MANAGED BY:
RABU
06 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 15 April 2022 20:21
Penghentian Penuntutan, Tersangka Dibebaskan
PENGHENTIAN TUNTUTAN: Tersangka Ahmad Syafaruddin (rompi merah) meminta maaf pada korban sebelum dibebaskan, Kamis (14/4).

TARAKAN - Isak tangis tersangka dan korban tidak terbendung saat dilakukan restorative justice di kantor Kejaksaan Negeri Tarakan, Kamis (14/4). Tersangka, Ahmad Syafaruddin telah melakukan tindak pidana pencurian satu unit handphone.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan Adam Saimima mengatakan, sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan sekaligus memfasilitasi dilakukan restorative justice atau penghentian penuntutan. Sementara mediasi antara korban dan tersangka juga sudah dilakukan pada 7 April lalu.

“Penghentian tuntutan sampai pada tahap di Kejari saja. Atas usulan tersebut, kami laporkan ke pimpinan. Dalam hal ini Kejaksaan Tinggi Kaltim, Samarinda dan Kejaksaan Agung, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum,” jelasnya.

Setelah itu, pihaknya melakukan ekspose tindak pidana tersebut. Berdasarkan fasilitasi yang dilakukan tim JPU antara korban dan tersangka dilakukan perdamaian. “Akhirnya ditemukan kesepakatan damai antara kedua pihak. Karena antara tersangka dan korban ini masih ada hubungan keluarga. Korban ini adik dari ibu tersangka. Perdamaian disaksikan Ketua RT dan pihak keluarga,” ungkapnya.

Adapun pertimbangan penghentian tuntutan, tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana pencurian. Ancaman hukuman tidak lebih dari lima tahun penjara. Ditambah lagi, tersangka sudah meminta maaf dengan berdamai bersama korban. Tersangka juga harus mendapat penghasil, untuk menafkahi ibu kandungnya. Sebab ayah kandung tersangka sudah bercerai.

“Atas pertimbangan itu dan korban memaafkan. Sehingga pimpinan menyetujui diusulkan untuk penghentian perkara sampai tingkat Kejari. Untuk perkara ini dianggap selesai dan situasi dalam keadaan semula,” tuturnya.

Sementara barang bukti satu unit handphone sudah dikembalikan kepada korban. Mesti tersangka berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. Pihaknya akan terus mengawasi tersangka. Jika nantinya tersangka melanggar tindak pidana, maka akan terancam hukuman maksimal.

“Kepada tersangka untuk menjaga ibunya dan jangan sampai terulang serta cari uang yang halal,” pesannya.

Mesti dilakukan restorative justice,  Adam menegaskan, tersangka sudah menjalani hukuman penjara selama 2 bulan. Tidak semua bisa dilakukan restorative justice. Karena ada hal-hal yang harus memenuhi syarat dan diusulkan ke pimpinan. (sas/uno)


BACA JUGA

Selasa, 05 Juli 2022 20:42

DPB Kaltara Naik 1.202 Pemilih

TANJUNG SELOR - Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester I…

Selasa, 05 Juli 2022 20:40

Kerugian Negara Ditaksir Rp 1,1 M

TIGA tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam pengelolaan…

Selasa, 05 Juli 2022 12:35

Perusahaan Minta Ganti Sewa Lahan, Pemkab Tana Tidung Didesak Bayar Rp 50 Miliar

TANA TIDUNG–Status lahan milik PT Inhutani, dengan Pemerintah Kabupaten Tana…

Senin, 04 Juli 2022 21:12

Usulan DAK Fisik Rp 588,74 M

TANJUNG SELOR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Utara…

Senin, 04 Juli 2022 21:10

Kerap Ditangkap, Lakukan Aksi Mogok, Akhirnya Kapal Angkut Sembako Diperbolehkan Beroperasi

NUNUKAN - Aksi mogok beroperasi bagi kapal angkutan pedalaman di…

Sabtu, 02 Juli 2022 21:20

Alur Pelayaran di Sini Belum Tuntas, Mulai Budidaya Rumput Laut hingga Ada Ranjau

TARAKAN - Alur pelayaran di perairan Kabupaten Nunukan dan Kota…

Sabtu, 02 Juli 2022 21:15

Pengembangan Kasus Sabu Terkendala Jaringan Terputus

TARAKAN - Pemusnahan barang bukti sabu hasil pengungkapan Satreskoba Polres…

Jumat, 01 Juli 2022 20:52

Mewakili Kaltara di MTQ Nasional XXIX di Kalsel

Mendapatkan juara I dalam kategori Tahfidz Qur'an, Ade Abdurrahman pun…

Jumat, 01 Juli 2022 20:51

Masuk Hutan Kota Ini, Hanya Dibikin Satu Akses

TANJUNG SELOR - Hutan Kota Bunda Hayati Tanjung Selor dikonsep…

Jumat, 01 Juli 2022 11:03

Usulan Bangun Rumah Sakit Jiwa di Kaltara Belum Disetujui

TANJUNG SELOR - Rencana pembangunan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers