MANAGED BY:
KAMIS
18 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 08 Maret 2022 12:47
Sesalkan Kejadian Santri Meninggal di Embung Bengawan
BERDUKA. Santri Pesantren MBS Tarakan melakukan shalat ghaib untuk berdoa pada korban yanh meninggal di Embung Bengawan, Senin (7/3).(IST)

TARAKAN - Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Kaltara sesalkan kejadian tenggelamnya seorang santri Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tarakan di Embung Bengawan, Minggu (6/3). Ketua PW Muhammadiyah Kaltara, Syamsi Sarman mengatakan, pihaknya mewakili keluarga besar Muhammadiyah menyesalkan kejadian ini dan turut berbelasungkawa.

"Semoga almarhum husnul khotimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kami juga merasa sangat kehilangan. Kepada keluarga dan kita semua semoga mendapat kesabaran dan bisa memetik hikmah dibalik musibah ini. Hari ini seluruh ustadz dan santri di pesantren melaksanaan sholat ghaib dan berdoa untuk almarhum," katanya, Senin (7/3).

Ia mengakui, akan menyerahkan sepenuhnya kejadian tersebut untuk dilakukan penyelidikan oleh Polsek Tarakan Utara. Bahkan ia sudah bertemu langsung dengan Kapolsek Tarakan Utara. Jika ada unsur kelalaian atau kesalahan prosedur, pihaknya siap menindak tegas petugas pesantren. "Tapi, kalau misalnya hanya dalam bentuk diluar kontrol misalnya, karena mereka tahu kalau itu dilarang mandi di embung," tuturnya.

Namun, keterangan dari pihak pendamping sudah menanyakan kepada warga sekitar dan menyatakan biasanya ada anak-anak yang berenang di embung tersebut. Akhirnya dari pendamping mengizinkan hanya santri yang bisa berenang, bermain di embung. Sedangkan yang tidak bisa berenang berada di pinggir saja.

Namun kemudian korban NA (12) mengalami musibah tenggelam. Ia juga enggan berspekulasi lebih jauh. Namun, keterangan dari pembina pesantren sudah mengarahkan untuk santri yang bisa berenang saja. Bahkan ada sekitar 90 anak yang berenang dengan didampingi pembimbing. "Ini kan kegiatan kepanduan, seperti pramuka. Pembina atau ketua rombongan satu orang, ada 20 kakak pendamping yang mengawasi dari 90 anak yang dibawa," sebutnya.

Pada waktu kejadian, kata Syamsi, juga ada warga dan Babinsa maupun Babinkamtibmas di lokasi kejadian. Pertolongan pertama sudah dilakukan, dibantu warga sekitar. Namun, ternyata nyawa korban tidak bisa tertolong. Saat dibawa ke Puskesmas Juata juga sudah dinyatakan meninggal dunia. Sehingga korban langsung dibawa ke pesantren dengan memanggil pihak keluarga.

Korban sendiri sebenarnya merupakan warga Kabupaten Bulungan. Hanya ada beberapa keluarga korban di Tarakan. Setelah serah terima, korban dibawa ke Bulungan dengan didampingi pendamping. Petugas MBS juga baru pulang setelah pemakaman selesai dilakukan.

"Kami pastikan akan kooperatif selama penyelidikan dilakukan. Terutama jika ada pihak yang merasa keberatan, kami siap bertanggung jawab. Kalau harus diproses, kami siap," tegasnya.

Kapolres Tarakan AKBP Taufik Nurmandia melalui Kapolsek Tarakan Utara AKP Kistaya mengaku masih melakukan penyelidikan terkait tenggelamnya santri Pesantren MBS. Pemeriksaan dilakukan mulai dari pemeriksaan saksi mata yang ada di lokasi kejadian, pembimbing korban maupun teman-teman korban yang juga ikut berenang. "Semua masih dalam penyelidikan," singkatnya.(sas)

 


BACA JUGA

Rabu, 17 Agustus 2022 10:58

Kolam Limbah Jebol Lagi, Air Sungai Tak Bisa Dikonsumsi

TANJUNG SELOR - Sasa (16/8), kolam limbah tambang yang berada…

Rabu, 17 Agustus 2022 10:56
Jebolnya Tanggul PT KPUC di Malinau

DLH Bantah Limbah Tambang, Diskes: Pencemaran Bisa Dilihat dari Fisik

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) akhirnya turun ke lokasi…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:44

Keberadaan TPS3R Dikeluhkan

TARAKAN - Warga RT 18 Kelurahan Sebengkok, Tarakan Tengah mengeluhkan…

Senin, 15 Agustus 2022 10:06

Tak Hapal Nomor Plat, Salah Kembalikan Sepeda Motor

TARAKAN - Gara-gara salah bawa sepeda motor di Pelabuhan Malundung,…

Senin, 15 Agustus 2022 10:05

Pulang, 68 Jemaah Haji asal Tarakan Dalam Kondisi Sehat

TARAKAN - Dari total 68 jemaah haji asal Tarakan, yang…

Senin, 15 Agustus 2022 10:04

Dapur Higienis di Lapas Tarakan Jadi Atensi

TARAKAN - Keberadaan dapur di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:50

Sebulan Berangkat, Rumah Disatroni Maling

TARAKAN - Ditinggalkan pemiliknya selama sebulan, rumah di RT 10…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:45

Mahasiswa Tuntut Kinerja PLN

TARAKAN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Bersatu,…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:42

Tenaga Honorer Perlu Didata

NUNUKAN – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB)…

Jumat, 12 Agustus 2022 20:39

Pembangunan Dermaga Sungai Sebakis Jadi Temuan BPK

NUNUKAN – Proyek pembangunan dermaga Sungai Sebakis, di Kabupaten Nunukan,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers