MANAGED BY:
SABTU
02 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 16 Februari 2022 20:43
Tersangka Akui 5 Kali Setubuhi Korban
KASUS CABUL: Tersangka (jongkok) saat diamankan aparat kepolisian karena persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

TARAKAN - Suka sama suka menjadi alasan tersangka berinisial IY (17) tega melakukan persetubuhan dengan anak di bawah umur. 

Kelakuan bejat ini dipergoki ibu Mawar (korban, bukan nama sebenarnya) saat tersangka keluar dari kamar korban, di Jalan Tanjung Pasir, Kelurahan Mamburungan, Tarakan Timur, sekitar pukul 24.00 Wita, pada 4 Januari lalu.

Kemudian ibu korban melaporkan ulah tersangka pada Rabu pekan lalu (9/2). IY sempat melarikan diri dari rumahnya, di Jalan Tanjung Pasir. Namun tersangka akhirnya berhasil diamankan saat sedang nongkrong di Kelurahan Mamburungan, Kamis lalu (10/2).

“Keterangan orang di rumah tersangka, sudah dua hari lari dari rumah. Awalnya memang tersangka ini kepergok sama ibu korban. Sempat juga tersangka ini tidak masuk kerja beberapa hari bersama ayah korban,” jelas Kapolsek Tarakan Timur Iptu Gian Evla Tama, Selasa (15/2).

Berdasarkan pengakuan tersangka, sudah melakukan hubungan badan layaknya suami istri sebanyak 5 kali. Bebasnya tersangka keluar masuk rumah korban. Karena tersangka bekerja sebagai nelayan bersama ayah korban. 

“Tersangka memanfaatkan itu dan sering ketemu sama korban. Namun kelewatan sampai berhubungan badan dan semuanya dilakukan di rumah korban,” ungkapnya.

Saat melakukan hubungan badan pertama kali pada Agustus 2021 lalu. Korban mendapat upaya pemaksaan dari tersangka. Dengan cara bujuk rayu untuk berhubungan badan. Jalinan asmara kedua anak di bawah umur ini, sudah berlangsung sejak Juni 2021 lalu. 

“Tersangka dan korban juga mengakui sudah berhubungan badan selama lima kali. Korban ini masih 16 tahun dan sekolah di jenjang SMP,” bebernya.

Pihaknya juga sudah melakukan visum kepada korban dan hasilnya masih menunggu keterangan dokter di RSUD dr Jusuf SK Tarakan. Kini tersangka terancam melanggar Pasal 81 ayat 2 juncto 76d Undang-Undang (UU) RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan pemerintah pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman pidana 15 tahun penjara. (sas/uno)


BACA JUGA

Jumat, 01 Juli 2022 20:56

Dianggarkan Rp 3 Miliar Untuk Penambahan PJU Baru di Tarakan

TARAKAN - Alokasi anggaran untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) di…

Kamis, 30 Juni 2022 21:28

DPT KTT Berkurang 6 Jiwa

TIDENG PALE – Sesuai arahan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI,…

Rabu, 29 Juni 2022 20:52

Kesadaran Berlalu Lintas Masih Minim

TIDENG PALE – Kesadaran masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT) dalam…

Rabu, 29 Juni 2022 20:50

Pengembangan Industri Kerajinan Ukir

TIDENG PALE - Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, melalui Dinas Perindustrian…

Rabu, 29 Juni 2022 20:48

Jalur Afirmasi Sepi Peminat

TARAKAN - Hari terakhir pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)…

Selasa, 28 Juni 2022 20:59

Masih Perlu Koordinasi ke DPU KTT

TIDENG PALE - Operasional Pelabuhan Kuliner di Desa Sedulun, masih…

Selasa, 28 Juni 2022 20:58

Selesaikan Laporan Aset Desa ke Kemendagri, KTT Jadi yang Pertama

TIDENG PALE – Kabupaten Tana Tidung (KTT) menjadi salah satu…

Senin, 27 Juni 2022 21:03

Berharap Kemajuan dan Kesejahteraan KTT

TANJUNG SELOR –  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tana…

Sabtu, 25 Juni 2022 21:02

Standarisasi Layanan Rumah Sakit

TARAKAN - Pemerintah mengubah pola pelayanan rumah sakit bagi peserta…

Sabtu, 25 Juni 2022 20:55

Pelanggaran Melawan Arah Mendominasi

SAAT Operasi Patuh Kayan yang digelar hingga 26 Juni lalu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers