MANAGED BY:
SELASA
24 MEI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 20 Desember 2021 18:38
Dijadwalkan Ulang, Pencabutan Laporan Ditunda

Ketua DPC PDI Bulungan Minta Penggugat Profesional

SIMPATISAN: Kader PDI Perjuangan mendatangi Pengadilan Tanjung Selor. Senin (20/12).

TANJUNG SELOR - Jadwal pencabutan laporan dari penggugat Norhayati Andris, kepada tergugat Simpatisan PDIP di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Selor dijadwalkan hari ini, Senin (20/12).

 

Laporan itu,buntut daripada SK DPP PDIP yang berisi Pergantian Antar Waktu (PAW), Norhayati sebagai ketua DPRD Kaltara dan Sekretaris DPD PDI Kaltara.

 

Dipapan pengumuman,agenda sidang itu dimulai sekitar pukul 11.00. Pantauan media di lapangan, puluhan simpatisan JLI mendatangi PN Tanjung Selor, dibawa komando ketua DPC PDI Bulungan, Markus Juk. Senin (20/12). 

 

Adapun, tujuan kedatangan mereka bentuk rasa empati kepada ketua DPD Partai. Pasalnya ketua adalah marwah yang patut dijaga harkat dan martabatnya. 

 

Markus, saat dimintai komentar oleh media mengatakan, Sebenarnya agenda sidang hari ini pencabutan laporan dari penggugat.

 

Namun, yang disayangkan keinginan dan harapan kader partai PDI adanya kekompakan dan benar-benar solid. Namun, faktanya pengacara dari penggugat tidak profesional.

 

"Kenapa saya katakan begitu, karena ibu Nor tidak memberikan kuasa penuh kepada pengacaranya. Sehingga belum bisa diambil keputusan. Akibatnya sidang ditunda oleh Hakim," ungkap Markus.

 

Dia menilai, ketidakprofesional ini merupakan bentuk menghalangi atas dikeluarkannya surat keputusan DPP partai. Yang menunjuk Albertus S Baya sebagai ketua DPRD Kaltara mengantikan Ibu Nor.

 

"Kami berharap ke penggugat, untuk berikan surat kuasa penuh kepada pengacaranya. Sehingga leluasa mengambil keputusan dan tidak ada kontroversi dikemudian hari," tegasnya.

 

Akibat penundaan ini, proses pengajuan surat pemberitahuan kepada kepala daerah, tembusan kemendagri ikut terhambat. 

 

"Kami berharap, semuanya bisa legowo.  Disini saya ingin sampaikan bahwa menggugat ketua DPD PDIP itu sulit. Mengingat, beliau bertindak selalu dan atasnama partai bukan individu," sebut dia.

 

Dikesempatan sama, Markus menekankan orang diluar partai PDI. Untuk jangan sekali-kali ikut terlibat urusan internal partai PDI. Apalagi menyebarkan informasi diluar fakta. 

 

"Biarkan kami mengurus dapur kami sendiri, karena persoalan ini dapat terselesaikan. Tanpa campur tangan orang diluar partai. Kami percaya persoalan ini bisa diselesaiakan secara internal partai," pangkas dia.

 

Media ini telah berusaha konfirmasi penasihat hukum tergugat Norhayati Andris, Manysur,  namun tidak ada jawaban sampai berita ini diturunkan.(mts)


BACA JUGA

Kamis, 19 November 2015 18:03

Penghitungan Suara Gunakan Sistem Online

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers