kasus Kematian Ibu Selama Tahun 2020 di Kaltara
ilustrasi

TANJUNG SELOR – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara Tina Wahyufitri, derajat kesehatan adalah kesehatan ibu dan anak. Masalah terkait kesehatan ibu dan anak masih menjadi persoalan penting yang harus dihadapi.  Kementerian kesehatan menyebutkan bahwa disparitas kesehatan ibu dan anak dipengaruhi faktor geografis, seperti daerah terpencil dan kepulauan, ketersediaan fasilitas kesehatan dan obat-obatan terjangkau belum terpenuhi.

Kurangnya tenaga kesehatan, dan masalah finansial dalam mengakses pelayanan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah.
Beberapa indikator yang dinilai peka dan telah disepakati secara nasional sebagai ukuran derajat kesehatan terkait kesehatan ibu dan anak meliputi Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Balita (AKABA), dan status gizi bayi/balita.

Tina menjelaskan menurut batasan dari Tenth Revision of the International Classification of Disease (ICD-10), kematian ibu adalah kematian wanita yang terjadi saat kehamilan, atau dalam 42 hari setelah berakhirnya kehamilan. “Kematian ibu disebabkan oleh kejadian yang berhubungan dengan kehamilan atau yang diperberat oleh kehamilan tersebut atau penanganannya,” katanya, Kamis (2/12)

Selama tahun 2020, Dari 13.335 bayi lahir hidup, terdapat 16 kasus kematian ibu, yang terbanyak dari Kabupaten Nunukan. Sebagian besar perempuan berumur 15-49 tahun yang pernah melahirkan selama 2018-2020 melahirkan anaknya di rumah sakit/RS bersalin (53,97 persen), sementara lainnya melahirkan di rumah bersalin/klinik (14,97 persen), puskesmas (17,69 persen), rumah (9,97 persen), praktik tenaga kesehatan (3,26 persen), dan pustu (0,13 persen).

Dilihat dari penolong proses kelahiran, sebagian besar proses persalinan perempuan yang melahirkan dibantu oleh bidan dan dokter kandungan. Sebanyak 54,35 persen dibantu oleh bidan dan 38,71 persen dibantu oleh dokter kandungan. Walaupun demikian, masih terdapat juga yang dibantu oleh dukun beranak/paraji. (*nnf)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 November 2015 18:16

165 Calon Banpol PP Tak Lolos Tes Fisik

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Sebanyak 165 orang calon anggota Bantuan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers