MANAGED BY:
RABU
06 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 04 Mei 2022 19:12
Oknum Polisi Ditangkap Polisi, Ternyata Oknum Polisi Itu Diduga Punya Bisnis Ini...!!

Diduga Miliki Tambang Emas Ilegal

DIRINGKUS: Oknum polisi (kiri) yang diamankan saat berada di Bandara Juwata Tarakan, Rabu (4/5).

TARAKAN - Salah seorang oknum polisi berinisial HSB diamankan tim gabungan Ditkrimsus Polda Kaltara dan Polres Tarakan di Bandara Juwata Tarakan sekitar pukul 12.00 Wita, Rabu (4/5). HSB diduga terlibat tambang emas ilegal di wilayah Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan. 

 

Kapolda Kaltara, Irjen Pol Daniel Adityajaya melalui Direktur Reksrimsus Polda Kaltara, AKBP Hendy Febrianto Kurniawan mengatakan, Briptu HSB rencananya hendak berangkat bersama 5 orang lainnya ke Makassar, Sulawesi Selatan. Pihaknya mendapatkan informasi adanya tambang emas ilegal di Kecamatan Sekatak.

 

Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol Erwin Zadma kemudian membentuk tim gabungan Kriminal Khusus, dari Polres Bulungan dan Polres Tarakan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan.  “Pada 30 April kami datangi wilayah tersebut di Sekatak dan mendapatkan praktek ilegal mining tambang emas. Dengan cara perendaman menggunakan sianida dan karbon,” ujarnya, ditemui usai dilakukan penggeledahan di rumah Briptu HSB. 

Dari temuan tersebut, pihaknya kemudian mengamankan lima orang, tiga eskavator dan dua truk karbon. Yang sudah dalam proses perendaman. Dilakukan pemeriksaan secara maraton, dari lima orang ini. Tiga diantaranya MI alias Ayung sebagai koordinator lapangan. Kemudian BA alias EH sebagai mandor, M sebagai penjaga bak untuk merendam karbon yang ada di lokasi tambang ilegal ini langsung ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan. 

“MI merupakan yang menghubungkan HSB dengan lokasi di sana (Sekatak). Dari keterangan ketiganya menerangkan secara kesesuaian, pemiliknya HSB dan kami tetapkan tersangka kemudian dilakukan penangkapan. Karena secara intelejen, kami mendapatkan data bahwa ada upaya untuk menghilangkan barang bukti dan menghalangi penyidikan,” ungkapnya. 

Sehingga, dilakukan upaya penangkapan untuk mempercepat dan mencegah adanya barang bukti yang coba dihilangkan. 

Temuan dari penggeledahan, kata dia, menemukan beberapa dokumen usaha ilegal HSB. Tidak hanya tambang emas, ditemukan juga bisnis ilegal pakaian bekas dan data aliran keuangan HSB kepada sejumlah pihak tertentu. 

Dari data ini, pihaknya menyegel satu unit rumah yang berdasarkan data dibangun untuk pejabat tertentu. Sehingga, berpotensi juga untuk dijerat dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) berdasarkan hasil penggeledahan timnya. 

“Kami juga amankan beberapa handphone dan barang berharga lainnya, termasuk uang,” tegasnya. 

Dalam waktu dekat, kasus ini akan dikembangkan kepada para pihak untuk menyempurnakan perkara ini. Namun, dari hasil penyidikan dari lima orang saksi dan ahli maupun proses lainnya sudah sempurna, sudah utuh dan berkesesuaian.

“Kami police line kamar utama HSB dan rumah. Yang kami temukan dokumen dibangun untuk pejabat tertentu. Kendaraan yang kami sita, ada Alphard dan Honda Civic masing-masing satu unit,” bebernya. 

Penangkapan di Bandara Juwata Tarakan, kata dia, setelah pihaknya mendapatkan informasi HSB hendak berangkat ke Makassar. Setelah pihaknya mendapatkan data intelejen keterlibatan HSB dalam bisnis tambang emas ilegal dan ada upaya nyata untuk menghilangkan barang bukti. Sehingga pihaknya putuskan untuk melakukan upaya penangkapan. 

“Tidak ada perlawanan. Kami terapkan pasal 158 junto 161 Undang undang No. 32 Tahun 2020 tentang Mineral dan Batu Bara,” tegasnya.

Sedangkan status HSB sebagai polisi aktif, ia pastikan tetap menjalankan ancaman hukuman pidana yang bisa menjerat HSB. Sesuai dengan peradilan umum, sedangkan untuk Propam akan melanjutkan dengan kode etik dan lainnya.  “Selain pidana umum itu, berpotensi juga kami terapkan lagi dengan pasal TPPU terhadap HSB,” tegasnya. (sas)


BACA JUGA

Rabu, 06 Juli 2022 21:22

Kuota Solar di SPBU Menurun

TANJUNG SELOR – Persoalan antrean panjang kendaraan yang terjadi di…

Rabu, 06 Juli 2022 21:20

Awasi 2 Organisasi Terlarang

TARAKAN – Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam…

Selasa, 05 Juli 2022 20:42

DPB Kaltara Naik 1.202 Pemilih

TANJUNG SELOR - Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester I…

Selasa, 05 Juli 2022 20:40

Kerugian Negara Ditaksir Rp 1,1 M

TIGA tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam pengelolaan…

Selasa, 05 Juli 2022 12:35

Perusahaan Minta Ganti Sewa Lahan, Pemkab Tana Tidung Didesak Bayar Rp 50 Miliar

TANA TIDUNG–Status lahan milik PT Inhutani, dengan Pemerintah Kabupaten Tana…

Senin, 04 Juli 2022 21:12

Usulan DAK Fisik Rp 588,74 M

TANJUNG SELOR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Utara…

Senin, 04 Juli 2022 21:10

Kerap Ditangkap, Lakukan Aksi Mogok, Akhirnya Kapal Angkut Sembako Diperbolehkan Beroperasi

NUNUKAN - Aksi mogok beroperasi bagi kapal angkutan pedalaman di…

Sabtu, 02 Juli 2022 21:20

Alur Pelayaran di Sini Belum Tuntas, Mulai Budidaya Rumput Laut hingga Ada Ranjau

TARAKAN - Alur pelayaran di perairan Kabupaten Nunukan dan Kota…

Sabtu, 02 Juli 2022 21:15

Pengembangan Kasus Sabu Terkendala Jaringan Terputus

TARAKAN - Pemusnahan barang bukti sabu hasil pengungkapan Satreskoba Polres…

Jumat, 01 Juli 2022 20:52

Mewakili Kaltara di MTQ Nasional XXIX di Kalsel

Mendapatkan juara I dalam kategori Tahfidz Qur'an, Ade Abdurrahman pun…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers