MANAGED BY:
KAMIS
18 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 17 Mei 2022 13:11
Wanita Diduga Bunuh Diri, Dalami Motif Korban Meninggal Dunia

TARAKAN - Warga Binalatung RT 14, Kelurahan Pantai Amal, Tarakan Timur dihebohkan dengan ditemukannya seorang perempuan yang sudah tidak bernyawa sekitar pukul 06.00 Wita, Senin (16/5). Perempuan berinisial MR (27) diduga melakukan upaya bunuh diri dengan seutas tali.

Ketua RT 14, Eka Putra Mulyadi mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh Berlian tetangga MR pada pukul 06.00 Wita. Kecurigaan tetangga sebelumnya sudah terdengaar saat anak korban menangis sekitar pukul 03.00 Wita. Hanya saja Berlian masih abai terhadap suara tangis anak MR. Sebab hampir setiap malam anak korban menangis.

"Nah menjelang fajar, anak korban tuh masih menangis jadi tetangganya pergi cek ke dalam rumah. Ternyata MR sudah tergeletak dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi leher terikat dengan tali ayunan anaknya," katanya.

Berlian sempat terdiam menatap sebentar dan memastikan korban dalam keadaan meninggal dunia. Lalu kemudian Berlian menggendong anak korban dan melaporkan kepada warga sekitar. "Jadi ibu Berlian kan engga berani sentuh korban, makanya dia liat-liat dulu selama beberapa menit. Tidak ada tanda-tanda dari MR langsung dia pergi lapor ke pak RT," ungkapnya.

Disinggung soal penyebab kematian warganya, masih banyak dugaan atau asumsi yang bermunculan. Hanya saja pihaknya tidak bisa menyimpulkan motif dari MR ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Ia dan pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.

"Ada yang bilang kalo memang dia gantung diri tapi posisinya rancu. Karena tergeletak dilantai. Biasanya kalau gantung diri posisinya pasti tergantung. Yah semuanya itu cuma asumsi dan dugaan saja. Kami serahkan kapada pihak kepolisian. Sudah diamankan sama Polsek Timur untuk divisum," tegasnya.

Sementara itu Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia melalui Kapolsek Tarakan Timur, Iptu Gian Evla Tama menjelaskan, pihaknya masih memeriksa saksi-saksi berkaitan dugaan bunuh diri di wilayah hukumnya. Pihaknya juga menunggu hasil visum untuk memastikan apakah MR benar bunuh diri atau ada dugaan tindak pidana lainnya.

"Ketahuannya waktu majikannya ngecek, korban sekira pukul 06.30 Wita sudah tergeletak dibawah. Dilehernya ada tali, itu yang kami dalami dulu," tuturnya.

Posisi korban yang tidak tergantung menjadi tanda tanya. Menurut keterangan pacar korban, sempat melakukan video call hingga korban memutuskan komunikasi karena mau memasak mie instan pada Minggu (15/5) malam. Namun di pagi hari mendapatkan informasi MR ditemukan meninggal dunia. Pihaknya masih mengumpulkan informasi keberadaan korban maupun aktivitas dari tengah malam hingga korban ditemukan meninggal. "Saksi sementara majikan dan orang yang pertama menemukan. Termasuk pacarnya juga nanti kami minta keterangan sebagai saksi," ungkapnya.

Dari informasi sementara, korban yang merupakan janda anak satu ini tinggal dirumah majikannya bersama anaknya. Pada saat ditemukan, anak korban ada disebelahnya sambil menangis memegang perut korban.

"Majikannya masih kami panggil untuk dimintai keterangan. Pagi itu pas dapat informasi tentang korban, kami langsung merapat bersama unit inavis, terus kami tanyakan penanganannya ternyata Polsek yang ambil. Berarti kami yang tangani," katanya.

Di rumah korban, barang bukti yang diamankan pakaian yang digunakan korban maupun tali yang ada di leher korban. Pihaknya menunggu hasil visum luar juga untuk memastikan tanda tanda kekerasan di tubuh korban.

Pemeriksaan juga belum dilanjutkan, sambil menunggu hasil visum dan saksi yang akan dimintai keterangan. Sementara ini baru satu saksi yang sedang dilakukan pemeriksaan.

"Kami masih cari keluarganya. Ini mau didalami, kalau ada keluarganya mau ditanya dulu. Apakah ada permasalahan sebelumnya atau bagaimana. Tapi, pacarnya warga Tarakan," imbuhnya.(sas)


BACA JUGA

Rabu, 17 Agustus 2022 12:40
BREAKING NEWS

Wartawan Sulit Abadikan Momen, Diskriminasi Masih Menghantui

TANJUNG SELOR - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:37

Mahasiswa Lakukan Aksi Bungkam

TARAKAN - Aksi diam dengan mulut dilakban, dilakukan belasan mahasiswa…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:35

Sementara 24 Parpol Dinyatakan Lengkap

TANJUNG SELOR – Batas pendaftaran bagi partai politik (Parpol) yang…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:34

Dugaan Korupsi di RSUD Nunukan, Rp 5 Miliar tanpa SPJ

UNIT Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Nunukan mendalami kasus…

Selasa, 16 Agustus 2022 15:00
BREAKING NEWS

Pria Berusia 14 Tahun Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

TANJUNG SELOR - Seorang pria berusia 14 tahun, ditemukan gantung…

Selasa, 16 Agustus 2022 12:53

Administratif Belum Lengkap, Daerah Otonomi Baru Perlu Dukungan

TANJUNG SELOR–Pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Tanjung Selor belum juga…

Senin, 15 Agustus 2022 10:01

Dokumen Kawasan Industri Lengkap, Diminta Harus Segera Bekerja sebelum Presiden Datang

Kegiatan di kawasan industri yang berada di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan…

Senin, 15 Agustus 2022 10:00

Genjot Pengerjaan Progres Gedung DPRD Kaltara, Bulanan Ditarget 10 Persen

TANJUNG SELOR–Progres pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:44

Bukan Jadi Kendaraan Bodong

TARAKAN - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai lakukan sosialisasi…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:37

Dua Petinggi PT BTM Jadi Saksi

TANJUNG SELOR – Pemeriksaan terhadap para saksi dari Jaksa Penuntut…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers