MANAGED BY:
RABU
06 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 05 Maret 2022 10:49
Terdakwa Vaksin Palsu di Tarakan Divois Berbeda
Sidang dalam perkara vaksin palsu.

TARAKAN - Tiga orang terdakwa vaksin palsu, Hendra, Roby dan Rismayanti divonis berbeda oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tarakan, Kamis (3/3). Sebelumnya, tuntutan ketiganya juga berbeda Rismayanti dituntut 10 bulan denda Rp 5 juta, Robi yang menjadi makelar dan Hendra yang merupakan memasukkan data vaksin palsu malah dituntut 8 bulan penjara.

Humas Pengadilan Negeri Tarakan, Imran Marannu Iriansyah menjelaskan, untuk terdakwa Hendra divonis 7 bulan 15 hari ditambah denda Rp 5 juta. Dengan ketentuan apabila tidak dibayar, maka denda diganti kurungan selama satu bulan.

"Hendra dan Roby putusannya sama. Rismayanti Majelis Hakim putus 8 bulan penjara dan denda Rp 5 juta subsider 1 bulan kurungan juga," jelasnya, Jumat (5/3).

Salah satu pertimbangan Majelis Hakim menjatuhkan hukuman lebih tinggi 15 hari terhadap Rismayanti dari dua terdakwa lainnya, karena di persidangan Rismayanti berbelit-belit. Bahkan Rismayanti tidak mengakui semua keterangannya, menyangkal dan tidak melakukan perbuatannya. "Jadi ada alasan pemberat untuk Rismayanti. Sedangkan Roby dan Hendra mengakui semua keterangan saksi dan jujur," katanya.

Dalam perkara ini, ada sejumlah uang yang turut disita dari para terdakwa dan alam putusan dirampas untuk negara. Namun, ada sebagian barang bukti lain yang dikembalikan kepada saksi korban.

Setelah putusan dibacakan, ketiga terdakwa menerima dan tidak ada yang mengajukan banding. Termasuk Jaksa Penuntut Umum (JPU), kata dia juga tidak mengajukan banding. Sehingga, kasusnya sudah berkekuatan hukum tetap dan tinggal dilakukan eksekusi terhadap ketiga terdakwa untuk menjalani sisa hukumannya.

Imran menegaskan, Majelis Hakim menjatuhkan putusan tidak berpatokan pada tuntutan JPU. Melainkan, melihat dari fakta persidangan. Dalam dakwaan yang disangkakan kepada terdakwa, juga JPU menyebutkan beberapa pasal yang memiliki ancaman hukuman masing-masing. "Ketiga terdakwa ini kena Undang undang Nomor 11 Tahun 2008, jadi terbukti memanipulasi data secara elektronik," ungkapnya.

Ia menerangkan, dalam fakta persidangan diketahui terdakwa melakukan manipulasi data yang sebenarnya. Data tersebut elektronik dan tersangkut Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Meski memasukkan ke sistem yang sah, namun data atau user dimanipulasi. "Memang sudah sesuai, dikeluarkan secara sah. Tapi, datanya di manipulasi. Mereka peran berantai, ada yang print, masuk ke sistem," tegasnya.

Sementara itu, Penasehat Hukum Rismayanti, Fida Nur Udkilla Hasibuan mengatakan, kliennya menerima putusan Majelis Hakim. Ia menilai, putusan ini karena dalam pembelaan kliennya sudah mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. "Kami terima dengan putusan majelis hakim. Meskipun sangat di sayangkan putusan klien kami masih lebih tinggi dari 2 terdakwa lainnya yaitu Hendra dan Robby," singkatnya.(sas)


BACA JUGA

Selasa, 05 Juli 2022 20:42

DPB Kaltara Naik 1.202 Pemilih

TANJUNG SELOR - Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester I…

Selasa, 05 Juli 2022 20:40

Kerugian Negara Ditaksir Rp 1,1 M

TIGA tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam pengelolaan…

Selasa, 05 Juli 2022 12:35

Perusahaan Minta Ganti Sewa Lahan, Pemkab Tana Tidung Didesak Bayar Rp 50 Miliar

TANA TIDUNG–Status lahan milik PT Inhutani, dengan Pemerintah Kabupaten Tana…

Senin, 04 Juli 2022 21:12

Usulan DAK Fisik Rp 588,74 M

TANJUNG SELOR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Utara…

Senin, 04 Juli 2022 21:10

Kerap Ditangkap, Lakukan Aksi Mogok, Akhirnya Kapal Angkut Sembako Diperbolehkan Beroperasi

NUNUKAN - Aksi mogok beroperasi bagi kapal angkutan pedalaman di…

Sabtu, 02 Juli 2022 21:20

Alur Pelayaran di Sini Belum Tuntas, Mulai Budidaya Rumput Laut hingga Ada Ranjau

TARAKAN - Alur pelayaran di perairan Kabupaten Nunukan dan Kota…

Sabtu, 02 Juli 2022 21:15

Pengembangan Kasus Sabu Terkendala Jaringan Terputus

TARAKAN - Pemusnahan barang bukti sabu hasil pengungkapan Satreskoba Polres…

Jumat, 01 Juli 2022 20:52

Mewakili Kaltara di MTQ Nasional XXIX di Kalsel

Mendapatkan juara I dalam kategori Tahfidz Qur'an, Ade Abdurrahman pun…

Jumat, 01 Juli 2022 20:51

Masuk Hutan Kota Ini, Hanya Dibikin Satu Akses

TANJUNG SELOR - Hutan Kota Bunda Hayati Tanjung Selor dikonsep…

Jumat, 01 Juli 2022 11:03

Usulan Bangun Rumah Sakit Jiwa di Kaltara Belum Disetujui

TANJUNG SELOR - Rencana pembangunan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers