MANAGED BY:
SENIN
08 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 08 Desember 2021 22:14
Kontribusi Perusahaan Belum Efektif
CSR PERUSAHAAN: Bupati KTT Ibrahim Ali menegaskan plasma menjadi tanggung jawab koperasi.

TIDENG PALE – Kontribusi dan partisipasi perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Tana Tidung (KTT), dinilai masih belum efektif baik masyarakat setempat. 

Pasalnya, kewajiban perusahaan dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) maupun 20 persen lahan plasma masih menuai kontroversi. Bupati KTT Ibrahim Ali menegaskan, mengenai plasma sudah menjadi tanggung jawab penuh koperasi. Apabila berbicara manajemen perusahaan, pemerintah daerah tidak bisa intervensi. 

“Upaya pemerintah daerah untuk mengetahui mekanisme soal CSR dan plasma, dengan memberikan pendampingan hukum kepada teman-teman koperasi,” jelas Ibrahim, belum lama ini. 

Menurut Ibrahim, yang harus diketahui bersama kondisi beberapa perusahaan di KTT ada yang belum stabil. Namun, hal itu tidak jadi masalah. Ada salah satu perusahaan yang sedang pengalihan kepemimpinan atau take over. 

“Mengenai plasma, regulasinya jelas. Setiap perusahaan wajib keluarkan 20 persen lahan dari HGU (Hak Guna Usaha) untuk kepentingan masyarakat. Kita akan tetap mengawal itu dan menindaklanjuti,” tegasnya. 

Pemerintah daerah meyakini, peran serta dari sektor swasta dalam membantu berjalannya roda pemerintahan sumbangsihnya besar. “Kita harus akui, tidak bisa menyepelekan swasta. Kita tidak sanggup berdiri sendiri,” imbuh Ibrahim. 

Jika tanpa peran serta pihak swasta, maka perekonomian bisa macet dan terhambat. Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) misalkan saja, dirapel dalam tiga bulan sekali pasar itu bisa sepi. “Alhamdulillah sekarang TPP tidak pernah saya rapel, tiap bulan keluar,” kata Bupati. 

Termasuk terhadap bantuan yang bersifat stimulan, demi menjaga agar perekonomian tetap stabil. Namun, bantuan yang bersifat stimulan ini ada waktunya. Apabila terus diberikan bantuan stimulan, maka terkesan memanjakan masyarakat. Tahun depan belum tentu ada bantuan bagi pelaku IKM/UKM. (*/mts/uno)


BACA JUGA

Senin, 08 Agustus 2022 10:50
Pelaku Curi Besi untuk Beli Sabu

Besi Pertamina Dicuri, Ruginya Ratusan Juta

TARAKAN - Tertangkap tangan tengah memotong besi milik Pertamina di…

Senin, 08 Agustus 2022 10:47

Lapas Tarakan Klaim Tidak Temukan Napi Terlibat Sabu

TARAKAN - Tersangka DS (32) dalam pengungkapan sabu yang dilakukan…

Sabtu, 06 Agustus 2022 21:09

Warga Tarakan Bawa 1 Kg Sabu

SATUAN Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI – Malaysia, Yonarmed…

Jumat, 05 Agustus 2022 20:53

Motor Curian Dikirim ke Sebatik

TARAKAN - Upaya pelaku FA mengirimkan motor curian ke Sebatik,…

Kamis, 04 Agustus 2022 21:00

Nama Kadinkes Tarakan Dicatut

TARAKAN - Nama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan Devi Ika…

Kamis, 04 Agustus 2022 20:59

Pembelian BBM Bersubdisi Pakai Aplikasi di Tarakan, Sudah Tahap Registrasi

TARAKAN - Penerapan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsdi bagi…

Selasa, 02 Agustus 2022 21:52

Petani Rumput Laut Dibekuk Tim Patroli

NUNUKAN – Tim Gabungan Second Fleet Quick Respons (SFQR) Pangkalan…

Sabtu, 30 Juli 2022 21:26

Sepekan Sekali Wajib Lapor

TARAKAN - Hingga saat ini, klien asimilasi bagi narapidana di…

Sabtu, 30 Juli 2022 21:24

Aturan Baru di Pelabuhan

MEGAHNYA bangunan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, pasca direnovasi total pada…

Jumat, 29 Juli 2022 13:49

Petani Rumput Laut Sesalkan Pemberitahuan Ranjau Sisa Perang Dunia Baru Sekarang

TARAKAN - Petani rumput laut meminta waktu untuk tidak lagi…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers