MANAGED BY:
KAMIS
18 AGUSTUS
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 04 Juli 2022 21:10
Kerap Ditangkap, Lakukan Aksi Mogok, Akhirnya Kapal Angkut Sembako Diperbolehkan Beroperasi
KEMBALI BEROPERASI: Bongkar muat sembako yang diangkut kapal untuk ke wilayah pedalaman di Kabupaten Nunukan.

NUNUKAN - Aksi mogok beroperasi bagi kapal angkutan pedalaman di Kabupaten Nunukan, yang terjadi sejak Senin pekan lalu (27/6), akhirnya ada titik terang. 

Kapal-kapal kayu yang mengangkut sembako untuk Kecamatan Seimanggaris, Sebuku, Sembakung, Tulin Onsoi dan Lumbis ini akan mulai beroperasi normal pada Senin (4/7). Ketua Asosiasi Kapal Angkutan Pedalaman Baharuddin Aras mengatakan, masyarakat pedalaman mengalami distrust (ketidakpercayaan) terharap pemerintah dan aparat keamanan di perbatasan RI. 

Mereka mengancam berbuat anarki, jika aksi mogok kapal berkelanjutan. “Inilah yang kita takutkan. Kami ini hanya ingin jaminan keamanan dari penangkapan aparat yang sering terjadi. Tapi ketika masyarakat wilayah tiga bergejolak dan berpotensi rusuh, ini menjadi kekhawatiran kami. Jangan sampai kami malah disalahkan atas masalah ini,” terangnya, Minggu (3/7).

Sejauh ini, para anggota Asosiasi Kapal Angkutan Pedalaman sudah diminta para komandan TNI/Polri di Nunukan, untuk berdialog dan urun rembug. Demikian juga, Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid secara pribadi menghubungi Ketua Asosiasi untuk menghentikan aksi mogok kapal. 

“Kami diundang bersilaturahim ke Dandim, Danlanal dan Kapolres. Masyarakat dapil tiga mulai ribut, dan dimohon agar aksi mogok segera berakhir,” tuturnya. 

Baharuddin menegaskan, sampai saat ini tuntutan para nakhoda dan ABK (Anak Buah Kapal) pengangkut sembako untuk wilayah tiga, belum ada solusi.

Seperti sebelumnya, sementara ini pemerintah dan aparat keamanan hanya memberikan jaminan secara lisan. Penangkapan terhadap kapal-kapal tersebut, tidak akan terulang kembali. 

“Bagaimanapun, kami memang pengusaha. Tapi kami memikirkan juga bagaimana susahnya masyarakat di dapil tiga dalam pemenuhan kebutuhan sembako saat kapal berhenti berlayar. Dengan gambaran yang diberikan pada kami, dalam setiap pertemuan, kami mengalah. Mulai Senin besok (hari ini, Red) beberapa kapal akan kembali beroperasi,” katanya.

Meski akan beroperasi secara normal, ada ketentuan dan syarat yang dimohon agar sementara ini tidak diangkut kapal-kapal tersebut. Yaitu komoditi daging. Merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjadi keresahan dan perhatian khusus Pemkab Nunukan.

Kalaupun hendak membawa daging ke pedalaman, dipersyaratkan harus daging bersertifikat dan telah melalui karantina. Syarat ini, kata Bahar, cukup membingungkan dan tidak masuk akal. Barang kebutuhan pokok yang diangkut ke wilayah tiga dibeli dari pasar Nunukan, bukan langsung dari Malaysia. 

“Memang ada karantina untuk pengiriman di dalam wilayah satu kabupaten? Setahu kami karantina itu kalau barang masuk antar negara atau provinsi. Kalau masalah sertifikat, kami ini hanya mengangkut,” jelasnya.

Meski ada jaminan lisan kapal-kapal boleh beroperasi normal. Tapi trauma nakhoda dan ABK akibat penangkapan aparat, tentu bukan perkara sepele dan bisa dilewatkan begitu saja. Asosiasi tetap menuntut pemerintah memberikan forum untuk dialog bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam agenda tersebut, harus dibahas. Agar kearifan lokal berjalan sebagaimana mestinya. Selama pemerintah daerah dan Pemerintah Pusat belum mampu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di perbatasan RI.

“Jaminan keamanan dalam bentuk apapun yang bisa menjadi tameng dan kenyamanan bongkar muat barang yang kami terus tuntut. Selama jaminan hanya secara lisan, kami tetap tidak tenang dalam menjalankan kapal,” tegasnya. (*/dzl/uno) 


BACA JUGA

Rabu, 17 Agustus 2022 12:40
BREAKING NEWS

Wartawan Sulit Abadikan Momen, Diskriminasi Masih Menghantui

TANJUNG SELOR - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:37

Mahasiswa Lakukan Aksi Bungkam

TARAKAN - Aksi diam dengan mulut dilakban, dilakukan belasan mahasiswa…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:35

Sementara 24 Parpol Dinyatakan Lengkap

TANJUNG SELOR – Batas pendaftaran bagi partai politik (Parpol) yang…

Selasa, 16 Agustus 2022 20:34

Dugaan Korupsi di RSUD Nunukan, Rp 5 Miliar tanpa SPJ

UNIT Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Nunukan mendalami kasus…

Selasa, 16 Agustus 2022 15:00
BREAKING NEWS

Pria Berusia 14 Tahun Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

TANJUNG SELOR - Seorang pria berusia 14 tahun, ditemukan gantung…

Selasa, 16 Agustus 2022 12:53

Administratif Belum Lengkap, Daerah Otonomi Baru Perlu Dukungan

TANJUNG SELOR–Pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Tanjung Selor belum juga…

Senin, 15 Agustus 2022 10:01

Dokumen Kawasan Industri Lengkap, Diminta Harus Segera Bekerja sebelum Presiden Datang

Kegiatan di kawasan industri yang berada di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan…

Senin, 15 Agustus 2022 10:00

Genjot Pengerjaan Progres Gedung DPRD Kaltara, Bulanan Ditarget 10 Persen

TANJUNG SELOR–Progres pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:44

Bukan Jadi Kendaraan Bodong

TARAKAN - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai lakukan sosialisasi…

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:37

Dua Petinggi PT BTM Jadi Saksi

TANJUNG SELOR – Pemeriksaan terhadap para saksi dari Jaksa Penuntut…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers