MANAGED BY:
MINGGU
29 MEI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 04 Desember 2021 20:45
Vaksinasi Massal Fokus Pelajar

Bakal Terapkan Strategi Door to Door

VAKSINASI PELAJAR: Dua sekolah melaksanakan vaksin, Jumat (3/12), untuk mendukung program pemerintah demi kelancaran PTM.

TARAKAN – Untuk mendukung program pemerintah demi kelancaran Pembelajaran Tatap Muka (PTM), pelaksanaan vaksinasi massal akan menyasar pelajar. 

Serbuan vaksinasi bagi pelajar SMA, dilaksanakan di SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 4 Tarakan, Jalan Gang Kelinci, Kampung Enam, Jumat (3/12). 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pangkalan Angkatan Laut (Lantamal) XIII Letkol Laut (K) Mohammad Muktadir mengatakan, terus gencar mendukung program pemerintah demi kelancaran PTM. “Kegiatan vaksinasi massal ini kami fokus pada pelajar. Kebetulan yang terlibat, siswa dan siswi dari dua sekolah,” ujarnya. 

Ada sekitar 800 orang yang mendapatkan vaksinasi, bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan Tarakan. Dengan vaksin jenis Sinovac khusus untuk pelajar. Vaksinasi yang dilaksanakan untuk menuntaskan program vaksinasi dosis pertama dan kedua. Sehingga tercapai harapan terbentuknya herd immunity di sekolah menengan wilayah Kaltara, khususnya Kota Tarakan.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan dr Devi Ika Indriati mengakui juga menggelar vaksin keliling jenis Pfizer pada Sabtu (4/12) di beberapa tempat. Para peserta diminta membawa kartu keluarga dan kartu vaksin, bagi yang sudah mendapatkan vaksin tahap pertama. Dimulai dari jam 08.00 Wita-16.00 wita. 

“Masing-masing satu jam, dimulai dari Taman Oval Malundung, Masjid Fastabiqul Khairat, Hotel Asia, kantor Kelurahan Gunung Lingkas dan Taman Oval Markoni,” sebutnya.

Sementara untuk vaksinasi massal Puskesmas Karang Rejo jenis Sinovac, tahap 1 dan tahap 1, 2 jenis Pfizer dilaksanakan di Pasar Gusher dan SD Negeri 001 Selumit. “Bagi yang mau vaksin dosis 2 dan dosis satu bagi yang belum pernah di vaksin. Terutama usia 12 tahun hingga lanjut usia, bisa langsung datang,” pesannya. 

Saat ini, data vaksinasi Covid-19 untuk sasaran masyarakat umum sebanyak 213.564 jiwa. Yang sudah mendapatkan vaksin dosis 1 sebanyak 147.100 jiwa atau sekitar 68,72 persen dan dosis kedua 113.205 jiwa atau sekitar 53,01 persen. “Kalau untuk sasaran tenaga kesehatan dosis 3 dari sasaran sebanyak 3.078 orang. Yang sudah mendapatkan vaksin Booster 2.356 jiwa atau sekitar 76,54 persen,” sebutnya.

Meskipun target capaian vaksinasi di Kota Tarakan sedikit meleset, namun Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan Covid-19 Tarakan yang juga Wali Kota Khairul optimis, target bisa dicapai dalam beberapa hari ke depan. 

Khairul mengakui, target 80 persen di akhir bulan lalu, tidak tercapai. Pasalnya, laporan yang diterima, sampai Selasa lalu (30/11), progres vaksinasi baru hampir mencapai 78 persen. 

Demi mencapai target, Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Tarakan bakal mengubah strategi pendistribusian vaksin. Dengan mendatangi warga dari pintu ke pintu. “Selama ini, vaksinasi dilakukan secara massal dengan hanya memfokuskan pelaksanaan di beberapa lokasi,” ujar Khairul. 

Langkah ini akan dilakukan karena mempertimbangkan jumlah sasaran yang dinilai Khairul, mulai berkurang. Disamping itu ada kemungkinan masyarakat mengganggap vaksinasi tidak terlalu penting, karena kasus Covid-19 yang menurun.

“Saya sudah minta dengan Dinas Kesehatan dan semua jajaran, termasuk rumah sakit. Strategi berikutnya akan ada door to door,” ungkap mantan Kepala Dinas Kesehatan Tarakan ini. 

Jika berdasarkan melihat data, Khairul memperkirakan masih sekira 20 persen lagi masyarakat yang belum divaksin di Tarakan. Karena itu, perlu diidentifikasi ulang untuk dilakukan strategi berikutnya. 

Disinggung antisipasi masuknya varian baru Covid-19 jenis Omicron, Khairul mengaku telah mengantisipasinya. Salah satu upaya yang dilakukan, melarang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Tarakan mengambil cuti selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2022. 

“Di Natal dan Tahun Baru, seluruh ASN kita dilarang cuti kalau tidak sangat penting, misalnya berobat, sebaik mungkin dihindari,” harapnya.

Khairul mengimbau masyarakat tidak berangkat ke luar kota, jika tidak ada urusan yang sangat penting. Karena pergerakan orang secara bersamaan biasanya akan meningkatkan peluang terjadinya ledakkan kasus. 

Cara lain, dengan terus menggencarkan kegiatan vaksinasi. Karena itu, Pemkot Tarakan gencar melaksanakan vaksinasi sejak November hingga Desember. Agar capaian vaksinasi bisa di atas 80 persen. Sehingga imunitas masyarakat Tarakan bakal lebih kuat. (sas/mrs/uno)


BACA JUGA

Minggu, 22 November 2015 19:15

Perang Proksi Ancaman Warga Kaltara

<p style="text-align: justify;"><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash;…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers