MANAGED BY:
KAMIS
18 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 23 Januari 2022 20:58
MUI Larang Pria Mengajar Santri Perempuan
Syamsi Sarman

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltara, menyesalkan adanya oknum guru ngaji berinisial AR (27) di Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan Tengah, melakukan perbuatan tidak terpuji dengan mencabuli 5 anak di bawah umur, Desember lalu.

"Ini perbuatan oknum. Saya kurang srek ketika media tidak menyebut oknum," ujar Wakil Ketua MUI Kaltara, Syamsi Sarman, Sabtu (23/1).

Menurutnya, seorang oknum guru ngaji juga tidak lepas dari kesalahan. Untuk itu, pihaknya sudah melarang guru ngaji pria untuk mengajar santri wanita. Terlebih santri wanita di atas umur 12 tahun. Jika tidak, harus diberikan jarak mengajar antara guru ngaji pria dan santri wanita.

"Yang paling bagus, laki-laki ngajar laki-laki. Perempuan ngajar perempuan. Kecuali sudah tidak ada, barulah laki-laki ngajar perempuan. Tapi ada batasannya. Saya kira Islam sudah mengatur itu," jelasnya.

Selain itu, santri perempuan diwajibkan juga menggunakan hijab dan tidak diperbolehkan mengajar di rumah. Melainkan harus mengajar di ruang terbuka atau masjid. Peran orangtua juga diharap bisa mengawasi anaknya saat mengaji, sesuai dengan syariat Islam.

Khusus guru ngaji, lanjut Syamsi, berada di bawah koordinasi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI). Sekaligus memberikan sertifikasi dan seleksi untuk guru ngaji. Namun bagi guru ngaji yang di desa, biasanya diawasi oleh ketua RT setempat. "Kalau guru ngaji di masjid, di bawah naungan BKPRMI," ungkapnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Dewan Penasihat BKPRMI Kaltara, rencananya akan memberikan masukan sesuai syariat Islam. Yakni memberi batasan antara laki-laki dan perempuan. Untuk itu, pihaknya berharap pada orangtua untuk tidak takut menyuruh anaknya mengaji bersama guru ngaji. Terutama belajar mengaji di masjid yang sudah terdaftar di pemerintah. Yakni Taman Pendidikan Alquran (TPA). Untuk di desa, disarankan mengaji pada guru yang sudah dikenal.

"Di Tarakan ini ribuan guru ngaji. Jadi satu pelaku itu, jangan dianggap kalau ribuan guru ngaji jelek semua. Orangtua juga tidak perlu ketakutan secara berlebihan. Untuk di pesantren, insyaallah masih banyak yang aman," harapnya. (sas/usi)

 


BACA JUGA

Rabu, 17 Agustus 2022 12:40
BREAKING NEWS

Wartawan Sulit Abadikan Momen, Diskriminasi Masih Menghantui

TANJUNG SELOR - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:37

Mahasiswa Lakukan Aksi Bungkam

TARAKAN - Aksi diam dengan mulut dilakban, dilakukan belasan mahasiswa…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:35

Sementara 24 Parpol Dinyatakan Lengkap

TANJUNG SELOR – Batas pendaftaran bagi partai politik (Parpol) yang…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:34

Dugaan Korupsi di RSUD Nunukan, Rp 5 Miliar tanpa SPJ

UNIT Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Nunukan mendalami kasus…

Selasa, 16 Agustus 2022 15:00
BREAKING NEWS

Pria Berusia 14 Tahun Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

TANJUNG SELOR - Seorang pria berusia 14 tahun, ditemukan gantung…

Selasa, 16 Agustus 2022 12:53

Administratif Belum Lengkap, Daerah Otonomi Baru Perlu Dukungan

TANJUNG SELOR–Pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Tanjung Selor belum juga…

Senin, 15 Agustus 2022 10:01

Dokumen Kawasan Industri Lengkap, Diminta Harus Segera Bekerja sebelum Presiden Datang

Kegiatan di kawasan industri yang berada di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan…

Senin, 15 Agustus 2022 10:00

Genjot Pengerjaan Progres Gedung DPRD Kaltara, Bulanan Ditarget 10 Persen

TANJUNG SELOR–Progres pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:44

Bukan Jadi Kendaraan Bodong

TARAKAN - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai lakukan sosialisasi…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:37

Dua Petinggi PT BTM Jadi Saksi

TANJUNG SELOR – Pemeriksaan terhadap para saksi dari Jaksa Penuntut…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers