MANAGED BY:
KAMIS
18 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 27 Juni 2022 21:01
Memutuskan Berhenti Sebagai ASN Nunukan, Tetap Terima Digaji
HAMSENG

NUNUKAN – Hamseng, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Nunukan, masih menerima gaji. Meski hampir setahun tidak masuk kantor, karena memutuskan berhenti sebagai ASN.

Hamseng, merupakan mantan kuasa hukum Pemkab Nunukan, yang dengan tegas menyatakan berhenti dari ASN. Surat tersebut, ia ajukan sudah hampir setahun, tepatnya pada 2 September 2021 lalu. Namun demikian, bukan persetujuan yang ia dapat. Terakhir kali, namanya justru masuk dalam daftar pejabat yang dimutasi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nunukan, pada gerbong mutasi pada 4 Januari 2022.

Dikonfirmasi perihal masalah tersebut, Hamseng menegaskan, pernyataan berhenti tidak butuh persetujuan. “Saya tidak ajukan pengunduran diri, tapi menyatakan berhenti dari ASN. Kalau permohonan harus ada persetujuan,” ujarnya, Minggu (26/6).

Ia juga tidak membantah, sejak menyatakan berhenti dari ASN, sudah tidak masuk kantor. Sejauh ini, ia masih terima gaji dan namanya masih tercatat sebagai ASN Pemkab Nunukan.

Hamseng menegaskan, yang berhak menjelaskan polemik ini bukan dirinya. Melainkan sudah menjadi tanggung jawab dan tanggung gugat Pemkab Nunukan.

“Kalau ditanya apakah pernyataan saya berhenti dari ASN unprosedural? Jawabannya tergantung. Membunuh manusia juga melanggar hukum, tapi ketika dalam hal membela diri, itu dibenarkan hukum,” jawabnya.

Untuk sementara ini, Hamseng belum bersedia menjelaskan pokok masalah yang menjadi alasan berhenti dari ASN. Hamseng mengatakan, latar belakang masalah akan dijelaskan secara gamblang. Manakala ia selesai menjalani prosedur pemeriksaan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Sementara saya tak bisa publish dulu. Masih dalam proses pemeriksaan KASN. Saya tunggu hasilnya, biar bukan tuduhan yang saya sampaikan,” tegasnya.

Jika Pemkab Nunukan mengajukan gugatan atas tindakan yang ia pilih. Hamseng kembali menegaskan justru menunggu sikap tersebut. “Bagus lagi (kalau digugat), semua sudah saya siapkan,” imbuhnya. 

Hamseng juga tidak membantah, meski telah menyatakan berhenti dari ASN, gaji tetap masuk ke rekeningnya. Namun demikian, ia mengaku memilih menyalurkannya melalui transfer untuk sosial. Seperti ke sejumlah yayasan, dan tempat ibadah yang butuh donasi. 

“Gaji masuk, TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) tidak. Ngapain dikembalikan? Saya kan gak minta digaji. Tanggung jawab yang mencairkan gaji saya dong. Masa orang berhenti digaji?, aneh,” tuturnya.

Ia menegaskan, dalam surat pernyataan berhenti pada 2 September lalu, dituliskan permintaan untuk menghentikan gaji dan tunjangan. “Jika tetap cair, tanggung jawab dan tanggung gugat bukan di saya,” imbuhnya. 

Menurut Hamseng, aturannya sudah sangat jelas. Dalam PP Nomor 94 Tahun 2021, ASN tidak masuk 10 hari berturut-turut wajib dihentikan gaji dan diberhentikan sebagai ASN. Masalah ini juga sudah disampaikannya ke Bendahara Pemkab Nunukan. 

“Bendahara, juga sudah menyampaikan masalah itu ke DPKAD. Tapi menolak menghentikan selama tak ada SK pemberhentian,” jelasnya.

Hamseng berharap masalahnya segera ada titik terang. Pemkab Nunukan agar segera menyetujuinya dengan mengeluarkan SK pemberhentian. (*/dzl/uno)


BACA JUGA

Rabu, 17 Agustus 2022 12:40
BREAKING NEWS

Wartawan Sulit Abadikan Momen, Diskriminasi Masih Menghantui

TANJUNG SELOR - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:37

Mahasiswa Lakukan Aksi Bungkam

TARAKAN - Aksi diam dengan mulut dilakban, dilakukan belasan mahasiswa…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:35

Sementara 24 Parpol Dinyatakan Lengkap

TANJUNG SELOR – Batas pendaftaran bagi partai politik (Parpol) yang…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:34

Dugaan Korupsi di RSUD Nunukan, Rp 5 Miliar tanpa SPJ

UNIT Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Nunukan mendalami kasus…

Selasa, 16 Agustus 2022 15:00
BREAKING NEWS

Pria Berusia 14 Tahun Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

TANJUNG SELOR - Seorang pria berusia 14 tahun, ditemukan gantung…

Selasa, 16 Agustus 2022 12:53

Administratif Belum Lengkap, Daerah Otonomi Baru Perlu Dukungan

TANJUNG SELOR–Pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Tanjung Selor belum juga…

Senin, 15 Agustus 2022 10:01

Dokumen Kawasan Industri Lengkap, Diminta Harus Segera Bekerja sebelum Presiden Datang

Kegiatan di kawasan industri yang berada di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan…

Senin, 15 Agustus 2022 10:00

Genjot Pengerjaan Progres Gedung DPRD Kaltara, Bulanan Ditarget 10 Persen

TANJUNG SELOR–Progres pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:44

Bukan Jadi Kendaraan Bodong

TARAKAN - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai lakukan sosialisasi…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:37

Dua Petinggi PT BTM Jadi Saksi

TANJUNG SELOR – Pemeriksaan terhadap para saksi dari Jaksa Penuntut…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers