MANAGED BY:
SENIN
08 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 06 April 2022 20:29
Transportasi Atur PPDN
KEBERANGKATAN: Masyarakat yang ingin menggunakan transportasi udara bila sudah vaksin booster tidak perlu lampirkan hasil rapid tes antigen atau PCR.

TARAKAN - Pemerintah sudah mengizinkan masyarakat untuk melakukan mudik tahun ini. 

Namun, Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) harus sudah mendapatkan vaksin booster atau vaksin dosis ketiga. Jika ingin keluar kota menggunakan transportasi udara maupun laut, tanpa melampirkan hasil rapid tes bebas Covid-19 menggunakan antigen atau PCR (Polymerase Chain Reaction). 

Koordinator Substansi Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah (UKLW) di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Tarakan Rina Apridayati mengatakan, PPDN yang baru mendapatkan vaksin hingga dosis kedua wajib menyertakan antigen minimal 1x24 jam atau PCR 3x24 jam. 

Sedangkan untuk PPDN yang mendapatkan vaksin masih dosis pertama, wajib PCR berlaku 3x24 jam. “Persyaratannya hampir sama dengan sebelum ini, cuma berbeda vaksin booster saja,” ujarnya, Selasa (5/4). 

Anak usia 6 tahun yang ingin berangkat juga diatur dalam Surat Edaran Nomor SE 36 Tahun 2022, tentang Petunjuk Perjalanan Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19 dari Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub. Aturan yang mulai berlaku sejak 5 April ini, merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 16 Tahun 2022.

“Kalau anak 6 tahun ke bawah tak wajib testing. Tapi, sesuai surat edaran itu untuk pendampingnya harus sesuai ketentuan persyaratan pelaku perjalanan. Anak usia 6 tahun ke bawah belum disarankan pemerintah untuk di vaksin,” jelasnya.

Untuk anak usia 6 tahun ke atas, sudah mendapatkan vaksin hingga dosis kedua menyesuaikan aturan. Harus melampirkan hasil rapid tes antigen miniml 1x24 jam atau PCR 3x24 jam. 

Selain itu, untuk PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi. Maka, wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR, yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan. 

PPDN ini juga wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah, yang menyatakan tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Surat Edaran dari Satgas Covid berlaku untuk semua transportasi. Kalau di Tarakan, transportasi antar wilayahnya cuma melalui udara dan laut saja. Nanti, biasanya ada turunan lagi khusus transportasi laut. Sementara ini, baru Kementerian Perhubungan saja,” tuturnya. (sas/uno)


BACA JUGA

Senin, 08 Agustus 2022 10:51

Di Tarakan, Pemohon Warga Tidak Mampu Membludak

TARAKAN - Pemkot Tarakan menambah kuota afirmasi dalam Penerimaan Peserta…

Senin, 08 Agustus 2022 10:46
Pemkab Bulungan Masih Mendata

Nasib Honorer Mengambang, Masih Tunggu Arahan Lanjutan dari Pemerintah Pusat

Pemkab Bulungan masih mendata jumlah tenaga honorer yang ada saat…

Minggu, 07 Agustus 2022 14:16

Pendapatan APBN Alami Kenaikan

TANJUNG SELOR - Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) I,…

Minggu, 07 Agustus 2022 14:03

Katanya Kuota Melimpah, Antrean Mengular, DPRD Minta Dinas Terkait Turun ke Lapangan

Antrean mengular sepanjang ruas Jalan Sengkawit, Tanjung Selor, masih sulit…

Sabtu, 06 Agustus 2022 21:07

Inginkan Masa Penahanan di Lapas Tarakan

TANJUNG SELOR – Agenda persidangan perkara ilegal mining dengan terdakwa…

Jumat, 05 Agustus 2022 20:52

Barang Bukti Ilegal Dibakar

NUNUKAN – Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Tarakan Wilayah…

Jumat, 05 Agustus 2022 20:47

Sementara hanya 2 Saksi

TANJUNG SELOR - Sidang perkara ilegal mining dengan terdakwa Hasbudi,…

Jumat, 05 Agustus 2022 20:45

Waspadai Kosmetik Ilegal, Temukan 1.740 Produk Tanpa Izin Edar

TARAKAN – Masyarakat agar lebih waspada dalam pembelian kosmetik. Apalagi…

Kamis, 04 Agustus 2022 20:57
4 Bulan, Sudah 47 Kg Sabu Asal Malaysia Diamankan di Nunukan

3 Kurir Sabu di Nunukan Terancam Hukuman Mati

NUNUKAN – Tiga orang kurir narkotika golongan I jenis sabu,…

Kamis, 04 Agustus 2022 20:55

Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemprov Kaltara, Terduga Terlapor Belum Diperiksa

TANJUNG SELOR – Terjadinya dugaan jual beli jabatan di lingkup…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers